Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:36 WIB
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, M. Sarmuji. [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • DPP Partai Golkar mengkritik keras kebijakan Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, mengenai pengadaan mobil dinas baru senilai Rp8,5 miliar.
  • Rudy Mas'ud membela diri bahwa anggaran sudah ditetapkan 2024 dan spesifikasi tinggi sesuai medan Kaltim yang berat.
  • Golkar meminta gubernur lebih peka terhadap aspirasi publik dan menyarankan penggunaan mobil pribadi lebih baik dipertahankan.

Suara.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar angkat bicara mengenai kebijakan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud, terkait pengadaan mobil dinas baru senilai Rp8,5 miliar yang menuai sorotan publik. 

Sebagai partai yang menaungi Rudy Mas'ud, Golkar mengaku telah menjalin komunikasi langsung untuk memberikan peringatan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, M. Sarmuji, menyatakan, bahwa pihaknya telah meminta Gubernur Kaltim untuk lebih peka dalam mendengarkan aspirasi masyarakat, terutama di tengah semangat efisiensi anggaran negara.

"Kami sudah berkomunikasi dengan Gubernur Kaltim. Kami meminta untuk lebih mendengarkan suara publik di tengah efisiensi," ujar Sarmuji kepada wartawan, Jumat (27/2/2026).

Dalam komunikasinya dengan DPP, Rudy Mas'ud menjelaskan bahwa anggaran pengadaan mobil tersebut sebenarnya sudah ditetapkan sejak tahun 2024. 

Selain itu, spesifikasi kendaraan yang tinggi dipilih dengan pertimbangan geografis Kalimantan Timur yang memiliki tantangan medan cukup berat dengan luas wilayah setara Pulau Jawa.

"Dari penjelasan Gubernur, memang anggaran ini diketok tahun 2024, tetapi untuk mobil dengan spek seperti itu harus inden. Kalimantan Timur medannya berat dengan luas wilayah seperti luasan Pulau Jawa," ungkap Sarmuji memaparkan pembelaan Rudy.

Meski memahami alasan teknis tersebut, Sarmuji menegaskan bahwa setiap kebijakan pejabat publik—terlebih kader Golkar—harus senantiasa mempertimbangkan sensitivitas sosial. Ia mengingatkan agar standar kemewahan pribadi tidak dijadikan tolok ukur dalam pengadaan fasilitas negara.

"Apapun kita harus mengukur dengan kondisi rakyat kita, bukan dengan ukuran pribadi," tegasnya.

baca juga

Sarmuji juga mengungkapkan fakta bahwa hingga kekinian, Rudy Mas'ud sebenarnya masih menggunakan mobil pribadinya untuk menunjang aktivitas kedinasan. 

Menurut Sarmuji, hal tersebut adalah langkah yang lebih baik untuk dipertahankan saat ini guna menunjukkan empati kepada rakyat.

"Gubernur juga menjelaskan hingga saat ini masih memakai mobil pribadi sebagai mobil dinas. Saya menyampaikan, itu lebih baik, meskipun pada dasarnya Gubernur berhak mendapatkan mobil dinas," tambah Sarmuji.

Menutup pernyataannya, Sarmuji memastikan bahwa DPP Golkar akan terus menjalankan fungsi pengawasan internal terhadap kader-kadernya yang duduk di kursi eksekutif. Hal ini dilakukan agar setiap kebijakan yang dirumuskan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat luas.

"Ya, kami saling mengingatkan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Rp8,5 M Gubernur Kaltim Viral, Ini Aturan Resmi Kendaraan Dinas Kepala Daerah

Mobil Rp8,5 M Gubernur Kaltim Viral, Ini Aturan Resmi Kendaraan Dinas Kepala Daerah

Otomotif | Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:00 WIB

Anggaran Kaltim Disunat 75 Persen, Gubernur Malah Beli Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar, DPR: Tidak Peka!

Anggaran Kaltim Disunat 75 Persen, Gubernur Malah Beli Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar, DPR: Tidak Peka!

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:27 WIB

Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp8,5 M, Intip 5 Opsi SUV Tangguh di Bawah 1 Miliar

Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp8,5 M, Intip 5 Opsi SUV Tangguh di Bawah 1 Miliar

Otomotif | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:00 WIB

Terkini

KPK Berharap Sidang Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Bakal Lanjut ke Pembuktian

KPK Berharap Sidang Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Bakal Lanjut ke Pembuktian

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:04 WIB

Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut

Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:02 WIB

KAI Commuter Siaga Aksi Demo Jakarta

KAI Commuter Siaga Aksi Demo Jakarta

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang

Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:56 WIB

Mengenal Rumus Volume dan Luas Permukaan Prisma: Panduan Lengkap Sifat, Jenis, dan Contoh Soal

Mengenal Rumus Volume dan Luas Permukaan Prisma: Panduan Lengkap Sifat, Jenis, dan Contoh Soal

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:54 WIB

Disrupsi AI di Industri Kreatif: Ketika Keterampilan Teknis Saja Tak Lagi Cukup

Disrupsi AI di Industri Kreatif: Ketika Keterampilan Teknis Saja Tak Lagi Cukup

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:53 WIB

5 Rekomendasi HP dengan Layar Lebar dan UI Sederhana untuk Orang Tua

5 Rekomendasi HP dengan Layar Lebar dan UI Sederhana untuk Orang Tua

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi

Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi

Riau | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Meski Tak Mati Terbakar, Satwa Liar Tetap Terancam Karhutla

Meski Tak Mati Terbakar, Satwa Liar Tetap Terancam Karhutla

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:49 WIB

Spanduk Jangan Ganggu Mandat 5 Tahun Presiden Prabowo Terbentang di JPO Senayan

Spanduk Jangan Ganggu Mandat 5 Tahun Presiden Prabowo Terbentang di JPO Senayan

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:43 WIB

×