CEK FAKTA: Pakar AS Sebut Pinjol Ramai Peminat di Negara yang Hobi Ngutang, Benarkah?

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 27 Oktober 2021 | 11:37 WIB
CEK FAKTA: Pakar AS Sebut Pinjol Ramai Peminat di Negara yang Hobi Ngutang, Benarkah?
CEK FAKTA Pakar AS Sebut Pinjol Ramai Peminat di Negara yang Hobi Ngutang. (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar narasi pakar keuangan Amerika Serikat (AS) mengatakan pinjaman online atau pinjol ramai peminat di negara yang suka mengutang.

Narasi ini beredar luas di Facebook dalam bentuk tangkapan layar sebuah artikel. Artikel itu membahas mengenai pakar keuangan AS yang mengatakan pinjol marak terjadi di negara yang pemimpinnya suka mengutang.

Selain itu, artikel tersebut dilengkapi foto seorang wanita berkebangsaan asing. Judul artikel adalah “Pakar Keuangan Amerika Menyebut Pinjaman Online Ramai Peminat di Negara-Negara yang Pemimpinnya Suka Ngutang”.

Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:

Pakar Keuangan Amerika Menyebut Pinjaman Online Ramai Peminat di Negara-Negara yang Pemimpinnya Suka Ngutang

CEK FAKTA Pakar AS Sebut Pinjol Ramai Peminat di Negara yang Hobi Ngutang. (Turnbackhoax.id)
CEK FAKTA Pakar AS Sebut Pinjol Ramai Peminat di Negara yang Hobi Ngutang. (Turnbackhoax.id)

Lantas benarkah klaim tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, narasi pakar keuangan AS mengatakan pinjol ramai peminat di negara yang pemimpinnya suka mengutang tidak benar.

Faktanya, tangkapan layar tersebut diketahui ternyata itu merupakan hasil editan. Hal ini terungkap melalui pencarian gambar dari Google, di mana tidak ditemukan artikel yang berjudul demikian.

baca juga

Ketika menelusuri menggunakan gambar di dalam unggahan, maka akan ditemukan artikel dengan foto wanita yang mirip. Artikel tersebut diunggah oleh laman www.georgeschool.org.

Di dalam artikel aslinya, wanita di dalam gambar adalah Lael Brainard’79. Ia merupakan seorang ekonom sekaligus anggota Dewan Gubernur Federal Reserve.

Artikel ini membahas tentang peran Lael dalam mengupayakan Program Pinjaman Jalan Utama Federal Reserve, yaitu Program Pinjaman Jalan Utama Federal.

Program ini merupakan pinjaman hingga $600 miliar kepada perusahaan kecil dan menengah yang dirugikan oleh pandemi COVID-19, khususnya bagi yang terlalu besar untuk memenuhi syarat di bawah Program Perlindungan Gaji.

KESIMPULAN

Dari penjelasan di atas, maka narasi pakar keuangan AS mengatakan pinjol ramai peminat di negara yang pemimpinnya suka mengutang adalah hoaks.

Narasi tersebut masuk ke dalam kategori manipulated content atau konten yang dimanipulasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Sebut Pinjol Ilegal Bikin Sengsara Rakyat

Sri Mulyani Sebut Pinjol Ilegal Bikin Sengsara Rakyat

Bisnis | Rabu, 27 Oktober 2021 | 10:58 WIB

Ngeri! Warga Pangandaran Dapat Ancaman Santet dari Sosok Ini

Ngeri! Warga Pangandaran Dapat Ancaman Santet dari Sosok Ini

Jabar | Rabu, 27 Oktober 2021 | 11:00 WIB

Profil Ustadz Abdul Somad: Tenar Dicalonkan Jadi Presiden Hingga Kontroversi LGBT

Profil Ustadz Abdul Somad: Tenar Dicalonkan Jadi Presiden Hingga Kontroversi LGBT

Jatim | Rabu, 27 Oktober 2021 | 09:47 WIB

1 Miliar Orang yang Merokok Rata-rata Tinggal di Negara Miskin

1 Miliar Orang yang Merokok Rata-rata Tinggal di Negara Miskin

Bisnis | Rabu, 27 Oktober 2021 | 07:15 WIB

Top 5 SuaraJakarta: Anies Digugat hingga Sanksi Tilang Kendaraan Tak Lulus Uji Emisi

Top 5 SuaraJakarta: Anies Digugat hingga Sanksi Tilang Kendaraan Tak Lulus Uji Emisi

Jakarta | Rabu, 27 Oktober 2021 | 08:05 WIB

Fokus Hubungan ASEAN-AS, Ini Tiga Harapan Jokowi

Fokus Hubungan ASEAN-AS, Ini Tiga Harapan Jokowi

News | Rabu, 27 Oktober 2021 | 03:00 WIB

Terkini

Ekonom Ungkap Baik Buruk harga Pertalite Naik

Ekonom Ungkap Baik Buruk harga Pertalite Naik

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:25 WIB

15.722 Gempa Susulan Terjadi Usai Flores Diguncang M7,7, BMKG Ungkap Kondisi Terkini

15.722 Gempa Susulan Terjadi Usai Flores Diguncang M7,7, BMKG Ungkap Kondisi Terkini

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:23 WIB

Jadi Takut Makan karena Tayangan di Media Sosial? Waspadai Konten Kesehatan yang Menakut-nakuti

Jadi Takut Makan karena Tayangan di Media Sosial? Waspadai Konten Kesehatan yang Menakut-nakuti

Health | Selasa, 15 September 2026 | 17:20 WIB

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:18 WIB

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:17 WIB

Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau

Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:13 WIB

IHSG Makin Anjlok Setelah Purbaya Dicopot dari Menkeu, Betah di Level 6.400

IHSG Makin Anjlok Setelah Purbaya Dicopot dari Menkeu, Betah di Level 6.400

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:09 WIB

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

×