Bacok Korbannya di Tempat Sepi, Komplotan Begal Sadis Bekasi-Tangerang Masih Anak-anak

Agung Sandy Lesmana

Senin, 11 Oktober 2021 | 17:54 WIB
Bacok Korbannya di Tempat Sepi, Komplotan Begal Sadis Bekasi-Tangerang Masih Anak-anak
Polda Metro Jaya merilis kasus begal yang terjadi di Bekasi dan Tangerang. (Raihan Hanani)

Suara.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya telah mengungkap aksi kejahatan jalanan yang dilakukan tiga komplotan begal. Dua dari 11 tersangka yang ditangkap ternyata masih anak-anak.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan ketiga komplotan begal ini biasa mencari korbannya di tempat sepi. Mereka tak segan melukai korbannya yang melawan. 

"Modusnya mereka mencari tempat yang sepi dan mereka berkelompok, biasanya mereka menghentikan korban dan tidak segan-segan beri kekerasan ke korban," kata Yusri saat Pers Konferens di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Senin (11/10/2021).

Kasus curas pertama berada dikawasan Tambun, Bekasi pada September lalu. Dalam kasus ini, polisi meringkus  empat tersangka.

Barang bukti kasus begal di Bekasi dan Tangerang yang diungkap Polda Metro Jaya. (Raihan Hanani)
Barang bukti kasus begal di Bekasi dan Tangerang yang diungkap Polda Metro Jaya. (Raihan Hanani)

Kasus kedua, berada di kawasan Kabupaten Tangerang dengan dua tersangka yang berhasil ditangkap.

Tersangka merupakan anak di bawah umur yang sempat melukai korbannya dengan senjata tajam hingga terkapar.

"Pelaku dan eksekutor merupakan anak di bawah umur berstatus residivis di kasus sama," lanjut Yusri.

Ketiga, berada di kawasan Rawa Lumbu, Bekasi. Kasus ketiga ini, polisi berhasil menangkap lima tersangka dengan modus yang sama, korban dibacok secara brutal.  

"Jadi korban kena tiga kali bacokan di punggung, tangan dan pundak kiri. Korban dibawa ke rs dan selamat, kemudian ortu korban lapor ke Polda Metro Jaya dan kami amankan lima tersangka," tutur Yusri.

baca juga

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP. Mereka terancam hukuman  9 tahun penjara. (Raihan Hanani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tabrak Polisi dan Jadi Tersangka, Pengemudi BMW Tak Ditahan

Tabrak Polisi dan Jadi Tersangka, Pengemudi BMW Tak Ditahan

Jakarta | Senin, 11 Oktober 2021 | 17:45 WIB

Bacok Korban, 4 Begal yang Kerap Beraksi di Jakarta Dibekuk Polisi, Ini Perannya

Bacok Korban, 4 Begal yang Kerap Beraksi di Jakarta Dibekuk Polisi, Ini Perannya

Jakarta | Senin, 11 Oktober 2021 | 16:45 WIB

Beraksi di Bekasi-Tangerang, Residivis Gabung Bikin Grup Komplotan Begal Raja Tega

Beraksi di Bekasi-Tangerang, Residivis Gabung Bikin Grup Komplotan Begal Raja Tega

News | Senin, 11 Oktober 2021 | 16:34 WIB

Tipu CPNS Catut Nama Anies, Putri Nia Daniaty Bakal jadi Tersangka?

Tipu CPNS Catut Nama Anies, Putri Nia Daniaty Bakal jadi Tersangka?

News | Senin, 11 Oktober 2021 | 14:48 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×