Hampir Setahun Dirawat, Pria Korban Ledakan Beirut Ini Menghembuskan Napas Terakhir

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 29 September 2021 | 15:51 WIB
Hampir Setahun Dirawat, Pria Korban Ledakan Beirut Ini Menghembuskan Napas Terakhir
Sebuah helikopter memadamkan api di lokasi ledakan di pelabuhan kota di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8). [Foto/AFP]

Suara.com - Seorang pria Lebanon yang terluka parah akibat ledakan dahsyat di Beirut tahun lalu menghembuskan napas terakhir setelah 14 bulan dirawat.

Menyadur Channel News Asia Rabu (29/9/2021), Ibrahim Harb, seorang akuntan berusia 35 tahun, berada di dekat pelabuhan ketika ledakan terjadi.

Ibrahim Harb meninggal di rumah orang tuanya pada Senin (27/9/2021) malam waktu setempat, kata saudaranya, Mazen Harb, kepada The Associated Press.

Kematian Ibrahim Harb menambah daftar korban tewas akibat ledakan Beirut menjadi setidaknya 215 jumlah orang.

Akibat ledakan itu, Ibrahim menderita cedera kepala serius dan menghabiskan lebih dari tiga bulan di rumah sakit dalam keadaan koma.

Kemudian, dalam keadaan setengah sadar dan terbaring di tempat tidur, dia dipindahkan ke pusat rehabilitasi sampai tiga hari sebelum meninggal.

"Dia tidak bertahan setelah tiga hari di rumah," kata Mazen.

Lebih dari setahun setelah ledakan dahsyat itu memporak-porandakan Lebanon, belum ada tersangka yang dimintai pertanggungjawaban.

Pada hari Senin, hakim utama yang menyelidiki ledakan itu harus menangguhkan pekerjaannya, di tengah tantangan hukum dari para politisi Lebanon.

baca juga

Hakim Tarek Bitar adalah hakim kedua yang memimpin pemeriksaan rumit tersebut. Pendahulunya dicopot menyusul tantangan hukum serupa oleh pejabat senior yang dia tuduh lalai yang menyebabkan ledakan.

"Semoga Tuhan menghukum siapa pun yang berada di baliknya. Kami bisa bilang apa lagi?" kata Mazen.

Pada 4 Agustus 2020, ratusan ton amonium nitrat, bahan yang sangat mudah meledak yang digunakan dalam pupuk, tersulut setelah kebakaran hebat di pelabuhan.

Belakangan diketahui bahwa bahan kimia tersebut disimpan tidak sesuai prosedur di gudang pelabuhan selama bertahun-tahun.

Selain korban tewas, lebih dari 6.000 orang terluka, banyak dari mereka luka-luka akibat terkena pecahan kaca, perabotan, dan puing-puing bangunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru Dilantik, Pemerintah Lebanon Disergap Masalah Pelik

Baru Dilantik, Pemerintah Lebanon Disergap Masalah Pelik

News | Selasa, 14 September 2021 | 18:14 WIB

Kualifikasi Piala Dunia 2022: Australia Tekuk Vietnam, Korsel Tundukkan Lebanon

Kualifikasi Piala Dunia 2022: Australia Tekuk Vietnam, Korsel Tundukkan Lebanon

Bola | Rabu, 08 September 2021 | 00:42 WIB

Mengenal Kuskus Sumber Karbohidrat Pengganti Nasi, Pernah Coba?

Mengenal Kuskus Sumber Karbohidrat Pengganti Nasi, Pernah Coba?

Banten | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 07:02 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×