alexametrics
Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

CEK FAKTA: Anies Baswedan Menangis Ditangkap KPK dengan Bukti Uang Triliunan, Benarkah?

Reza Gunadha | Ruth Meliana Dwi Indriani
CEK FAKTA: Anies Baswedan Menangis Ditangkap KPK dengan Bukti Uang Triliunan, Benarkah?
CEK FAKTA Anies Baswedan Menangis Ditangkap KPK Dengan Bukti Uang Triliunan. (Turnbackhoax.id)

Beredar narasi tangis Gubernur Anies Baswedan pecah karena tertangkap KPK bersama barang bukti uang triliunan. Benarkah?

Suara.com - Beredar narasi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menangis setelah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK dengan bukti hasil korupsi.

Narasi ini dibagikan oleh akun YouTube PILAR ISTANA. Akun ini mengunggah sebuah video berjudul “VIRAL TERBARU HARI INI ~ SELAMAT JALAN ANIES BASWEDAN!! KPK BERHASIL LAKUKAN INI”.

Video tersebut menjadi viral setelah diunggah pada 9 Oktober 2021. Video terkait Anies Baswedan tertangkap KPK itu juga telah ditonton sebanyak 14.038 kali.

Keterangan video menyebutkan jika Gubernur Anies Baswedan menangis saat ditangkap KPK. Tak hanya itu, KPK juga disebut berhasil mengamankan bukti hasil korupsi berupa uang triliunan.

Baca Juga: Anies Berangkat ke Jayapura Tinjau Atlet DKI di PON XX Papua

Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:

VIRAL TERBARU HARI INI ~ SELAMAT JALAN ANIES BASWEDAN!! KPK BERHASIL LAKUKAN INI”

NARASI DALAM GAMBAR:

“TANGIS GUBERNUR PECAH DI KPK
UANG TRILIUNAN BERHASIL DIAMANKAN NASIB ANIES BERAKHIR DISINI

CEK FAKTA Anies Baswedan Menangis Ditangkap KPK Dengan Bukti Uang Triliunan. (Turnbackhoax.id)
CEK FAKTA Anies Baswedan Menangis Ditangkap KPK Dengan Bukti Uang Triliunan. (Turnbackhoax.id)

Lantas benarkah klaim tersebut?

Baca Juga: Ahok Terus Tunjukkan Prestasi, Yusuf Muhammad: Gubernur Seiman Sibuk Bohongi Warga DKI

PENJELASAN

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar