alexametrics

Pemerintah Bangladesh dan UNHCR Sepakat akan Membantu Pengungsi Rohingya

Chandra Iswinarno
Pemerintah Bangladesh dan UNHCR Sepakat akan Membantu Pengungsi Rohingya
Pengungsi Rohingya duduk di kapal angkatan laut yang membawa mereka ke pulau Bhasan Char di distrik Noakhali, Bangladesh, Desember 2020. [ANTARA/Reuters]

UNHCR dan Pemerintah Bangladesh menandatangani kesepakatan untuk membantu pengungsi Rohingya pada Sabtu (9/10/20) di Dhaka.

Suara.com - United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) atau komite tinggi Perserikatan Bangsa-bangsa untuk pengungsi dan Pemerintah Bangladesh menandatangani kesepakatan untuk membantu pengungsi Rohingya pada Sabtu (9/10/2021) di Dhaka.

Dalam kesepakatan tersebut, disepakati pembentukan kerangka kerja dan kebijakan tanggap kemanusiaan bagi Pengungsi Rohingya di Pulau Bhasan Char.

Perjanjian terkait penampungan Pengungsi Rohingya di Bhasan Char memungkinkan kerja sama yang erat antara kedua pihak dalam melayani kepentingan pengungsi Rohingya yang jumlahnya semakin berlipat.

“(Kesepakatan) ini mencakup bidang-bidang utama perlindungan, pendidikan, pelatihan keterampilan, mata pencaharian, dan kesehatan, yang akan membantu para pengungsi untuk menjalani kehidupan yang layak di pulau itu dan lebih mempersiapkan mereka untuk kembali ke Myanmar secara berkelanjutan di masa depan,” kata UNHCR seperti dilansir Antara.

Baca Juga: Bangladesh Buru Pembunuh Pemimpin Rohingnya, Mohib Ullah yang Ditembak Selepas Isya

Hingga saat ini, Bangladesh menampung sekitar 1,2 juta warga Rohingya di kamp-kamp pengungsian yang berada di Distrik Selatan Cox's Bazar.

Pengungsi tersebut melarikan diri dari negara bagian Rakhine di Myanmar, setelah tindakan keras dan brutal yang dilakukan pihak militer pada Agustus 2017.

Namun, lantaran kamp-kamp di Cox's Bazar padat, Pemerintah Bangladesh merelokasi 100 ribu pengungsi Rohingya ke Pulau Bhasan Char mulai Desember tahun lalu.

Sejauh ini, sekitar 20.000 pengungsi telah direlokasi di pulau tersebut.

Pulau Bhasan Char terletak 50 kilometer di lepas pantai barat daya Bangladesh dan berjarak hampir 193 kilometer dari ibu kota Dhaka.

Baca Juga: Pimpinan Tertinggi Pengungsi Rohingya Tewas Ditembak setelah Salat Isya

Pemerintah telah membangun 1.400 rumah di pulau itu masing-masing memiliki 16 kamar di dalamnya.

Komentar