Banyak WNI di Australia Tidak Tahu Kapan Bisa Pulang ke Tanah Air

Reza Gunadha, ABC

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 21:26 WIB
Banyak WNI di Australia Tidak Tahu Kapan Bisa Pulang ke Tanah Air
Australia. (Dok: Istimewa)

Departemen Dalam Negeri Australia mencatat setidaknya ada 1.6 juta penduduk sementara yang memegang berbagai jenis visa seperti Giovanni.

Angka ini sebanding dengan 1.65 persen total populasi Australia.

Merasa seolah terlupakan

Ini bukan pertama kalinya penduduk tidak tetap di Australia tidak menjadi bagian dari kebijakan Pemerintah Australia.

Tahun 2020 lalu, sekelompok akademisi dari University of Technology Sydney (UTS), University of New South Wales (UNSW), dan Migrant Worker Justice Initiative menerbitkan laporan penelitian yang diberi judul: As if weren’t humans: the abandonment of temporary migrants in Australia during COVID-19 (Seolah-olah kami ini bukan manusia: Pengabaian terhadap pendatang sementara di Australia selama COVID-19).

Dalam survey yang melibatkan 6.105 responden itu, sebagian besar penduduk tidak tetap yang memegang berbagai jenis visa mengaku harus mengalami berbagai kesulitan.

Mulai dari tidak punya tempat tinggal sampai harus rela bekerja dalam lingkungan yang eksploitatif dan membahayakan diri mereka.

Alasannya karena mereka tidak ada dalam skema bantuan finansial dari Pemerintah Australia yang hanya mengalokasikannya untuk warga negara atau penduduk tetap.

Salah satu peneliti yang terlibat di dalamnya, Dr Laurie Berg dari University Technology of Sydney mengatakan tidak masuknya para penduduk tidak tetap dalam rencana pembukaan kembali Australia pada November mendatang kembali menegaskan sikap Pemerintah Australia dalam memperlakukan mereka.

Anggota parlemen dari Partai Hijau, Adam Bandt juga sependapat.

Menurutnya ada kebijakan standar ganda yang membedakan warga negara atau penduduk tetap dengan penduduk tak tetap.

"Kami tidak meminta perlakuan khusus. Pemerintah hanya harus memberikan mereka yang ada di sini hak yang sama seperti yang dimiliki oleh warga negara [dan penduduk tetap] lainnya," kata Adam kepada ABC.

"Yang pemerintah harus pahami adalah banyak dari mereka ada di posisi yang sulit, karena jika mereka meninggalkan negara ini, pintu yang mereka tinggalkan di belakang mereka akan tertutup."

Membuat petisi untuk parlemen

Sama seperti Giovanni, Jennifer Clayburn juga termasuk penduduk sementara.

Perempuan asal Amerika Serikat ini memegang visa jenis 482 yang diberikan kepada warga negara asing untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli di Australia.

Menurutnya, penduduk tak tetap di Australia sangat bervariasi dan sulit untuk saling berhubungan untuk menyuarakan suara mereka bersama.

Karenanya, ia berinisiatif untuk memasukkan permohonan petisi kepada pemerintah federal.

Meski masih perlu waktu sampai petisi ini disetujui dan bisa mulai ditandatangani oleh para penduduk tak tetap, Jennifer percaya upaya ini adalah cara yang efektif.

"Saya memang menyebutnya slow-burn, tetapi ini langkah yang perlu dilakukan karena langsung berhubungan dan ditujukan kepada pembuat keputusan," ucapnya.

Sambil menunggu petisi yang ditujukan ke parlemen disetujui, para pemegang izin tinggal sementara bisa mengisi petisi sejenis lewat situs change.org, yang hingga artikel ini dibuat sudah ditandatangani oleh hampir sepuluh ribu orang.

Dr Laurie mengatakan, Pemerintah Australia "harus mengakui keberadaan pemegang visa sementara sebagai bagian penting dari masyarakat Australia, dan perlu memperhatikan dan mempertimbangkan apa yang mereka pikirkan."

"Mudah-mudahan [tidak adanya penduduk tetap dalam rencana reopening] ini adalah kelalaian yang akan diperbaiki," ujarnya.

"Seperti saat pemerintah mengubah beberapa kebijakan bantuan keuangan untuk penduduk tak tetap tahun lalu." 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi Australia, Pemain Timnas Indonesia Lahap Menu Latihan Tak Lazim dari Shin Tae-yong

Hadapi Australia, Pemain Timnas Indonesia Lahap Menu Latihan Tak Lazim dari Shin Tae-yong

Bola | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 16:47 WIB

Timnas Indonesia Cuma Lawan Australia di Grup G, Shin Tae-yong: Situasi yang Tidak Ideal

Timnas Indonesia Cuma Lawan Australia di Grup G, Shin Tae-yong: Situasi yang Tidak Ideal

Bola | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 21:05 WIB

4 Pemain Timnas Australia U-23 yang Kini Merumput di Inggris

4 Pemain Timnas Australia U-23 yang Kini Merumput di Inggris

Bola | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 20:31 WIB

Profil Rene Meulensteen, Eks Asisten Sir Alex Ferguson Kini Bersama Timnas Australia U-23

Profil Rene Meulensteen, Eks Asisten Sir Alex Ferguson Kini Bersama Timnas Australia U-23

Bola | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 19:51 WIB

1.000 Relawan COVID-19 di Sumsel Diberi Pelatihan, Merefleksikan Budaya Gotong Royong

1.000 Relawan COVID-19 di Sumsel Diberi Pelatihan, Merefleksikan Budaya Gotong Royong

Sumsel | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 19:02 WIB

JNE Yogyakarta Gelar Goll..Aborasi Bisnis Online, Jadi Wadah Tukar Pikiran Pegiat UKM

JNE Yogyakarta Gelar Goll..Aborasi Bisnis Online, Jadi Wadah Tukar Pikiran Pegiat UKM

Jogja | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 17:20 WIB

Kenaikan Harga Batu Bara Hingga Migas Diprediksi Picu Inflasi Internasional

Kenaikan Harga Batu Bara Hingga Migas Diprediksi Picu Inflasi Internasional

Bisnis | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 11:22 WIB

EdHeroes Asia Indonesia Chapter Hadir untuk Jawab Tantangan Dunia Pendidikan

EdHeroes Asia Indonesia Chapter Hadir untuk Jawab Tantangan Dunia Pendidikan

Press Release | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 10:19 WIB

Ngaku Penderita Kanker Demi Uang Asuransi, Wanita Australia Ini Dibui 2,5 Tahun

Ngaku Penderita Kanker Demi Uang Asuransi, Wanita Australia Ini Dibui 2,5 Tahun

News | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 11:50 WIB

Terkini

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB