Bentrok Berdarah di Kamp Pengungsi Rohingya, 6 Orang Tewas dan 10 Lainnya Terluka

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 22 Oktober 2021 | 19:10 WIB
Bentrok Berdarah di Kamp Pengungsi Rohingya, 6 Orang Tewas dan 10 Lainnya Terluka
Bentrok Berdarah di Kamp Pengungsi Rohingya, 6 Orang Tewas dan 10 Lainnya Terluka. Kebakaran kamp pengusian Rohingya di Bangladesh. [AFP]

Suara.com - Dua kelompok pengungsi Rohingya bentrok pada Jumat (22/10/2021) di sebuah kamp di Bangladesh selatan. Polisi menyebut bentrokan tersebut mengakibatkan sedikitnya enam pengungsi tewas dan 10 lainnya terluka.

Associated Press melaporkan, menurut keterangan dari Shihab Kaiser Khan, seorang komandan Batalyon Polisi Bersenjata yang mengawasi keamanan kamp, kekerasan pecah di distrik Cox's Bazar ketika satu pihak melepaskan tembakan.

Tembakan tersebut menewaskan empat orang di tempat kejadian. Khan juga menerangkan dua pengungsi lainnya meninggal di rumah sakit saat mereka dirawat karena luka-luka.

Tidak segera jelas mengapa kekerasan itu pecah, tetapi media lokal mengatakan kedua belah pihak berselisih untuk membangun supremasi di kamp tersebut atas bisnis obat-obatan terlarang.

Pejabat Bangladesh sebelumnya mengatakan bahwa beberapa kelompok Rohingya terlibat dalam kejahatan serius seperti penculikan dan pencarian uang tebusan.

Beberapa pengungsi Rohingya bahkan juga menggunakan kamp untuk menyelundupkan narkoba dari Myanmar, tempat mereka tinggal sebelum tiba di Bangladesh.

Khan mengatakan seorang pria Rohingya dengan senjata telah ditahan, tetapi ia tidak memberikan rincian lebih lanjut. Khan mengatakan polisi sedang mencari tersangka lainnya di kamp.

Lebih dari 700.000 Rohingya telah melarikan diri ke kamp-kamp pengungsi di Bangladesh sejak Agustus 2017 ketika militer di Myanmar yang mayoritas beragama Buddha memulai tindakan keras terhadap kelompok etnis Muslim setelah serangan oleh pemberontak.

Sementara Bangladesh dan Myanmar telah berusaha untuk mengatur repatriasi, Rohingya terlalu takut untuk kembali ke rumah.

baca juga

Secara keseluruhan, Bangladesh telah menampung lebih dari 1,1 juta pengungsi Rohingya dari Myanmar setelah gelombang penganiayaan sebelumnya. (Jacinta Aura Maharani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bentrok Mencekam  Antara Perguruan Silat Dengan Warga Daerah Lain, 3 Pemuda Luka Parah

Bentrok Mencekam Antara Perguruan Silat Dengan Warga Daerah Lain, 3 Pemuda Luka Parah

Bali | Kamis, 21 Oktober 2021 | 09:33 WIB

Bentrok Ormas Dengan Debt Collector di Jalan Imam Bonjol, 13 Orang Diamankan

Bentrok Ormas Dengan Debt Collector di Jalan Imam Bonjol, 13 Orang Diamankan

Banten | Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:59 WIB

Geger Bentrokan Ormas di Jalan Imam Bonjol, Tak Terima Mobil Ditarik Debt Collector

Geger Bentrokan Ormas di Jalan Imam Bonjol, Tak Terima Mobil Ditarik Debt Collector

Banten | Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:36 WIB

Lebanon di Ambang Perang, Arab Saudi Larang Warganya Bepergian

Lebanon di Ambang Perang, Arab Saudi Larang Warganya Bepergian

Jatim | Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:58 WIB

Terkini

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB