Minta Densus 88 Dibubarkan, Asrul Sani Anggap Fadli Zon Orang Aneh

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 14:58 WIB
Minta Densus 88 Dibubarkan, Asrul Sani Anggap Fadli Zon Orang Aneh
Minta Densus 88 Dibubarkan, Asrul Sani Anggap Fadli Zon Orang Aneh. Ilustrasi Densus 88 Antiteror Polri. [Antara/Rony Muharrman]

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani menilai Fadli Zon sebagai orang aneh karena mengusulkan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dibubarkan.

Asrul menyebut tidak ada urgensinya Densus 88 dibubarkan karena masih sangat dibutuhkan untuk menindak aksi terorisme di Indonesia.

"Buat saya ketika ada yang bilang meskipun itu kolega saya sendiri di Senayan ini bahwa Densus 88 itu sebaiknya dibubarkan saja, itu ya memang aneh, jadi yang menyatakan Densus dibubarkan itu orang aneh," kata Asrul dalam diskusi, Jumat (15/10/2021).

Politisi PPP itu menjelaskan, tugas dan fungsi Densus 88 sebagai pasukan khusus untuk melakukan tindakan tegas menghadapi teroris sangat berkontribusi dan wajib ada dalam strategi perang melawan terorisme.

"Kalaupun Densus 88 itu sebagai sebuah nama, itu kemudian dibubarkan, Polri tetap harus punya satuan khusus juga, apakah nanti namanya Densus 2021 ya itu soal teknis saja, yang jelas Polri harus punya satuan khusus penanggulangan terorisme untuk hard approach atau penindakan," tuturnya.

Sebelumnya, Fadli Zon meminta Densus 88 dibubarkan karena teroris harusnya diberantas dan tak seharusnya dijadikan komoditas.

Pernyataan Fadli tersebut menanggapi salah satu artikel pemberitaan dari salah satu media yang memiliki judul 'Densus 88 Klaim Taliban Menginspirasi Teroris Indonesia'.

Fadli mengatakan, narasi Densus 88 dari pemberitaan tersebut tak akan dipercaya oleh masyarakat. Pasalnya, Fadli menilai hal itu berbau Islamiphobia.

"Narasi semacam ini tak akan dipercaya rakyat lagi, berbau Islamifobia. Dunia sudah berubah, sebaiknya Densus 88 ini dibubarkan saja," kata Fadli lewat cuitannya di Twitter, seperti dikutip Suara.com, Rabu (6/10/2021).

baca juga

Ia tak memungkiri keberadaan teroris mesti diberantas. Tapi, kata dia, jangan dijadikan komoditas.

"Teroris memang harus diberantas, tapi jangan dijadikan komoditas," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kompolnas Heran Fadli Zon Minta Densus Dibubarkan: Mereka Terbaik di Dunia

Kompolnas Heran Fadli Zon Minta Densus Dibubarkan: Mereka Terbaik di Dunia

News | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 11:52 WIB

Maklumi Kegelisahan Fadli Zon, Hinca Demokrat: Dia Merasa Densus Tebang Pilh

Maklumi Kegelisahan Fadli Zon, Hinca Demokrat: Dia Merasa Densus Tebang Pilh

News | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 10:48 WIB

Tanggapi Fadli Zon, Legislator PD: Densus Jangan jadi Alat Pemerintah Pukul Pengkritik

Tanggapi Fadli Zon, Legislator PD: Densus Jangan jadi Alat Pemerintah Pukul Pengkritik

News | Kamis, 07 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Fadli Zon Minta Densus Dibubarkan, Kompolnas: Narasi Biasa Digunakan Kelompok Teroris

Fadli Zon Minta Densus Dibubarkan, Kompolnas: Narasi Biasa Digunakan Kelompok Teroris

News | Kamis, 07 Oktober 2021 | 13:36 WIB

Terkini

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

Pemerintah Finalisasi Pendidikan Gratis PAUD hingga Kuliah, Kriteria Penerima Belum Jelas

Pemerintah Finalisasi Pendidikan Gratis PAUD hingga Kuliah, Kriteria Penerima Belum Jelas

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Sumsel Jadi Proyek Percontohan Teknologi Dry Ice, Benarkah Bisa Mengatasi Kabut Asap?

Sumsel Jadi Proyek Percontohan Teknologi Dry Ice, Benarkah Bisa Mengatasi Kabut Asap?

Sumsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:47 WIB

×