Array

Rekomendasi Pemberian Vaksin COVID-19 untuk Anak-anak

Rifan Aditya Suara.Com
Kamis, 04 November 2021 | 15:13 WIB
Rekomendasi Pemberian Vaksin COVID-19 untuk Anak-anak
Rekomendasi Pemberian Vaksin COVID-19 untuk Anak-anak - Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan izin vaksin COVID-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun. Kabar tersebut jadi 'angin segar' untuk masyarakat Indonesia. Hal ini mengingat 1 dari 8 pasien yang positif COVID-19 merupakan anak-anak

Bahkan data dari Komnas Perlindungan Anak Indonesia mencatat, sepanjang tahun 2020 menyebutkan bahwa sebanyak 350 ribu anak di Indonesia positif COVID-19. Selain itu, anak-anak juga memiliki potensi menularkan virus COVID-19 ke orang lain sehingga vaksinasi diharapkan dapat mencegah atau meminimalisir hal penularan tersebut. Melansir dari berbagai sumber, berikut ini sejumlah informasi penting mengenai vaksin COVID-19 untuk anak-anak.

Pelaksanaan Pemberian Vaksin COVID-19 ke Anak Usia 6-11 Tahun:

  1. Vaksin Coronavac diberikan secara intramuskular (disuntikkan) dengan dosis 0,5 ml sebanyak dua kali. Dosis ini sama dengan orang dewasa.
  2. Vaksin Coronavac disuntikkan dua kali dengan jarak antara dosis pertama dengan dosis kedua adalah 28 hari.
  3. Sebelum dan sesudah vaksin semua anak harus memakai masker, menjaga jarak, dan tidak berkerumun.
    M4. melakukan imunisasi kejar dan rutin untuk mencegah kejadian luar biasa penyakit infeksi lainnya yang telah tersedia imunisasinya.

Selain itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia juga memberikan saran bahwa anak-anak dengan kondisi tertentu tidak boleh diberikan vaksin. Berikut rekomendasinya:

  • Defisiensi imun primer, penyakit autoimun tidak terkontrol
  • Mengalami penyakit Sindrom Guillain Barre, mielitis transversa, acute demyelinating, dan encephalomyelitis
  • Anak menderita kanker yang sedang menjalani kemoterapi/radioterapi
  • Sedang mendapatkan pengobatan imunosupresan/sitostatika berat.
  • Sedang demam 37,5 derajat Celcius atau lebih
  • Sembuh dari Covid-19 kurang dari 3 bulan
  • Pascaimunisasi lain kurang dari 1 bulan
  • Hamil
  • Hipertensi tidak terkendali
  • Diabetes tidak terkendali
  • Penyakit kronik yang tidak terkendali.
  • Kapan Dimulai?

Menurut rapat terbatas yang dilakukan oleh para menteri pada Senin (01/11/2021) vaksin COVID-19 untuk anak-anak akan dilaksanakan setelah vaksinasi untuk lansia dimulai. Lebih lanjut, vaksinasi anak akan dimulai dari daerah yang cakupan vaksinasi lansiannya tinggi.

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI