171 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Disuntikkan, Jokowi Sebut Masih Jauh dari Target

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:26 WIB
171 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Disuntikkan, Jokowi Sebut Masih Jauh dari Target
Petugas memeriksa suhu tubuh seorang pedagang sebelum memberikan vaksin saat pelaksanaan vaksinasi jemput bola di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Kamis (14/10/2021). [ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan 171 juta dosis vaksin Covid-19 sudah disuntikan kepada masyarakat. Meski begitu, jumlah tersebut nyatanya masih jauh dari target yang ditentukan hingga Desember 2021 nanti.

Pemberian vaksin bertujuan untuk membentuk kekebalan komunitas atau herd immunity. Menurut organisasi kesehatan dunia (WHO), minimal 70 persen harus divaksin supaya bisa mencapai herd immunity tersebut.

Kalau dihitung dari jumlah penduduk di Indonesia, maka pemerintah harus menyuntikan vaksin untuk sekitar 270 juta orang. Jokowi menargetkan angka itu bisa dicapai hingga Desember 2021.

"Kemarin saya mendapatkan informasi kita sudah menyuntikkan 171 juta dosis ke rakyat kita dan target kita nanti sampai di akhir Desember akhir tahun itu minimal 270 juta dosis jadi masih banyak sekali dalam 2 bulan lebih ini," kata Jokowi saat membuka Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo 2021 di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (20/10/2021).

Karena masih jauh dari target, maka Jokowi menekankan kepada pemerintahan daerah untuk terus melakukan vaksinasi Covid-19 kepada warganya.

Selain itu, ia juga meminta adanya pengecekan di sekolah-sekolah yang sudah menggelar pembelajaran tatap muka. Jokowi ingin kalau protokol kesehatan di sekolah itu benar-benar diterapkan.

Kepala Negara mengetahui adanya sejumlah murid yang terpapar Covid-19 pasca mengikuti pembelajaran tatap muka.

Di negara lain, pembukaan sekolah juga menjadi pemicu kembali naiknya penyebaran kasus Covid-19. Karena itu, ia meminta kepada seluruh pihak berwenang untuk bisa waspada supaya hal tersebut tidak terjadi di Indonesia.

"Juga cek juga kesiapan obat, kesiapan RS, meskipun saya tahu BORnya sudah rendah semuanya dan sekali lagi kita harus memulai mengaktifkan ekonomi kita dan selalu siaga menghadapi semua hal yang tidak pasti," ujarnya.

baca juga

"Karena dunia, global sekarang ini betul-betul penuh dengan keraguan-keraguan, penuh dengan ketidakpastian, penuh dengan kompleksitas masalah yang sebelum-sebelumnya tidak pernah terjadi."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Masyarakat Tetap Waspada Meski Covid-19 Mereda, Jokowi: Dunia Penuh Ketidakpastian

Minta Masyarakat Tetap Waspada Meski Covid-19 Mereda, Jokowi: Dunia Penuh Ketidakpastian

News | Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:10 WIB

Mengenang Saat Jokowi-Ma'ruf Amin Dilantik 20 Oktober

Mengenang Saat Jokowi-Ma'ruf Amin Dilantik 20 Oktober

Sumut | Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:02 WIB

Krisis Energi Melanda Dunia, Jokowi Sebut Indonesia Dapat Untung

Krisis Energi Melanda Dunia, Jokowi Sebut Indonesia Dapat Untung

News | Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:40 WIB

Terkini

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:00 WIB

Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng

Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:10 WIB

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:03 WIB

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:55 WIB

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:50 WIB

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:45 WIB

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:58 WIB

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:50 WIB

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:36 WIB

Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!

Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:55 WIB

×