Mayoritas Masyarakat Indonesia Menolak Vaksinasi Covid-19 Berbayar

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Rabu, 29 September 2021 | 14:41 WIB
Mayoritas Masyarakat Indonesia Menolak Vaksinasi Covid-19 Berbayar
Ilustrasi Vaksin Covid

Suara.com - Mayoritas masyarakat tidak setuju dengan wacana vaksinasi Covid-19 berbayar, mereka masih berharap pemerintah memberikan perlindungan kesehatan secara gratis hingga pandemi terkendali.

Hal itu terungkap dalam hasil survei bersama antara Katadata, Changeorg, dan KawalCovid-19 yang mengungkapkan bahwa ada 70 persen responden mereka yang menolak vaksinasi berbayar.

"Yang tidak setuju ini menyatakan bahwa dalam kondisi pandemi artinya kondisi darurat, dan vaksin ini menjadi hak warga negara tanpa memandang kelas ekonomi," kata peneliti Katadata, Adek Media Roza dalam jumpa pers virtual, Rabu (29/9/2021).

Selain itu, mereka beralasan vaksinasi berbayar tidak sejalan dengan prinsip keadilan, jatah vaksin masih langka, hingga di luar negeri semua vaksin gratis.

"Ada juga kekhawatiran vaksin berbayar ini menjadi ladang korupsi dan hanya menguntungkan perusahaan," jelasnya.

Sementara, hanya 20,2 persen responden yang menyatakan setuju dengan wacana vaksinasi berbayar dengan alasan agar vaksinasi lebih cepat selesai dan mengurangi antrean vaksin gratis, namun mereka berpandangan vaksin bisa diperjualbelikan kepada orang yang mampu saja.

Survei ini dilakukan terhadap 8.299 responden (51,7 persen laki-laki dan 47,6 persen perempuan) dengan metode online survei di seluruh wilayah Indonesia pada 6-22 Agustus 2021.

Sebelumnya, pemerintah kini tengah mempersiapkan skema vaksinasi ketiga atau booster secara gratis dan berbayar.

"Bapak Presiden memberikan arahan terkait dengan vaksinasi booster yang diharapkan bisa diselesaikan dalam minggu depan," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam jumpa pers, Senin (27/9/2021).

baca juga

Dia merinci vaksin booster gratis nantinya akan diberikan kepada masyarakat yang masuk dalam kelompok penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan yang akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kebutuhannya adalah dengan populasi 87,4 juta jiwa. Kebutuhannya. 97,1 juta dosis, kemudian juga untuk yang usia 12 tahun ada 4,4 juta orang, kebutuhannya 9,9 juta dosis," ucapnya.

Selain itu terdapat juga 27,2 juta orang yang akan didanai APBD dengan total vaksin yang disediakan sebanyak 137,2 juta dosis.

"Sedangkan sisanya nanti akan didorong melalui vaksin berbayar, dari segi harga vaksin dan yang lain akan dimatangkan kembali dan ini diperkirakan untuk 93,7 juta jiwa," ungkap Airlangga.

Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Luar Jawa-Bali ini menegaskan pemerintah masih akan menghitung biaya dari kedua skema vaksinasi booster tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unik! Di Bekasi, Vaksinasi Covid-19 untuk Petani Dilakukan Malam Hari

Unik! Di Bekasi, Vaksinasi Covid-19 untuk Petani Dilakukan Malam Hari

Health | Rabu, 29 September 2021 | 12:21 WIB

Duh, Banyak Orang Tua Siswa di Cimahi Tak Izinkan Anaknya Ikut Vaksinasi COVID-19

Duh, Banyak Orang Tua Siswa di Cimahi Tak Izinkan Anaknya Ikut Vaksinasi COVID-19

Jabar | Rabu, 29 September 2021 | 12:12 WIB

Penderita Hepatitis Boleh Divaksinasi Covid-19, Ini Syaratnya

Penderita Hepatitis Boleh Divaksinasi Covid-19, Ini Syaratnya

Health | Rabu, 29 September 2021 | 08:20 WIB

India Bolehkan Vaksin Novavax Disuntik ke Anak 7-11 Tahun

India Bolehkan Vaksin Novavax Disuntik ke Anak 7-11 Tahun

Health | Rabu, 29 September 2021 | 07:15 WIB

Terkini

8 Tahun Menanti, Gloria Jessica Akhirnya Rilis Album Perdana Bertajuk Blue

8 Tahun Menanti, Gloria Jessica Akhirnya Rilis Album Perdana Bertajuk Blue

Entertainment | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kritik Pernyataan Denny Indrayana Soal Pendidikan Gibran, Grace Natalie: Jangan Bodohi Publik!

Kritik Pernyataan Denny Indrayana Soal Pendidikan Gibran, Grace Natalie: Jangan Bodohi Publik!

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:17 WIB

9 Sunscreen untuk Usia 50 Tahun ke Atas yang Bisa Mencerahkan Wajah

9 Sunscreen untuk Usia 50 Tahun ke Atas yang Bisa Mencerahkan Wajah

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:15 WIB

BRI Dorong Penyuluh Antikorupsi Jadi Teladan Integritas di Tempat Kerja

BRI Dorong Penyuluh Antikorupsi Jadi Teladan Integritas di Tempat Kerja

Bekaci | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Keramik Kamar Mandi Menguning? Ini Cara Membersihkannya agar Kembali Kinclong

Keramik Kamar Mandi Menguning? Ini Cara Membersihkannya agar Kembali Kinclong

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:13 WIB

Le Minerale Raih Trusted & Popular Brand Awards, Bukti Jadi AMDK Pilihan Masyarakat

Le Minerale Raih Trusted & Popular Brand Awards, Bukti Jadi AMDK Pilihan Masyarakat

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Bersama KPK, BRI Perkuat Barisan Penyuluh Antikorupsi

Bersama KPK, BRI Perkuat Barisan Penyuluh Antikorupsi

Lampung | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:10 WIB

AI Membuat Kita Bingung Membedakan Realitas dan Kepalsuan Digital

AI Membuat Kita Bingung Membedakan Realitas dan Kepalsuan Digital

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Merek Mobil Ini Hapus Fitur Radio FM Demi Pangkas Biaya Produksi

Merek Mobil Ini Hapus Fitur Radio FM Demi Pangkas Biaya Produksi

Otomotif | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Manfaatkan Dua Kali Masa Reses, DPR Bakal Garap Maraton RUU Pemilu

Manfaatkan Dua Kali Masa Reses, DPR Bakal Garap Maraton RUU Pemilu

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:09 WIB

×