alexametrics

Sedang Pidato di Masjid, Gubernur Baru di Iran Ini Ditampar Pria

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus
Sedang Pidato di Masjid, Gubernur Baru di Iran Ini Ditampar Pria
Detik-detik seorang pria menampar gubernur baru di Iran.[Twitter]

Zeinolabedin Khorram ditampar saat menyampaikan pidato pertama kali di Masjid Imam Khomeini.

Suara.com - Seorang gubernur yang baru diangkat ditampar oleh pria tak dikenal saat menyampaikan pidato pertamanya di atas pandunggung.

Menyadur CNN News Senin (25/10/2021), Zeinolabedin Khorram ditampar saat menyampaikan pidato setelah diangkat sebagai gubernur baru provinsi Azerbaijan Timur.

Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (23/10/2021) ketika Korram sedang berpidato di Masjid Imam Khomeini kota Tabriz.

Sebuah video yang diposting oleh Fars News Agency, media semi-resmi Iran, menunjukkan seorang pria dengan tenang berjalan ke arah Khorram.

Baca Juga: Risma Sempat 'Ngilang' Setelah Tanpa Sengaja Ketemu Ganjar Pranowo di Makam Bung Karno

Tiba-tiba pria yang belum diketahui identitasnya tersebut langsung menampar tepat di bagian wajah Khorram.

Penjaga keamanan kemudian terlihat berlari ke arah pelaku dan langsung menariknya turun dari panggung.

Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Iran, perwakilan dari kantor Ayatollah Khamenei dan pejabat negara lainnya.

Kantor berita semi-resmi Tasnim mengidentifikasi pelaku sebagai Ayoub Alizadeh, anggota angkatan bersenjata Iran.

Dalam sebuah wawancara dengan televisi pemerintah IRIB, gubernur provinsi mengatakan dia tidak mengenal pelaku secara pribadi.

Baca Juga: Lantik Alfedri Jadi Ketua PAN Riau, Zulkifli Hasan Singgung Syamsuar

Motif insiden tersebut hingga kini belum diketahui. Menurut Khorram, pelaku mengatakan kepada polisi setelah dia ditangkap bahwa dia menamparnya karena soal vaksin Covid-19. Laporan lain mengatakan serangan itu tidak politis.

Ali Alizadeh, perwakilan dari Maragheh, sebuah kota di provinsi Azerbaijan Timur, mengatakan insiden tersebut tidak ada hubungannya dengan penunjukan gubernur.

Komentar