Bentrokan Semakin Menjadi-jadi, PBB dan AS Kecam Pemerintah Militer Baru Sudan

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 29 Oktober 2021 | 15:09 WIB
Bentrokan Semakin Menjadi-jadi, PBB dan AS Kecam Pemerintah Militer Baru Sudan
Aksi unjuk rasa menentang kudeta militer di Sudan.[Anadolu Agency]

Suara.com - Pasukan keamanan bentrok dengan demonstran yang marah atas kudeta militer yang menggagalkan transisi menuju demokrasi. Bentrokan tersebut memicu kecaman internasional, dengan PBB dan Amerika Serikat meningkatkan tekanan pada pemerintah militer baru Sudan.

Mengutip Aljazeera, Jumat (29/10/2021), petugas medis mengabarkan setidaknya satu demonstran tewas pada Kamis (28/10/2021), hari keempat konfrontasi antara tentara dan pengunjuk rasa anti-kudeta di ibu kota Sudan, Khartoum.

Dewan Keamanan PBB sebelumnya telah meminta militer untuk memulihkan pemerintah yang dipimpin sipil yang mereka gulingkan pada Senin (25/10/2021).

Dewan Keamanan PBB telah menyatakan keprihatinan serius tentang perebutan kekuasaan tentara di negara Afrika Timur Laut yang dilanda kemiskinan dan mendesak semua pihak untuk terlibat dalam dialog tanpa prasyarat.

Setelah adanya pernyataan Dewan Keamanan PBB tersebut, Presiden AS Joe Biden mengatakan negaranya mendukung para demonstran.

"Bersama-sama, pesan kami kepada otoritas militer Sudan luar biasa dan jelas, rakyat Sudan harus diizinkan untuk memprotes secara damai dan pemerintah transisi yang dipimpin sipil harus dipulihkan," kata Biden dalam sebuah pernyataan.

“Peristiwa beberapa hari terakhir adalah kemunduran besar, tetapi Amerika Serikat akan terus berdiri bersama rakyat Sudan dan perjuangan tanpa kekerasan mereka.”

Selama pemimpin sipil Sudan, Perdana Menteri Abdalla Hamdok, berada di bawah rumah tahanan, ibu kota telah diguncang oleh hari-hari kerusuhan dan bersiap untuk demonstrasi besar pada Sabtu besok.

Jalan-jalan telah diblokir oleh barikade batu. Puing-puing dan ban mobil yang terbakar menciptakan asap hitam yang mengepul ke langit. Sebagian besar toko juga telah ditutup dalam kampanye pembangkangan sipil.

"Kami tidak menginginkan kekuatan militer, kami menginginkan kehidupan demokrasi yang bebas di negara ini," kata seorang pengunjuk rasa, yang meminta tidak disebutkan namanya, kepada kantor berita AFP.

Wartawan AFP melaporkan bentrokan jalanan pada Kamis (28/10/2021) mengguncang distrik Burri di Khartoum timur yang bergolak dan pinggiran Khartoum Utara.

Kematian terbaru membuat jumlah pengunjuk rasa yang tewas sejak kudeta Senin lalu bertambah setidaknya menjadi delapan orang. Sekitar 170 orang terluka dalam demonstrasi tersebut.

Gas air mata dan peluru berlapis karet ditembakkan ke arah para demonstran pada Kamis kemarin dan para saksi melaporkan beberapa cedera. (Jacinta Aura Maharani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Mantap Beri Dukungan ke Taiwan untuk Bertahan Hidup jika Diserang China

AS Mantap Beri Dukungan ke Taiwan untuk Bertahan Hidup jika Diserang China

News | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 14:45 WIB

Dianggap Bawa Pesan Kekerasan, Sekolah di AS Ini Larang Siswanya Pakai Kostum Squid Game

Dianggap Bawa Pesan Kekerasan, Sekolah di AS Ini Larang Siswanya Pakai Kostum Squid Game

News | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 11:49 WIB

Cerita Kehidupan Heather Lois Mack Selama 7 Tahun Lebih Dipenjara di Bali

Cerita Kehidupan Heather Lois Mack Selama 7 Tahun Lebih Dipenjara di Bali

Bali | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 09:54 WIB

Setelah 7 Tahun Lebih Dipenjara di Bali, Heather Lois Mack Kini Bebas

Setelah 7 Tahun Lebih Dipenjara di Bali, Heather Lois Mack Kini Bebas

Bali | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 09:17 WIB

Terkini

Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal

Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 23:03 WIB

Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN

Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN

Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:36 WIB

Dadan Hindayana Dicopot, Istana Jamin MBG Tetap Berjalan Normal

Dadan Hindayana Dicopot, Istana Jamin MBG Tetap Berjalan Normal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:27 WIB

Dasco Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN: Dia Teruji di Lapangan

Dasco Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN: Dia Teruji di Lapangan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:24 WIB

Alasan Prabowo Copot Pimpinan BGN: dari SOP hingga Kualitas Makanan

Alasan Prabowo Copot Pimpinan BGN: dari SOP hingga Kualitas Makanan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:11 WIB

Kepala BGN Diganti, Dasco: DPR Apresiasi Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat

Kepala BGN Diganti, Dasco: DPR Apresiasi Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:06 WIB

Profil Wakil Kepala BGN Baru Agustina Arumsari

Profil Wakil Kepala BGN Baru Agustina Arumsari

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Copot Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Anggota Komisi IX DPR: Pergantian Yang Wajar

Pemerintah Copot Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Anggota Komisi IX DPR: Pergantian Yang Wajar

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 21:43 WIB

Bukan Cuma Dadan Hindayana, Prabowo Juga Copot Dua Wakil Kepala BGN

Bukan Cuma Dadan Hindayana, Prabowo Juga Copot Dua Wakil Kepala BGN

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 21:36 WIB