Diberi Rp 1,1 Miliar oleh Museum, Pelukis Cuma Setor Kanvas Kosong

Reza Gunadha, Deutsche Welle

Rabu, 06 Oktober 2021 | 14:15 WIB
Diberi Rp 1,1 Miliar oleh Museum, Pelukis Cuma Setor Kanvas Kosong
[DW Indonesia]

Suara.com - Sejak akhir September 2021, di museum seni modern di Denmark tergantung dua lukisan besar dengan kanvas yang kosong, alias putih bersih tanpa setitik cat. Itulah seni, kata senimannya yang diberi Rp 1,1 miliar oleh museum.

Museum seni modern di kota Aalborg, Denmark, memberi seniman Jens Haaning uang sekitar 70 ribu Euro atau setara Rp 1,1 miliar, agar sang seniman nyentrik itu merekonstruksi dua karya yang pernah dia buat, untuk dipamerkan dalam pameran berjudul "Work It Out".

Dua karyanya yang ingin ditampilkan lagi oleh museum seni modern itu adalah gambar yang berupa tempelan uang kertas dalam mata uang Denmark krone dan mata uang euro, yang menunjukkan gaji rata-rata di Denmark dan Austria.

Tetapi dua hari sebelum pameran dibuka, Jens Haaning ternyata menyerahkan dua kanvas kosong kepada museum untuk diikutsertakan dalam pameran. Dia mengatakan, itulah karya seninya.

Haaning: Tindakan membawa lari uang adalah "karya seni"

Sang seniman memberi karyanya itu judul "Take the Money and Run" (Ambil Uangnya dan Lari). Kepada para pejabat museum dia mengatakan, justru tindakannya itulah karya seni yang sebenarnya, yaitu dia mengambil uang yang diberikan, tanpa membuat karya seperti yang diinginkan oleh museum.

"Karya seninya adalah, bahwa saya telah mengambil uang itu", kata Jens Haaning kepada radio "Kanal P1" milik stasiun siaran Denmark, DR.

Dia menolak menyebutkan, apa yang dia buat dengan uang yang diberikan oleh museum atau di mana dia menyimpan uang itu.

Jens Haaning memang dikenal sebagai seniman provokatif. Karya-karyanya sering merupakan ungkapan protes terhadap kondisi sehari-hari.

baca juga

Kanvas kosong dipajang di pameran Museum mengatakan, Jens Haaning "telah melanggar kesepakatan tentang penggunaan uang" yang diberikan oleh museum kepadanya.

Namun pihak museum belum memutuskan apakan akan melaporkan kasus itu ke polisi sebagai pencurian, jika Jens Haaning tidak mengembalikan uang itu. Sang seniman bersikeras, dia tidak melakukan pencurian.

"Ini bukan pencurian, ini adalah pelanggaran kontrak, dan pelanggaran terhadap kontrak ini adalah bagian dari karya saya," katanya.

Sekalipun bersengketa, museum tetap memajang karya seni sang seniman, yaitu dua kanvas kosong berjudul "Ambil Uangnya dan Lari".

Pamerannya berlangsung sampai 16 Januari 2022. Pihak museum mengatakan, sampai pameran berakhir, Jerns Haaning punya waktu untuk mengembalikan uang yang diberikan kepadanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aset Budaya, 1.000 Pelaku Seni di Bantul Sudah Divaksin Sampai Dosis Kedua

Aset Budaya, 1.000 Pelaku Seni di Bantul Sudah Divaksin Sampai Dosis Kedua

Jogja | Selasa, 05 Oktober 2021 | 18:20 WIB

Pameran Gangsar Digelar, Wujud Doa 75 Seniman untuk Kepulihan Yogyakarta

Pameran Gangsar Digelar, Wujud Doa 75 Seniman untuk Kepulihan Yogyakarta

Jogja | Minggu, 03 Oktober 2021 | 09:22 WIB

Pertemukan Indonesia dengan Oseania, Biennale Jogja XVI Suguhkan Puluhan Program Daring

Pertemukan Indonesia dengan Oseania, Biennale Jogja XVI Suguhkan Puluhan Program Daring

Jogja | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 20:08 WIB

Update Piala Sudirman 2021: Denmark Torehkan Sejarah Baru Melawan China

Update Piala Sudirman 2021: Denmark Torehkan Sejarah Baru Melawan China

Your Say | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 16:28 WIB

Pameran Maket  Jogja Street Sclupture Project 4 Resmi Diselenggarakan

Pameran Maket Jogja Street Sclupture Project 4 Resmi Diselenggarakan

Jogja | Kamis, 30 September 2021 | 14:09 WIB

Update Piala Sudirman 2021: Thailand Pecah Rekor Lawan China

Update Piala Sudirman 2021: Thailand Pecah Rekor Lawan China

Your Say | Kamis, 30 September 2021 | 10:05 WIB

Kalah dari Wakil Denmark, Rionny Evaluasi Putri Kusuma Wardani

Kalah dari Wakil Denmark, Rionny Evaluasi Putri Kusuma Wardani

Sport | Kamis, 30 September 2021 | 09:11 WIB

Daftar Hasil Pertandingan Indonesia vs Denmark Piala Sudirman 2021

Daftar Hasil Pertandingan Indonesia vs Denmark Piala Sudirman 2021

Your Say | Kamis, 30 September 2021 | 07:11 WIB

Terkini

Polda Jatim Petakan Kerawanan Telaga Sarangan, Parkir hingga Bekas Longsor Jadi Perhatian

Polda Jatim Petakan Kerawanan Telaga Sarangan, Parkir hingga Bekas Longsor Jadi Perhatian

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Sang Putra Ikuti Jejaknya Berkarier Jadi Aktor, Begini Reaksi Mark Ruffalo

Sang Putra Ikuti Jejaknya Berkarier Jadi Aktor, Begini Reaksi Mark Ruffalo

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:15 WIB

MPV Listrik Maxus Mifa 7 Melantai di GIIAS 2026 Tawarkan Jarak Tempuh 570 Kilometer

MPV Listrik Maxus Mifa 7 Melantai di GIIAS 2026 Tawarkan Jarak Tempuh 570 Kilometer

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Hemat Bensin Gak Pakai Mahal, Ini Pilihan Motor Bekas Irit, Suku Cadang Melimpah Mentok 5 Jutaan

Hemat Bensin Gak Pakai Mahal, Ini Pilihan Motor Bekas Irit, Suku Cadang Melimpah Mentok 5 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:13 WIB

Skin Tint Esqa untuk Apa? Ini Kandungan, Manfaat, dan Pilihan Warnanya

Skin Tint Esqa untuk Apa? Ini Kandungan, Manfaat, dan Pilihan Warnanya

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar

Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:08 WIB

274 BUMN Sudah Dipangkas, Pemerintah Bongkar Ratusan Perusahaan Pelat Merah

274 BUMN Sudah Dipangkas, Pemerintah Bongkar Ratusan Perusahaan Pelat Merah

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan

Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Budget Mepet? Ini 4 Pilihan Motor Bekas 3 Jutaan yang Bandel dan Irit untuk Harian

Budget Mepet? Ini 4 Pilihan Motor Bekas 3 Jutaan yang Bandel dan Irit untuk Harian

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:49 WIB

Menko Airlangga Hartarto Pantau SUV Hybrid JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026

Menko Airlangga Hartarto Pantau SUV Hybrid JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:46 WIB

×