Komisi I DPR Soroti AUKUS: Bukan lagi Diplomasi Kopi, Waktunya Hard Diplomacy

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 22 September 2021 | 16:10 WIB
Komisi I DPR Soroti AUKUS: Bukan lagi Diplomasi Kopi, Waktunya Hard Diplomacy
Wakil Menteri Luar Negeri atau Wamenlu Mahendra Siregar. (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Komisi I DPR menyoroti perhatian serius rencana Australia yang akan membangun kapal selam bertenaga nuklir di bawah kemitraan keamanan Indo-Pasifik bersama Amerika Serikat, dan Inggris. Lantaran itu, Komisi I menanyakan sejauh mana upaya diplomasi yang telah dilakukan Kementerian Luar Negeri RI.

Pertanyaan itu ditujukan langsung kepada Wamenlu Mahendra Siregar dalam rapat dengan Komisi I DPR. Anggota Komisi I Fraksi Demokrat Rizki Aulia Rahman Natakusumah mempertanyakan perihal adanya AUKUS tersebut.

Rizki mengatakan, konsep Indo Pasific dengan peaceful approach dalam mengatasi Laut China Selatan yang selalu digadang Amerika Serikat sudah kolaps atau gagal. Hal itu seiring adanya kesepakatan pembuatan kapal selam bertenaga nuklir dengan Australia.

Dia melanjutkan, adanya kapal selam bertenaga nuklir nantinya akan berimplikasi terhadap pertahanan dan kedaulatan.  

"Jadi sudah kah ada collective approach, effort bersama secara kolektif di tingkat ASEAN untuk bisa memitigasi permasalahan terkait dengan adanya AUKUS Pact, karena ini isu serius pak?" tanya Rizki kepada Wamenlu, Rabu (22/9/2021).

Merujuk sejumlah pernyataan pejabat negara lain, Rizki berpandangan, isu mengenai AUKUS memang harus disikapi dengan serius oleh Indonesia.

Dia mengharapkan ada upaya diplomasi lebih jauh yang dapat dilakukan melalui Kemenlu.

"Ini isu klasik balik ke dunia dan ini terjadi di wilayah kita. Mungkin bapak presiden atau ibu menteri keuangan belum punya pandangan yang berorientasi ke sana, tapi saya harapkan ada upaya diplomasi yang sudah bukan berlandaskan diplomasi kopi lagi pak, kita bisa memberikan soft touch tapi ini waktunya untuk hard diplomacy menurut saya," ujar Rizki.

Hal serupa juga diucapkan Anggota Komisi I Fraksi Golkar Dave Laksono. Dia mempertanyakan, mengenai komunikasi yang telah dilakukan para duta besar maupun menteri liar negeri di kawasan ASEAN dalam menyikapi AUKUS.

"Tentu kita terus mendorong agar adanya diplomasi dan kita harus gunakan forum-forum yang ada, seperti sekarang di UN (United Nations), ibu Menlu bisa menyampaikan hal ini menegaskan sikap kita," ujar Dave.

Dave mengatakan, Indonesia harus bisa menggunakan UN Forum itu untuk menegaskan dan mendorong perdamaian di kawasan.

"Kita gunakan forum ini juga untuk melakukan pembelaan diri kita dan juga menegaskan terus mendorong perdamaian di wilayah kita," kata Dave.

Sementara itu, Wamenlu Mahendra memilih menanggapi berbagai masukan dan tanggapan dari Komisi I secara tertutup, termasuk menyoal AUKUS.

Terpisah, usai rapat, Mahendra menjelaskan ihwal memilih melakukan rapat secara tertutup.

"Kalau jawaban sama dengan yang saya sampaikan. Karena tertutup karena background saja," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Australia Mau Punya Kapal Selam Nuklir, Indonesia dan China Langsung Bereaksi

Australia Mau Punya Kapal Selam Nuklir, Indonesia dan China Langsung Bereaksi

Jabar | Jum'at, 17 September 2021 | 13:10 WIB

Aliansi Indo-Pasifik Baru, Australia Akan Punya Kapal Selam Nuklir

Aliansi Indo-Pasifik Baru, Australia Akan Punya Kapal Selam Nuklir

News | Kamis, 16 September 2021 | 15:52 WIB

Sebelum KRI Nanggala Tenggelam, Kapal Selam Nuklir Prancis Lewat Indonesia

Sebelum KRI Nanggala Tenggelam, Kapal Selam Nuklir Prancis Lewat Indonesia

Jawa Tengah | Senin, 26 April 2021 | 10:34 WIB

Terkini

Singgung Gus Yaqut, Eks Wamenaker Noel Minta Jadi Tahanan Rumah: Harus Ajukan Dong!

Singgung Gus Yaqut, Eks Wamenaker Noel Minta Jadi Tahanan Rumah: Harus Ajukan Dong!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:53 WIB

Rapat Bersama DPR, Mendagri Paparkan Capaian Strategis Kinerja Kemendagri

Rapat Bersama DPR, Mendagri Paparkan Capaian Strategis Kinerja Kemendagri

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:44 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Komisi I DPR Buka Opsi Penarikan Pasukan UNIFIL

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Komisi I DPR Buka Opsi Penarikan Pasukan UNIFIL

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:41 WIB

Dapat Perintah dari Putin, Rusia Kirim Bala Bantuan ke Iran

Dapat Perintah dari Putin, Rusia Kirim Bala Bantuan ke Iran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:35 WIB

Cerita Pemudik di Arus Balik Lebaran, One Way dan Contraflow Bikin Arus Balik 2026 Lancar

Cerita Pemudik di Arus Balik Lebaran, One Way dan Contraflow Bikin Arus Balik 2026 Lancar

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:28 WIB

Pulihkan Ekonomi, Satgas PRR Fokus Benahi Tambak dan Keramba Terdampak

Pulihkan Ekonomi, Satgas PRR Fokus Benahi Tambak dan Keramba Terdampak

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:27 WIB

Perubahan Iklim Picu Turbulensi Pesawat, Ini Solusi Peneliti Terinspirasi dari Cara Terbang Burung

Perubahan Iklim Picu Turbulensi Pesawat, Ini Solusi Peneliti Terinspirasi dari Cara Terbang Burung

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:26 WIB

Curhat Warga Pinggir Rel ke Prabowo soal Relokasi: Asal Jangan Neko-neko dan Bukan Cuma Katanya

Curhat Warga Pinggir Rel ke Prabowo soal Relokasi: Asal Jangan Neko-neko dan Bukan Cuma Katanya

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:05 WIB

DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan

DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:01 WIB

Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka

Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:52 WIB