Siapa Fumio Kishida, Perdana Menteri Baru Jepang?

Selasa, 05 Oktober 2021 | 12:42 WIB
Siapa Fumio Kishida, Perdana Menteri Baru Jepang?
DW

Suara.com - Sang diplomat ditugaskan menanggulangi pandemi dan menyelenggarakan pemilihan umum legislatif pada 31 Oktober mendatang. Pengangkatannya mengisyaratkan stabilitas, dan kelanjutan haluan konservatif bekas PM Shinzo Abe.

Fumio Kishida mengukuhkan diri sebagai penerus Perdana Menteri Yoshihide Suga setelah memenangkan pemilihan di parlemen, Senin (4/10).

Berbekal suara mayoritas, Partai Liberal Demokrat (LDP) dan koalisinya memilih bekas menteri luar negeri itu sebagai perdana menteri baru Jepang.

Dalam pemilihan di kedua kamar legislatif, dia mengungguli pesaingnya, Yukio Edano, Ketua Umum Partai Demokratik Konstitusional (CDP) yang dijagokan barisan oposisi.

Dia menggantikan Suga yang mengundurkan diri setelah cuma satu tahun menjabat, menyusul popularitas yang anjlok menyusul konroversi seputar penanganan pandemi, dan penyelenggaraan Olympiade Tokyo.

Di hari pertama kekuasaannya, Kishida dikabarkan akan segera membubarkan parlemen, dan memajukan jadwal pemilihan umum dari pertengahan November ke tanggal 31 Oktober mendatang.

Pengamat menilai pemilu dipercepat untuk memanfaatkan lonjakan popularitas selama masa bulan madu politik.

Partai LDP diyakini tidak ingin mengulangi kesalahan Suga yang menunda penyelenggaraan pemilu, dan terlambat mengukuhkan jabatan sebelum popularitasnya anjlok.

Sebab itu, tokoh oposisi Jepang mengritik percepatan pemilu dan mencibir Partai LDP sebagai "sebuah kedai makan yang memaksa konsumen membeli tanpa bisa mencoba,” kata Jun Azumi, anggota legislatif CDP.

Baca Juga: Resmi! Fumio Kishida Jadi Perdana Menteri Jepang

Teknokrat loyal pengabdi partai Kishida dulunya dikenal sebagai sosok moderat. Namun belakangan dia mengambil haluan agresif, diduga demi mengamankan dukungan sayap konservatif di LDP.

Dia dianggap loyal terhadap partai, dan pemilihannya sebagai isyarat keberlanjutan dan stabilitas, bukan perubahan.

Dilahirkan sebagai generasi ketiga sebuah dinasti politik, Kishida pertamakali memasuki parlemen pada tahun 1993 dari daerah pemilihan Hiroshima.

Saat menjabat menteri luar negeri 2015 lalu, dia berhasil merangkai kesepakatan dengan Korea Selatan seputar nasib perempuan budak seksual atau Jugun Ianfu dari zaman Perang Dunia II.

Menurut berbagai laporan media Jepang, Kishida berniat mengganti semua anggota kabinet bentukan Suga, kecuali untuk dua posisi.

Sebagian besar pos di kementerian akan diserahkan kepada faksi-faksi yang memilihnya dalam pemilihan di parlemen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI