Bangsa Viking Lebih Dulu Temukan Amerika, 471 Tahun Sebelum Columbus

Siswanto, BBC

Senin, 25 Oktober 2021 | 16:22 WIB
Bangsa Viking Lebih Dulu Temukan Amerika, 471 Tahun Sebelum Columbus
BBC

Suara.com - Bangsa Viking yang mendiami Eropa bagian utara telah bermukim di Amerika Utara tepat 1.000 tahun lalu, 400 tahun lebih sebelum Christopher Columbus tiba di benua Amerika, menurut sebuah penelitian.

Para peneliti mengatakan teknik penanggalan dengan menganalisis lingkaran pohon telah memberikan bukti bahwa bangsa Viking telah menduduki sebuah situs di Newfoundland, Kanada, pada 1021.

Para ilmuwan meyakini permukiman itu dibuat bangsa Viking 471 tahun sebelum pelayaran pertama Christopher Columbus.

Sebelumnya, penjelajah dan pedagang asal Genoa, Italia itu dianggap sebagai penemu benua Amerika setelah ia berlayar mengarungi Samudra Atlantik.

Namun, sejumlah pihak meragukannya sebagai penemu "dunia baru" tersebut, sebab sudah lama diketahui bahwa orang Eropa mencapai Amerika sebelum kedatangan Columbus di Karibia pada tahun 1492.

Baca juga:

Hasil penelitian yang dirilis di jurnal Nature ini mengungkap untuk pertama kalinya para peneliti memperkirakan waktu akurat kapan bangsa Eropa menjejakkan kaki di Amerika untuk pertama kalinya.

Para peneliti mengatakan telah menganalisis lingkaran pohon dari tiga potong kayu yang digunakan di permukiman Viking, yang juga dikenal dengan bangsa Norse, di L'Anse aux Meadows, Kanada.

Teknik penanggalan menggunakan badai matahari lama sebagai titik referensi digunakan pada tiga potong kayu rumah tersebut dan semuanya menunjuk tahun yang sama.

baca juga

Oleh sebab itu, para peneliti menyematkan "tahun penebangan pohon yang tepat" adalah tahun 1021, atau 471 tahun sebelum Columbus tiba.

Badai matahari - ledakan besar radiasi dari Matahari yang menghantam Bumi - diketahui terjadi pada tahun 992 M, kata para ilmuwan. Hal ini memungkinkan mereka untuk menentukan tanggal yang lebih akurat dari perkiraan sebelumnya yang menyebut permukiman itu telah ada sejak sekitar tahun 1000.

"Asosiasi potongan-potongan [kayu] ini dengan bangsa Norse didasarkan pada penelitian terperinci yang sebelumnya dilakukan oleh Parks Canada," kata studi tersebut, seraya menambahkan bahwa ada bukti jelas bahwa sampel kayu telah dimodifikasi dengan peralatan logam.

Ia menambahkan bahwa permukiman L'Anse aux Meadows adalah basis permukiman di sejumlah lokasi lain, termasuk daerah yang terletak lebih jauh ke selatan.

Para penulis penelitian mengatakan penemuan tersebut merupakan titik definitif untuk penelitian masa depan tentang konsekuensi awal dari aktivitas transatlantik, termasuk tentang transfer pengetahuan dan potensi pertukaran informasi genetik dan patologi.

Dr Colleen Batey, seorang pakar Viking dari Institute for Northern Studies di Skotlandia, mengatakan penelitian ini tidak menafikan kemungkinan bangsa Viking tidak berada di daerah itu sebelum 1000 M.

"Ini menunjukkan bahwa permukiman berumur pendek itu aktif sekitar tahun 1021 ketika kayu sedang dikerjakan di lokasi, mungkin terkait dengan perbaikan bangunan atau kapal," katanya.

"Sebagai seorang arkeolog, saya mungkin menafsirkan ini sebagai salah satu tahap aktivitas pendudukan, tidak harus yang pertama atau bahkan yang terakhir."

L'Anse aux Meadows, situs warisan dunia UNESCO yang berlokasi di ujung paling utara pulau Newfoundland, adalah situs pertama dan satu-satunya yang diketahui didirikan oleh Viking di Amerika Utara dan menjadi bukti awal permukiman Eropa di Dunia Baru.

Penanggalan radiokarbon adalah teknik yang mengukur konsentrasi residu isotop radioaktif karbon (karbon-14) yang ada dalam suatu objek.

Karbon-14 meluruh dari waktu ke waktu dan kita bisa mengetahui usia suatu sampel dengan mengukur berapa banyak yang tersisa dari karbon itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Bangsa Viking Menghentikan Ekspedisi ke Amerika?

Mengapa Bangsa Viking Menghentikan Ekspedisi ke Amerika?

Tekno | Kamis, 23 Januari 2025 | 12:40 WIB

Sejarah di Balik Helm Bertanduk Viking: Bukan dari Medan Perang, Tapi Panggung Opera

Sejarah di Balik Helm Bertanduk Viking: Bukan dari Medan Perang, Tapi Panggung Opera

Tekno | Rabu, 15 Januari 2025 | 16:45 WIB

Apakah Bangsa Viking Benar-benar Kejam?

Apakah Bangsa Viking Benar-benar Kejam?

Tekno | Minggu, 01 Desember 2024 | 14:17 WIB

Merah Membara Para Viking di Festival Up Helly Aa

Merah Membara Para Viking di Festival Up Helly Aa

Foto | Minggu, 04 Februari 2024 | 13:10 WIB

Terkini

Bisa jadi Bencana! Hashim Ingatkan Utang Luar Negeri RI Bisa Bengkak Jika Rupiah Rp21.000

Bisa jadi Bencana! Hashim Ingatkan Utang Luar Negeri RI Bisa Bengkak Jika Rupiah Rp21.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:25 WIB

DPR Mandul Awasi Pemerintah, Pakar Peringatkan Ledakan Aksi Massa

DPR Mandul Awasi Pemerintah, Pakar Peringatkan Ledakan Aksi Massa

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:24 WIB

PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi

PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:22 WIB

Absen Dua Pertandingan Gladbach, Ada Apa dengan Kevin Diks?

Absen Dua Pertandingan Gladbach, Ada Apa dengan Kevin Diks?

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan

Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Terungkap di Sidang Silmy Karim: Kode RAMA untuk Jatah Menteri Rp40 Juta per Minggu!

Terungkap di Sidang Silmy Karim: Kode RAMA untuk Jatah Menteri Rp40 Juta per Minggu!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Bebas Jerawat! 4 Serum Eksfoliasi Fragrance Free Pori Bersih Tanpa Iritasi

Bebas Jerawat! 4 Serum Eksfoliasi Fragrance Free Pori Bersih Tanpa Iritasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:15 WIB

China Negara Super Power: Real Madrid Dibuat Mohon Ampun Gegara Ulah Mbappe

China Negara Super Power: Real Madrid Dibuat Mohon Ampun Gegara Ulah Mbappe

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:12 WIB

Pemulihan Pascabencana Tunjukkan Progres Signifikan, Menko PMK Apresiasi Satgas PRR

Pemulihan Pascabencana Tunjukkan Progres Signifikan, Menko PMK Apresiasi Satgas PRR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Sempat Menginap, Polda Metro Akhirnya Pulangkan 19 Peserta Aksi Demonstrasi 28 Oktober

Sempat Menginap, Polda Metro Akhirnya Pulangkan 19 Peserta Aksi Demonstrasi 28 Oktober

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:10 WIB

×