Tutup Kegiatan Vaksinasi Merdeka Aglomerasi, Kapolda Metro Jaya: Murah dan Masif

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Selasa, 05 Oktober 2021 | 12:54 WIB
Tutup Kegiatan Vaksinasi Merdeka Aglomerasi, Kapolda Metro Jaya: Murah dan Masif
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran resmi menutup Vaksinasi Merdeka Aglomerasi. Kegiatan ini telah berlangsung selama 10 hari di wilayah penyangga Jakarta meliputi; Bekasi Kabupaten, Bekasi Kota, Depok, Tangerang Kota dan Tangerang Selatan.

Menurut Fadil, Vaksinasi Merdeka bukanlah sebuah event atau program. Dia menyebutnya sebagai metode penyelenggaraan vaksinasi yang bertumpu pada kerelawanan, kedermawanan dan kepemimpinan.

"Metode ini mampu menjawab kebutuhan vaksinasi yang mudah diakses publik, murah dalam operasional pelaksanaannya dan masif diselenggarakan di setiap wilayah," kata Fadil dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (5/10/2021).

Fadil menjelaskan, Vaksinasi Merdeka Aglomerasi adalah seri kedua dari Vaksinasi Merdeka. Sebelumnya, mereka telah lebih dahulu menggelar Vaksinasi Merdeka di wilayah Jakarta dengan capaian 107 persen.

Keunggulan dari pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Aglomerasi atau tahap II ini, kata Fadil, ialah hadirnya platform digital. Pembuatnya ialah anak-anak muda dari PT Telkom Indonesia.

Mantan Kapolda Jawa Timur itu menyebut fungsi platform digital yakni untuk melakukan proses perekrutan, manajemen relawan dan gerai, serta laporan performa gerai yang real time, selama 24 jam penuh.

"Pembuatan aplikasi digital Vakasinasi Merdeka yang dapat diunduh di google playstore dan app store ini, merupakan manifestasi arahan Kapolri terkait dengan Program Kepolisian yang Presisi yaitu Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan di era Police 4.0," jelasnya.

Sementara, Kepala Posko Vaksinasi Merdeka Polda Metro Jaya Supriyanto menyebut pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Aglomerasi mampu menjaring peserta hingga 61,72 persen. Pencapaian terbesar berada di wilayah Bekasi Kabupaten dan Tangerang Kota.

“Vaksinasi Merdeka Aglomerasi selama 10 hari telah berhasil memberikan kontribusi lebih dari 61,72 persen di lima wilayah penyanggah. Capaian tertinggi sebesar 72,64 persen terlaksana di Bekasi Kabupaten, disusul oleh Tangerang Kota sebesar 72,37 persen,” ungkap Supriyanto.

baca juga

Berkenaan dengan itu, Ketua Yayasan Sinergi Vaksinasi Merdeka, Devie Rahmawati membeberkan biaya penyelanggaraan kegiatan ini sangat rendah. Dia menyebut biaya penyuntikan satu individu hanya berkisar Rp 5.000 hingga maksimal Rp 20.000.

"Berdasarkan studi yang kami lakukan dengan metode wawancara dengan berbagai pihak penyelenggara, pelaksanaan vaksinasi yang tidak menggunakan metode Vaksinasi Merdeka, biaya penyelenggaraan yang dibutuhkan mencapai Rp 100 ribu Rp 170 ribu per suntik untuk setiap individu,” beber Devie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polda Metro Jaya Suntik 1.300 Vaksin di Tiga Sekolah Wilayah Aglomerasi Jakarta

Polda Metro Jaya Suntik 1.300 Vaksin di Tiga Sekolah Wilayah Aglomerasi Jakarta

Jakarta | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 03:45 WIB

Polda Metro Targetkan 70 Persen Warga Depok Telah Divaksin Dosis Pertama Pada Oktober

Polda Metro Targetkan 70 Persen Warga Depok Telah Divaksin Dosis Pertama Pada Oktober

News | Rabu, 29 September 2021 | 20:42 WIB

Targetkan Herd Immunity, Gerai Vaksinasi Merdeka di Cisauk Gunakan Sistem Mobile

Targetkan Herd Immunity, Gerai Vaksinasi Merdeka di Cisauk Gunakan Sistem Mobile

News | Rabu, 29 September 2021 | 17:38 WIB

Vaksinasi Merdeka Aglomerasi Sasar 1,4 Juta Warga Kota Tangerang

Vaksinasi Merdeka Aglomerasi Sasar 1,4 Juta Warga Kota Tangerang

Jakarta | Rabu, 29 September 2021 | 15:26 WIB

Tinjau Vaksinasi Merdeka, Jokowi Minta Mahasiswa Ajak Masyarakat Ikut Vaksinasi Merdeka

Tinjau Vaksinasi Merdeka, Jokowi Minta Mahasiswa Ajak Masyarakat Ikut Vaksinasi Merdeka

News | Rabu, 22 September 2021 | 18:33 WIB

Polisi Serahkan 31 Mobil Yang Dibawa Kabur Sindikat Penipuan di Depok

Polisi Serahkan 31 Mobil Yang Dibawa Kabur Sindikat Penipuan di Depok

Bogor | Senin, 20 September 2021 | 20:03 WIB

Terkini

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:56 WIB

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 21:47 WIB

×