alexametrics

Kunjungi Bali, Mensos Dinilai Miliki Sense of Crisis yang Tinggi

Fabiola Febrinastri
Kunjungi Bali, Mensos Dinilai Miliki Sense of Crisis yang Tinggi
Mensos, Tri Rismaharini di Bali. (Dok: Kemensos)

Bantuan sosial dari Kemensos untuk Provinsi Bali total sebesar Rp474.101.575.000.

Suara.com - Tokoh masyarakat Bali Anak Agung Gde Agung menerima kunjungan Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini untuk membantu masyarakat terdampak bencana gempa di Bali. Gde menilai Mensos merupakan pemimpin dengan “sense of crisis” tinggi.

“Saya sebagai perwakilan masyarakat Bali sangat mengapresiasi kunjungan Ibu Mensos. Beliau datang langsung ke lokasi bencana, menemui warga dan menyalurkan bantuan,” kata Gde Agung, di Bali, Kamis (21/10/2021).

Pernyataan Gde Agung disampaikan sebagai respons usai berkunjung bersama Mensos ke lokasi gempa di Bangli beberapa waktu lalu. Menurut Gde, gaya kepemimpinan Mensos patut menjadi referensi para pemangku kebijakan baik di daerah maupun di pusat.

"Bu Mensos tidak canggung melintasi danau dengan perahu. Dia bertemu langsung dan mendengarkan dengan sabar aspirasi warga," kata anggota Komite lll Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI tersebut.

Baca Juga: Kemensos Berikan Penghargaan untuk Atlet Paralimpiade Tokyo 2020

Dari diskusi di lokasi bencana seperti di Desa Trunyan, Mensos langsung mengeksekusi berbagai keputusan yang memberikan solusi dan manfaat.

"Mensos menginstruksikan pendirian lumbung sosial, tenda untuk relokasi warga dan juga menawarkan bantuan perahu," kata mantan Bupati Badung itu.

Kebiasaan Mensos yang kerap langsung terjun ke lapangan, menurut Gde Agung, membawa kelebihan tersendiri.

“Dengan cara tersebut justru membuat masalah bisa dipotret langsung di lokasi kejadian tanpa prosedur panjang,” katanya.

Gde Agung memastikan, Komite III DPD RI telah dan akan terus menjalin kerja sama dengan Kementerian Sosial.

Baca Juga: Di Hadapan Mensos, Bupati Kendal: Bansos dari Kemensos telah 99,9% Disalurkan

"Kerja sama dengan Kementerian Sosial akan terus terjalin dengan baik. Bahkan ke depan, kedua pihak harus meningkatkan sinergi. Karena permasalahan sosial ini begerak dinamis sejalan dengan dampak pandemi yang menimbulkan berbagai permasalahan termasuk kemiskinan," katanya.

Komentar