Dilempari Batu Bata oleh Sekelompok Monyet, Pria India Ini Tewas

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 26 Oktober 2021 | 10:38 WIB
Dilempari Batu Bata oleh Sekelompok Monyet, Pria India Ini Tewas
Ilustrasi monyet. (Pixabay/seth0s)

Suara.com - Seorang pria di India tewas setelah dilempari batu batu dari atas gedung oleh sekelompok monyet dari atas gedung.

Menyadur The Indian Express Selasa (26/10/2021), Mohammad Kurbaan tewas dilempari batu oleh sekawanan monyet saat selesai berbelanja bahan untuk membuat tas.

Insiden itu terjadi pada 5 Oktober di daerah Nabi Karim, Delhi Tengah. Ketika keluar toko, tiba-tiba pria 30 tahun tersebut dilempar batu bata.

Dia mengalami cedera parah bahkan hingga pingsan dan sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal.

Vice sebelumnya melaporkan bahwa lebih dari 50 juta monyet hidup di India, dan mereka cukup agresif.

Sejak 2015, setidaknya 13 orang di India tewas akibat ulah monyet, dan lebih dari 1.000 kasus gigitan dilaporkan setiap hari.

Pada bulan September, seorang supir bernama Jagadish diserang oleh monyet Bonnet Macaque di dekat kota Chikmagalur di India.

Petugas akhirnya menahan dan memindahkan monyet itu, namun primata tersebut berhasil menemukan jalan kembali ke kota tersebut.

Meskipun konflik monyet-manusia sekarang menjadi kejadian biasa di seluruh India, seorang ahli mengatakan bahwa tidak selalu seperti ini.

Dr Iqbal Malik, ahli primata di India, mengatakan kepada Vice bahwa konflik monyet-manusia di negara tersebut dapat ditelusuri kembali ke tahun 80-an.

"Sebelumnya, manusia dan primata hidup berdampingan secara damai tanpa konflik seperti itu," katanya.

Dr Iqbal Malik menambahkan konflik tersebut terjadi karena faktor kurangnya kontrol populasi manusia dan monyet, dan menipisnya kawasan hutan yang bisa menjadi habitatnya.

Tak lama setelah kematian Kurbaan, polisi langsung meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut.

Pihak berwenang dengan cepat menemukan bahwa monyet itu melemparkan batu bata dari rumah seseorang.

India Today melaporkan jika pemilik rumah diidentifikasi sebagai Omprakash Mishra.

Mishra dilaporkan mengatakan kepada polisi bahwa dia meletakkan dua batu bata di atas tangki air agar tidak dibuka oleh monyet.

Batu bata tersebut diambil oleh sekawanan monyet dan melemparkannya ke arah Kurbaan hingga menyebabkan luka parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Pandemi, Ide Unik Bisnis Kuliner di India Bermunculan

Gara-gara Pandemi, Ide Unik Bisnis Kuliner di India Bermunculan

Video | Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:00 WIB

Ulang Tahun Dirayakan Google Doodle, Siapa Ellya Khadam Sebenarnya?

Ulang Tahun Dirayakan Google Doodle, Siapa Ellya Khadam Sebenarnya?

Your Say | Minggu, 24 Oktober 2021 | 06:58 WIB

Lirik Lagu Boneka India Ellya Khadam, Tampil Jadi Google Doodle

Lirik Lagu Boneka India Ellya Khadam, Tampil Jadi Google Doodle

Entertainment | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 22:24 WIB

Terkini

Gara-Gara Bunyi Desis di Gardu PLN, 45 Kelurahan Jakarta Terancam Krisis Air Akhir Pekan Ini

Gara-Gara Bunyi Desis di Gardu PLN, 45 Kelurahan Jakarta Terancam Krisis Air Akhir Pekan Ini

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:21 WIB

Kenapa Perdamaian Perang AS - Iran Maju Mundur?

Kenapa Perdamaian Perang AS - Iran Maju Mundur?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:12 WIB

Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu

Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:02 WIB

Usai Dadan Terasangka, Prabowo Ultimatum Mitra Makan Bergizi Gratis: Yang Brengsek Segera Tobat!

Usai Dadan Terasangka, Prabowo Ultimatum Mitra Makan Bergizi Gratis: Yang Brengsek Segera Tobat!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:58 WIB

Rudal Iran Hantam Bandara Kuwait, Teheran Klaim Eror Sistem Patriot AS

Rudal Iran Hantam Bandara Kuwait, Teheran Klaim Eror Sistem Patriot AS

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:49 WIB

Kejati Jakarta Tetapkan Ko Xiong Tersangka Korupsi Kredit Rp600 Miliar di KoinWorks

Kejati Jakarta Tetapkan Ko Xiong Tersangka Korupsi Kredit Rp600 Miliar di KoinWorks

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:48 WIB

Bom Waktu di Bawah Aspal Jakarta: Mengapa Jalan Amblas Bisa Terjadi Lagi?

Bom Waktu di Bawah Aspal Jakarta: Mengapa Jalan Amblas Bisa Terjadi Lagi?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46 WIB

Limbah Filter Rokok Picu Polusi Mikroplastik Global, Lebih Berbahaya?

Limbah Filter Rokok Picu Polusi Mikroplastik Global, Lebih Berbahaya?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:34 WIB

Kasus Pengurusan Izin Tinggal WNA, KPK Ungkap Alur Perintah dan Aliran Uang ke Silmy Karim

Kasus Pengurusan Izin Tinggal WNA, KPK Ungkap Alur Perintah dan Aliran Uang ke Silmy Karim

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:33 WIB

Sony Sanjaya Ucapkan Selamat ke Kepala BGN Baru, Singgung Hadiah Indah Usai Jadi Tersangka Korupsi

Sony Sanjaya Ucapkan Selamat ke Kepala BGN Baru, Singgung Hadiah Indah Usai Jadi Tersangka Korupsi

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:26 WIB