alexametrics

Tak Ada CCTV dan Saksi, Jadi Kendala Penyelidikan Tabrak Lari Wakil Ketua Dewan Kota Jakut

Erick Tanjung | Muhammad Yasir
Tak Ada CCTV dan Saksi, Jadi Kendala Penyelidikan Tabrak Lari Wakil Ketua Dewan Kota Jakut
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas (Shutterstock)

"Di sekitar lokasi tidak ada CCTV. Pada saat kejadian belum ada saksi, karena jam satu malam," kata Edy.

Suara.com - Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Utara masih menyelidiki identitas pelaku tabrak lari yang menewaskan Wakil Ketua Dewan Kota Jakarta Utara M Rivani alias MR. Proses penyelidikan terkendala lantaran di sekitar lokasi tak ada kamera CCTV.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Utara AKP Edy Wibowo menyebut saat kejadian juga tidak ada saksi yang melihat. Mengingat peristiwa ini terjadi pada dini hari.

"Di sekitar lokasi tidak ada CCTV. Pada saat kejadian belum ada saksi, karena jam satu malam," katanya.

Rivani tewas ditabrak lari oleh pengemudi mobil di dekat Asrama Airud, Cilincing, Jakarta Utara. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 01.45 WIB pada Selasa (12/10/2021). 

Baca Juga: Kronologi Wakil Ketua Dewan Kota Jakarta Utara Tewas Jadi Korban Tabrak Lari

Edy mengatakan korban meninggal dunia dengan luka sobek pada bagian paha. Sedangkan istri korban berinisial RS mengalami luka-luka berat, yakni patah tulang dan luka robek di bagian kepala.

"Akibat dari kejadian tersebut pengendara motor (MR) meninggal dunia di RSUD Koja dan penumpang mengalami luka-luka," ujarnya. 

Berdasar penuturan Edy, peristiwa ini bermula tatkala Rivani dan istrinya melaju menggunakan sepeda motor dari Jalan Raya Cilincing menuju arah Barat. Setibanya di dekat Asrama Airud, korban menyalip kendaraan roba empat yang terparkir di sisi kiri jalan hingga kemudian terserempet pengemudi mobil yang datang dari arah berlawanan.

"Setelah kejadian pengemudi roda empat tersebut kabur," bebernya.

Baca Juga: Wakil Ketua Dewan Kota Jakarta Utara Tewas Ditabrak Lari Pengemudi Mobil

Komentar