Pemerintah Akan Survei Masyarakat: Kebal Covid-19 Berkat Vaksinasi Atau Terinfeksi?

Erick Tanjung, Stephanus Aranditio

Senin, 11 Oktober 2021 | 17:35 WIB
Pemerintah Akan Survei Masyarakat: Kebal Covid-19 Berkat Vaksinasi Atau Terinfeksi?
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (tangkapan layar/ist)

Suara.com - Kementerian Kesehatan akan melakukan survei prevalensi antibodi masyarakat/seroprevalence survey untuk mengukur kekebalan masyarakat terhadap Covid-19 terjadi secara alamiah akibat terinfeksi virus atau berkat vaksinasi.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pihaknya akan bekerja dengan Kementerian Dalam Negeri untuk memeriksa 21.880 sampel di 100 kabupaten/kota di 34 provinsi di Indonesia.

"Kasus di Indonesia turun drastis, salah satu penjelasan ilmiahnya karena banyak rakyat Indonesia yang sudah memiliki kekebalan, baik itu secara buatan melalui vaksin atau alamiah karena sembuh dari sakit," kata Budi dalam jumpa pers virtual, Senin (11/10/2021).

Menurut Budi, seroprevalence survey ini akan dilakukan setiap 6 bulan bekerja sama juga dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Hasilnya nanti bisa di share ke dunia dan menunjukkan kesiapan Indonesia dalam mengantisipasi penanganan pandemi dan transisinya menjadi endemi," ucapnya.

Selain itu, hasil dari seroprevalence survey ini juga akan menjadi dasar penyusunan kebijakan-kebijakan kesehatan masyarakat Indonesia ke depan.

Sebelumnya, studi The Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) Washington University, Amerika Serikat memprediksi sekitar 80 juta penduduk Indonesia sudah terinfeksi Covid-19.

Hal ini menjadikan pelandaian kasus penularan di Indonesia disebabkan sebagian besar masyarakatnya sudah memiliki kekebalan tubuh secara alami akibat terinfeksi virus.

"Kami memperkirakan bahwa 29 persen orang di Indonesia telah terinfeksi pada 27 September," tulis IHME dalam studinya yang dirilis pada 1 Oktober 2021.

baca juga

Jika digabungkan dengan orang-orang yang sudah memiliki kekebalan tubuh akibat vaksinasi, maka orang Indonesia yang sudah kebal Covid-19 diprediksi mencapai 31 persen.

Sementara, berdasarkan catatan Satgas Covid-19, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 4.227.932 orang Indonesia, masih terdapat 24.430 kasus aktif, 4.060.851 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 142.651 jiwa meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Budi Menduga Penularan Covid-19 di PON XX Papua Terjadi di Kamar Atlet

Menkes Budi Menduga Penularan Covid-19 di PON XX Papua Terjadi di Kamar Atlet

News | Senin, 11 Oktober 2021 | 16:17 WIB

Menkes Budi Ungkap Tujuh Atlet Positif Covid-19 Kabur dari Tempat Isolasi di PON XX Papua

Menkes Budi Ungkap Tujuh Atlet Positif Covid-19 Kabur dari Tempat Isolasi di PON XX Papua

News | Senin, 11 Oktober 2021 | 16:09 WIB

Guru Besar Unhas Dilantik Sebagai Direktur Utama RS Wahidin Sudirohusodo

Guru Besar Unhas Dilantik Sebagai Direktur Utama RS Wahidin Sudirohusodo

Sulsel | Senin, 11 Oktober 2021 | 14:55 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×