Pemerintah dan DPR Jangan Banyak Intervensi, Biarkan KPU yang Tetapkan Jadwal Pemilu 2024

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:55 WIB
Pemerintah dan DPR Jangan Banyak Intervensi, Biarkan KPU yang Tetapkan Jadwal Pemilu 2024
Ilustrasi KPU [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Peneliti Konstitusi dan Demokrasi (KoDe) Inisiatif, Violla Reininda, meminta kepada pemerintah dan DPR untuk tidak banyak mengintervensi persoalan jadwal pelaksanaan pemungutan suara untuk Pemilu 2024.

Menurutnya pemerintah dan DPR lebih baik mengikuti apa yang sudah diusul dan dijadwalakan KPU dalam simulasinya.

"Jadi dalam hal ini pemerintah dan juga DPR terlalu banyak melakukan intervensi terhadap tanggalan yang disampaikan oleh KPU," kata Violla dalam diskusi daring, Selasa (12/10/2021).

Violla berpandangan bahwa usulan KPU sudah memiliki simulasi terkait pelaksanana Pemilu pada 21 Februari.

Menurutnya usulan itu sudah mempertimbangkan banyak hal, termasuk jeda waktu kepada proses Pilkada serentak pada November di tahun yang sama.

Sementara di sisi lain, Violla menyoroti pemerintah yang hingga kini tidak ada simulasi terkait usulan jadwal Pemilu yang mereka usulkan diselenggarakan pada 15 Mei 2024.

"Semestinya baik pemerintah maupun DPR itu sudah mempercayakan saja kepada KPU tentang penjadwalan yang sudah disusun. Karena sudah ada simulasinya juga dan sudah mempertimbangkan irisan-irisan yang selama ini menjadi perdebatan antara perhelatan Pemilu dan perhelatan Pilkada," tutur Violla.

Adapun buntut dari pemerintah yang terkesan ngotot dalam mengintervensi jadwal pelaksanaan Pemilu ialah jalan buntu atau deadlock. Tanggal pencoblosan yang rencananya ditetapkan dalam rapat di Komisi II DPR 6 Oktober 2024 batal terselenggara. Salah satu alasannya ialah belum adanya titik temu untuk menyepakati tanggal pemungutan suara.

Padahal sebelum rapat resmi di gedung parlemen, tiga pihak antara pemerintah, fraksi-fraksi di Komisi II DPR dan penyelenggara Pemilu sudah melakukan rapat konsinyering lebih dulu untuk menyamakan pandangan.

Violla mengatakan jika intervensi pemerintah dan DPR dibiarkan dalam penentuan jadwal Pemilu 2024 hal itu menjadi preseden buruk untuk pelaksanana pemilihan umum di tahun-tahun mendatang.

"Jadi mesti disudahi segera deadlock ini, mesti disudahi segera perdebatan tentang penjadwalan Pemilu ini dengan mempercayakan kepada KPU. Selama KPU menghadirkan simulasi yang bisa dipertanggungjawabkan dan sesuai dengan beban penyelenggara ke depan untuk menghindari atau mengantisipasi apa yang tadi disampaikan seperti adanya korban-korban penyelenggara yang gugur dan sebagainya," tutur Violla.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Dorong Percepatan Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Bengkinang

DPR Dorong Percepatan Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Bengkinang

DPR | Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:29 WIB

Antisipasi Kelangkaan, Komisi IV Dorong Petani Gunakan Pupuk Organik

Antisipasi Kelangkaan, Komisi IV Dorong Petani Gunakan Pupuk Organik

DPR | Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:24 WIB

Kritik MUI Soal Penggeseran Libur Maulid Nabi: Menggeser Libur Sudah Tak Relevan

Kritik MUI Soal Penggeseran Libur Maulid Nabi: Menggeser Libur Sudah Tak Relevan

Banten | Selasa, 12 Oktober 2021 | 14:48 WIB

Amnesti Dosen Saiful Mahdi Disetujui DPR

Amnesti Dosen Saiful Mahdi Disetujui DPR

DPR | Selasa, 12 Oktober 2021 | 14:15 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB