Selain Covid-19, Satgas Mencatat Ada Penyakit Lain Saat Gelaran PON XX Papua

Chandra Iswinarno, Stephanus Aranditio

Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:24 WIB
Selain Covid-19, Satgas Mencatat Ada Penyakit Lain Saat Gelaran PON XX Papua
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito / Foto : Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengungkapkan, ada penyakit lain yang menginfeksi atlet dan official PON XX Papua selain Covid-19.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, penyakit tersebut antara lain malaria dan diare.

"Keluhan penyakit lain yang tercatat selama penyelenggaraan PON ialah empat kasus malaria dan dua kasus diare," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Selasa (12/10/2021).

Sementara jumlah atlet dan official yang terinfeksi Covid-19 sejauh ini ada 83 orang, satgas menilai, jumlah ini sedikit dan terkendali.

"Indonesia cukup mampu dikatakan berhasil mencegah lonjakan kasus. buktinya hanya ditemukan 83 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 per 11 Oktober dari hampir 10 ribu peserta yang mengikuti acara PON XX atau sekitar 0,83 persen," ucapnya.

Wiku menjamin, penerapan protokol kesehatan di seluruh arena PON XX Papua sudah diawasi dengan ketat oleh satgas setempat dan jika ada kasus Covid-19 langsung ditangani dengan cepat agar penularan tidak meluas.

"Jika muncul kasus positif, maka dilakukan tindak cepat penanganan kasus positif melalui kesigapan upaya rujukan isolasi atau perawatan, penelusuran kontak, serta investigasi epidemiologis untuk mengetahui sumber pola penyebaran," jelasnya.

Nantinya, setelah PON XX Papua berakhir, para atlet dan oficial juga tetap harus menjalani tes Covid-19 sebelum pulang dan saat tiba di daerah asal, dilanjutkan dengan karantina selama lima hari yang biayanya ditanggung oleh pemerintah daerah.

"Dengan tambahan jika hasil pertama negatif, maka di hari keempat karantina wajib melakukan tes PCR ulang. jika ditemukan hasil positif di salah satu tes, maka wajib kontingen menjalani isolasi atau perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19 terdekat," tutur Wiku.

baca juga

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mencatat 83 atlet positif Covid-19 tersebut berasal dari cabang olahraga judo dan sepatu roda masing-masing 9 orang, 7 atlet dari motocross, panahan, kriket, serta cabor lainnya ada yang empat, dua dan satu orang.

Penularan diduga terjadi bukan saat pertandingan, melainkan di kamar penginapan atau saat makan bersama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

83 Atlet PON XX Papua Positif Covid-19, Satgas: Hanya 0,83 Persen

83 Atlet PON XX Papua Positif Covid-19, Satgas: Hanya 0,83 Persen

News | Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:23 WIB

5 Kota Teraman di Dunia Usai Pandemi Covid-19, Apa Alasannya?

5 Kota Teraman di Dunia Usai Pandemi Covid-19, Apa Alasannya?

News | Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:22 WIB

Khawatir Muncul Kasus Baru Covid, Dalih Kemenag Geser Libur Maulid Nabi dan Cuti Natal

Khawatir Muncul Kasus Baru Covid, Dalih Kemenag Geser Libur Maulid Nabi dan Cuti Natal

News | Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:17 WIB

Terkini

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:10 WIB

×