Pemerintah Bangladesh dan UNHCR Sepakat akan Membantu Pengungsi Rohingya

Chandra Iswinarno | Suara.com

Minggu, 10 Oktober 2021 | 15:00 WIB
Pemerintah Bangladesh dan UNHCR Sepakat akan Membantu Pengungsi Rohingya
Pengungsi Rohingya duduk di kapal angkatan laut yang membawa mereka ke pulau Bhasan Char di distrik Noakhali, Bangladesh, Desember 2020. [ANTARA/Reuters]

Suara.com - United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) atau komite tinggi Perserikatan Bangsa-bangsa untuk pengungsi dan Pemerintah Bangladesh menandatangani kesepakatan untuk membantu pengungsi Rohingya pada Sabtu (9/10/2021) di Dhaka.

Dalam kesepakatan tersebut, disepakati pembentukan kerangka kerja dan kebijakan tanggap kemanusiaan bagi Pengungsi Rohingya di Pulau Bhasan Char.

Perjanjian terkait penampungan Pengungsi Rohingya di Bhasan Char memungkinkan kerja sama yang erat antara kedua pihak dalam melayani kepentingan pengungsi Rohingya yang jumlahnya semakin berlipat.

“(Kesepakatan) ini mencakup bidang-bidang utama perlindungan, pendidikan, pelatihan keterampilan, mata pencaharian, dan kesehatan, yang akan membantu para pengungsi untuk menjalani kehidupan yang layak di pulau itu dan lebih mempersiapkan mereka untuk kembali ke Myanmar secara berkelanjutan di masa depan,” kata UNHCR seperti dilansir Antara.

Hingga saat ini, Bangladesh menampung sekitar 1,2 juta warga Rohingya di kamp-kamp pengungsian yang berada di Distrik Selatan Cox's Bazar.

Pengungsi tersebut melarikan diri dari negara bagian Rakhine di Myanmar, setelah tindakan keras dan brutal yang dilakukan pihak militer pada Agustus 2017.

Namun, lantaran kamp-kamp di Cox's Bazar padat, Pemerintah Bangladesh merelokasi 100 ribu pengungsi Rohingya ke Pulau Bhasan Char mulai Desember tahun lalu.

Sejauh ini, sekitar 20.000 pengungsi telah direlokasi di pulau tersebut.

Pulau Bhasan Char terletak 50 kilometer di lepas pantai barat daya Bangladesh dan berjarak hampir 193 kilometer dari ibu kota Dhaka.

Pemerintah telah membangun 1.400 rumah di pulau itu masing-masing memiliki 16 kamar di dalamnya.

Sebelum menandatangani kesepakatan dengan Bangladesh, UNHCR telah mengadakan diskusi dengan komunitas pengungsi Rohingya di Cox's Bazar dan mereka yang sudah ada di Bhasan Char.

Dalam prosesnya, UNHCR mendorong masyarakat internasional untuk meningkatkan dukungan kemanusiaan karena kurangnya pendanaan Rencana Bersama untuk Tanggap Kemanusiaan Rohingya di Cox's Bazar saat ini.

“Dukungan ini harus terus berlanjut hingga para pengungsi dapat kembali ke Myanmar dengan aman, sukarela, bermartabat, dan berkelanjutan, yang tetap menjadi prioritas bersama PBB dan pemerintah Bangladesh, serta keinginan para pengungsi Rohingya di negara tersebut." (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangladesh Buru Pembunuh Pemimpin Rohingnya, Mohib Ullah yang Ditembak Selepas Isya

Bangladesh Buru Pembunuh Pemimpin Rohingnya, Mohib Ullah yang Ditembak Selepas Isya

Jatim | Minggu, 03 Oktober 2021 | 08:05 WIB

Pimpinan Tertinggi Pengungsi Rohingya Tewas Ditembak setelah Salat Isya

Pimpinan Tertinggi Pengungsi Rohingya Tewas Ditembak setelah Salat Isya

News | Kamis, 30 September 2021 | 13:10 WIB

Dorr! Pemimpin Muslim Rohingya Mohib Ullah Ditembak Mati di Kamp Bangladesh

Dorr! Pemimpin Muslim Rohingya Mohib Ullah Ditembak Mati di Kamp Bangladesh

News | Kamis, 30 September 2021 | 11:22 WIB

Terkini

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB