Pemerintah Cina Segera Vaksinasi Anak-anak Usia 3-11 Tahun

Siswanto, Deutsche Welle

Selasa, 26 Oktober 2021 | 12:42 WIB
Pemerintah Cina Segera Vaksinasi Anak-anak Usia 3-11 Tahun
DW

Suara.com - Anak-anak di atas 3 tahun di Cina akan mulai menerima vaksin COVID-19, ketika 76% populasi telah divaksinasi sepenuhnya. Hingga saat ini pihak berwenang di Beijing mempertahankan kebijakan tanpa toleransi terhadap wabah.

Setidaknya lima provinsi di Cina mengeluarkan pemberitahuan bahwa anak-anak berusia 3-11 tahun akan dapat divaksinasi.

Perluasan kampanye vaksinasi dikeluarkan saat Gansu, provinsi barat laut Cina yang sangat bergantung pada pariwisata, menutup semua lokasi wisata pada Senin (25/10) setelah menemukan kasus COVID-19 baru.

Penduduk di beberapa bagian Mongolia Dalam juga telah diperintahkan untuk tidak keluar rumah. Komisi Kesehatan Nasional melaporkan 35 kasus baru penularan lokal telah terdeteksi selama 24 jam terakhir, empat di antaranya terdapat di Gansu dan 19 kasus lainnya ditemukan di wilayah Mongolia Dalam, sementara sisanya tersebar di sejumlah daerah.

Secara khusus, pemerintah Cina khawatir akan penyebaran varian Delta yang lebih menular menjelang Olimpiade Beijing pada Februari 2022.

Penonton luar negeri telah dilarang menyaksikan langsung Olimpiade dan para peserta juga diharuskan tetap berada dalam gelembung yang memisahkan mereka dari orang-orang di luar.

Provinsi Hubei, Fujian, dan Hainan mengeluarkan pemberitahuan mengenai persyaratan vaksinasi baru.

Sementara masing-masing kota di provinsi Zhejiang dan Hunan juga telah mengeluarkan pengumuman serupa.

Kekhawatiran orang tua terhadap vaksinasi anak

Pemerintah pusat di Beijing pada Juni lalu telah menyetujui dua vaksin yakni Sinopharm dari Institut Produk Biologi Beijing dan Sinovac untuk anak-anak usia 3-17 tahun.

Tetapi nyatanya hingga saat ini hanya memvaksinasi mereka yang berusia 12 tahun ke atas. Kemudian pada Agustus, regulator menyetujui penggunaan vaksin Sinopharm dari Institut Produk Biologi Wuhan.

Namun, tidak semua orang tua yakin terhadap vaksin untuk anak-anak. Wang Lu, di selatan kota Fuzhou provinsi Fujian, mengatakan dia tidak terlalu terburu-buru untuk memvaksinasi putranya yang berusia 3 tahun.

"Saya tidak begitu jelas tentang profil keamanan vaksin, jadi saya tidak benar-benar ingin dia divaksinasi, paling tidak, saya tidak ingin menjadi yang pertama," kata Wang.

Sementara orang tua lainnya mengatakan mereka tidak khawatir, mengingat banyak orang yang sudah mendapatkan suntikan.

Wu Cong, seorang ibu dari anak berusia 7 tahun, mengatakan sekolah putrinya di Shanghai belum memberi tahu mereka tentang vaksinasi apa pun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB