alexametrics

Niat Puasa Nazar, Ketentuan, Tata Cara dan Konsekuensi Jika Dilanggar

Rifan Aditya
Niat Puasa Nazar, Ketentuan, Tata Cara dan Konsekuensi Jika Dilanggar
Niat Puasa Nazar, Ketentuan, Tata Cara dan Konsekuensi Jika Dilanggar - Ilustrasi berdoa (pixbay)

Berikut ini bacaan latin niat puasa nazar dan artinya. Lalu apa konsekuensi jika melanggar nazar?

Suara.com - Puasa Nazar merupakan puasa yang wajib dikerjakan saat seseorang telah melaksanakan nazar. Sebelum itu kamu harus mengetahui niat puasa nazar.

Dalam bahasa Arab, “Nazar” memiliki arti janji. Janji tersebut dapat mengarah ke kebaikan maupun keburukan. Dilansir dari NU Online, nazar adalah berjanji atau menyanggupi untuk melakukan sebuah ibadah yang sifatnya tidak wajib namun menjadi wajib.

Nazar pada awalnya merupakan puasa sunnah namun menjadi wajib ketika seseorang melakukan janji atau pun sumpah. Hal ini menurut mayoritas ulama menyebutkan bahwa puasa Nazar merupakan puasa yang wajib.

Nazar juga disinggung melalui hadist Rasulullah SAW yang berbunyi, “Siapa yang bernazar untuk taat pada Allah, maka penuhilah nazar tersebut. Barangsiapa yang bernazar untuk bermaksiat pada Allah, maka janganlah bermaksiat kepada-Nya” (HR. Bukhari).

Baca Juga: Niat Puasa Ganti Ramadhan dan Tata Caranya Terlengkap

Niat Puasa Nazar

Niat puasa nazar dapat diucapkan dalam hati maupun diucapkan secara lisan. Niat puasa nazar merupakan hal yang wajib bagi siapa saja yang telah bernazar. Berikut ini bacaan latin niat puasa nazar dan artinya.

“Nawaitu shaumannadzri lillâhi ta’ala”  

Artinya: “Saya berniat puasa nazar karena Allah ta’âlâ.”

Ketentuan dan Tata Cara Puasa Nazar

Baca Juga: Hadits tentang Maulid Nabi dan Puasa Sunah Senin

Puasa Nazar dilakukan dengan tata cara sebagaimana puasa pada umumnya, yakni menahan lapar dan dahaga, menjauhi hal-hal yang dapat membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Setelah waktu berbuka tiba, seorang muslim dapat berbuka selayaknya berbuka puasa Ramadhan.

Komentar