Gelombang Ketiga Covid-19 Masih Mengancam, 100 Tokoh Bangsa Singgung Vaksin Sinovac

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 22 September 2021 | 14:06 WIB
Gelombang Ketiga Covid-19 Masih Mengancam, 100 Tokoh Bangsa Singgung Vaksin Sinovac
Vaksin Sinovac yang bernama CoronaVac digunakan di Kuala Lumpur, Malaysia pada 21 Juni 2021. [AFP/Mohd Rasfan]

Suara.com - Sebanyak 100 tokoh bangsa berkumpul secara virtual untuk membahas soal perkembangan penanggulangan pandemi Covid-19 yang dilakukan pemerintah selama ini. Mereka menilai masih ada sejumlah hal yang mesti dilakukan serta diperbaiki oleh pemerintah.

Ketua Bidang Kajian Akademik Majlis ’Alimat ’Alam Islami (Organisasi Ilmuwan Muslimat Internasional) Indonesia, Nurhayati Djamas, mengungkapkan pertemuan itu digelar pada 18 Agustus 2021. Hasil dari pertemuan tersebut telah disampaikan langsung kepada pemerintah dan Presiden Joko Widodo (Jokowi), meski belum terbalaskan.

Nurhayati menuturkan ada sejumlah poin yang memang sudah dilakukan pemerintah, namun masih ada pula yang belum serta belum dilaksanakan. Salah satu yang sudah dilakukan pemerintah ialah menurunkan kasus konfirmasi Covid-19.

"(Kami) menyampaikan perhargaan kepada pemerintah atas segala upaya dalam menanggulangi pandemi Covid-19 yang menunjukkan banyak perkembangan dan kemajuan. Hal ini ditunjukkan oleh mulai menurunnya jumlah rakyat yang menjadi korban, baik terinfeksi virus maupun meninggal dunia," kata Nurhayati dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (22/9/2021).

Meski sudah berhasil, 100 tokoh bangsa berpesan kepada pemerintah supaya tidak cepat berbangga diri bahkan lengah. Pasalnya, pandemi Covid-19 masih mengancam masyarakat di mana masih ada orang yang terpapar bahkan meninggal dunia.

"Gelombang ketiga dengan varian baru masih menimpa beberapa negara, dan Indonesia tidak mustahil tidak terkena," ujarnya.

Kemudian mereka juga menyinggung soal vaksinasi Covid-19. Meski jumlah masyarakat yang telah divaksinasi cukup tinggi, namun tidak serta merta menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity.

Justru mereka menganggap kalau yang terjadi adalah baru herd vaccination yang itu pun belum menjangkau mayoritas atau seluruh masyarakat. Mereka juga menyinggung soal masih adanya kontroversi khususnya mengenai jenis vaksin yang diberikan.

Salah satunya ialah Sinovac yang belum diakui di banyak negara sehingga menghalangi warga negara untuk bepergian, termasuk umat Islam yang mau menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci.

Selain itu, mereka juga berpesan kepada pemerintah untuk tidak bersikap ambigu atau ragu-ragu, tetapi lebih bersungguh-sungguh meletakkan penanggulangan Covid-19 sebagai prioritas utama, bukan pemberian stimulus ekonomi.

Mereka juga meminta pada pejabat pemerintah untuk menunjukkan keteladanan dalam menegakkan protokol Kesehatan, khususnya menghindari kerumunan.

"Akibat rendahnya keteladanan, rakyat menjadi abai terhadap wasiat pejabat."

Dalam daftar 100 tokoh bangsa itu terdapat nama seperti Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, Ketua Umum PP. Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua Umum PP. Syarikat Islam Hamdan Zoelva, Prof Din Syamsuddin, tokoh intelektual Azumardi Azra, hingg Ketua Umum PP. Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022 Akan Ditentukan Mengikuti Perkembangan Covid-19

Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022 Akan Ditentukan Mengikuti Perkembangan Covid-19

News | Rabu, 22 September 2021 | 13:18 WIB

Brand Makeup Lokal Makin Diminati Selama Pandemi Covid-19

Brand Makeup Lokal Makin Diminati Selama Pandemi Covid-19

Lifestyle | Rabu, 22 September 2021 | 13:05 WIB

Covid-19 Serang Paru, Tapi Perilaku Merokok Selama Pandemi Tidak Berubah

Covid-19 Serang Paru, Tapi Perilaku Merokok Selama Pandemi Tidak Berubah

Health | Rabu, 22 September 2021 | 11:29 WIB

Terkini

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:42 WIB

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:39 WIB

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:12 WIB

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:05 WIB

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:50 WIB

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:25 WIB

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:38 WIB

Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!

Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:08 WIB

KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!

KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:54 WIB

Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan

Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:02 WIB