Gempa Pakistan Buat Kota Ini Gelap Gulita, Petugas Medis Rawat Korban Diterangi Senter

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 07 Oktober 2021 | 18:58 WIB
Gempa Pakistan Buat Kota Ini Gelap Gulita, Petugas Medis Rawat Korban Diterangi Senter
Gempa bumi di Pakistan pada Kamis (7/10/2021),[Anadolu Agency]

Suara.com - Gempa bumi yang mengguncang Pakistan pada Kamis (7/10/2021) menyebabkan aliran listrik padam dan memaksa perawat merawat korban menggunakan senter.

Menyadur NDTV Kamis (7/10/2021), akibat gempa tersebut, sekitar 20 orang tewas dan lebih dari 200 terluka.

Gempa berkekuatan 5,7 skala Ritcher tersebut melanda provinsi Balochistan dan menyebabkan listrik padam hingga memaksa petugas kesehatan merawat korban hanya diterangi lampu senter.

Daerah yang terkena dampak paling parah adalah kota Harnai. Kurangnya akses jalan yang baik, listrik dan jangkauan telepon seluler menghambat tim penyelamat.

"Kami menerima informasi bahwa 20 orang telah tewas akibat gempa," jelas Menteri Dalam Negeri Balochistan Mir Zia Ullah Langau.

Seorang wanita dan enam anak termasuk di antara 20 orang yang tewas, Suhail Anwar Hashmi, pejabat senior pemerintah provinsi, mengatakan kepada AFP.

Suhail Anwar menambahkan bahwa lebih dari 200 orang terluka akibat gempa bumi tersebut.

"Kami langsung mengirim helikopter ke daerah itu untuk membantu operasi penyelamatan dan mengevakuasi korban luka," kata Hashmi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Balochistan Naseer Nasar memperingatkan bahwa jumlah korban kemungkinan bisa bertambah.

baca juga

Selain menelan korban jiwa, gempa tersebut menyebabkan listrik padam dan memaksa perawat bekerja sampai subuh tanpa penerangan yang baik.

"Kami beroperasi tanpa listrik, hanya menggunakan bantuan obor dan senter bergerak," kata Zahoor Tarin, seorang pejabat senior di rumah sakit Harnai kepada AFP.

"Sebagian besar yang terluka datang mengalami patah tulang. Puluhan orang dipulangkan setelah mendapat pertolongan pertama," sambungnya.

Zahoor Tarin juga menambahkan bahwa setidaknya 40 orang yang dirawat kini dalam keadaan kritis karena luka yang dideritanya.

Survei Geologi AS mengatakan gempa tersebut berkekuatan 5,7 skala Richter dan terjadi sekitar pukul 03.00 pagi waktu setempat pada kedalaman sekitar 20 km. Gempa juga terasa di ibu kota Balochistan, Quetta.

Pakistan berada di perbatasan tempat pertemuan lempeng tektonik India dan Eurasia, membuat negara itu rentan terhadap gempa bumi.

Pada bulan Oktober 2015, gempa berkekuatan 7,5 skala Ritcher mengguncang Pakistan dan menewaskan hampir 400 orang.

Negara ini juga pernah dilanda gempa berkekuatan 7,6 skala Ritcher pada 8 Oktober 2005, yang menewaskan lebih dari 73.000 orang dan menyebabkan sekitar 3,5 juta orang kehilangan tempat tinggal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Kebakaran Gardu PLN di Kebon Jeruk, Listrik Ratusan Rumah Warga Padam

Buntut Kebakaran Gardu PLN di Kebon Jeruk, Listrik Ratusan Rumah Warga Padam

Jakarta | Kamis, 07 Oktober 2021 | 16:01 WIB

Pemuda Asal Bandung Modifikasi Sepeda Menjadi Sepeda Listrik

Pemuda Asal Bandung Modifikasi Sepeda Menjadi Sepeda Listrik

Foto | Kamis, 07 Oktober 2021 | 15:08 WIB

Gampa Berkekuatan 4,7 Magnitudo Guncang Pandeglang

Gampa Berkekuatan 4,7 Magnitudo Guncang Pandeglang

Banten | Kamis, 07 Oktober 2021 | 14:01 WIB

Terkini

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:14 WIB

Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?

Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:59 WIB

Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir

Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:56 WIB

Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!

Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:49 WIB

200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan

200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:41 WIB

×