Respons Sikap Jokowi di KTT COP26, Seruni: Promosi Palsu, Rakyat Tuntut Keadilan Iklim

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Kamis, 04 November 2021 | 20:57 WIB
Respons Sikap Jokowi di KTT COP26, Seruni: Promosi Palsu, Rakyat Tuntut Keadilan Iklim
Ketua Serikat Perempuan Indonesia (Seruni), Helda Khasmy. (Foto dok. Seruni X ILPS Indonesia)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-26 (COP 26 UNFCCC) di Glasgow, Skotlandia, United Kingdom. Jokowi dan rombongan sudah mendarat di Bandara Internasional Glasgow Prestwick di Glasgow, Skotlandia, pada Minggu (31/10/2021), sekitar pukul 21.40 waktu setempat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Serikat Perempuan Indonesia (Seruni), Helda Khasmy juga turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam siaran pers yang dikirimkan kepada Suara.com, Kamis (4/11/2021), Helda menyebutkan jika "Setelah melaporkan apa yang sudah dicapai selama pemerintahannya, Presiden Joko Widodo dengan tidak tahu malu mempertanyakan 'janji' negera industri kapitalis."

Janji negara industri kapitalis yang dimaksud Helda adalah negara maju untuk memberikan dana dan transfer teknologi kepada Indonesia untuk mengurangi pemanasan global. Kemudian, menangani dampak dan mencegah perubahan iklim yang lebih buruk.

"Padahal sejak zaman Suharto istilah 'transfer teknologi' hampir setiap hari kita dengar tetapi tidak pernah terjadi," papar Helda.

Helda yang juga merupakan Ketua International League of People’s Struggle (ILPS) Indonesia menyampaikan, rezim Orba Suharto memang begitu banyak membikin kompleks industrial, namun, tidak ada juga transfer teknologi.

"Sekarang kata yang sama tetap menjadi 'jimat' penguasa Indonesia sebagai alasan pembenar utang luar negeri dan investasi asing," tegas Helda.

Helda menyampaikan, perubahan iklim ancaman yang begitu nyata bagi dunia, khususnya bagi rakyat yang bergantung sepenunya pada alam dan mengandalkan sistem pertanian tradisional.

Dalam pandangan Seruni, hal itu jelas merupakan penindasan dan penghisapan kaum imperialis dengan instrumen negara dan korporasinya, dengan bantuan kaki tangannya di Indonesia adalah penyebabnya.

baca juga

Perubahan iklim, kata Helda, adalah tanggung jawab para penindas dan penghisap -- imperialis dan kaki tangannya. Dalam konteks ini, Helda menyebut jika Indonesia mengalami krisis kronis dalam hubungan luar negeri karena statusnya sebagai "Setengah Feodal dan Setengah Jajahan" -- meskipun tidak diakui oleh pemerintah Presiden Jokowi.

Pada kesempatan itu, Helda menyampaikan jika Jokowi mempromosikan program perhutanan sosial sebagai pembangunan berkelanjutan yang memadukan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Indonesia dan Inggris, dalam hal ini, menandatangani kesepakatan kerjasama termasuk dukungan untuk Perhutanan Sosial sebagai tujuan utama Forest, Agriculture, and Commodity Trade (FACT) Dialogue sekaligus solusi bagi iklim global.

Dalam pandangan Seruni, Program Perhutanan Sosial sendiri jelas bukan program baru. Program tersebut satu paket kebijakan imperialis agar Indonesia segera bisa mengoperasikan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) yang terus didesakkan imperialis melalui Uni Eropa dan Bank Dunia agar hutan Indonesia
leluasa bagi penanaman investasi dan kepentingan bisnis lainnya.

"Ini adalah solusi palsu bagi rakyat Indonesia dan iklim dunia.," tegas Helda.

Helda menambahkan, kekinian kaum tani dan perempuan hampir kehilangan segalanya karena program berkedok solusi iklim dan pembangunan berkelanjutan oleh imperialis dan kaki tangannya di Indonesia. Dalam hal ini, rakyat menuntut perubahan sistem bukan program yang memperburuk iklim dan kehidupan rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Jokowi Dapat Pujian dari Pangeran Charles karena Selamatkan Alam, Benarkah?

CEK FAKTA: Jokowi Dapat Pujian dari Pangeran Charles karena Selamatkan Alam, Benarkah?

Hits | Kamis, 04 November 2021 | 20:48 WIB

Menko Airlangga Ungkap Pembahasan Pertemuan Jokowi dan Joe Biden, Ini Isinya

Menko Airlangga Ungkap Pembahasan Pertemuan Jokowi dan Joe Biden, Ini Isinya

Bisnis | Kamis, 04 November 2021 | 17:16 WIB

Harta Kekayaan Andika Perkasa Capai Rp179,9 M, Anggota DPR: Tentu Presiden Sudah Tahu

Harta Kekayaan Andika Perkasa Capai Rp179,9 M, Anggota DPR: Tentu Presiden Sudah Tahu

News | Kamis, 04 November 2021 | 14:40 WIB

Dukung Pilihan Jokowi, Jusuf Kalla Sebut Jenderal Andika Kekar dan Berpengalaman

Dukung Pilihan Jokowi, Jusuf Kalla Sebut Jenderal Andika Kekar dan Berpengalaman

Sumbar | Kamis, 04 November 2021 | 13:15 WIB

Menteri Lingkungan Hidup Sempat Viral Dan Trending di Twiiter, Ini Isi Pernyataannya

Menteri Lingkungan Hidup Sempat Viral Dan Trending di Twiiter, Ini Isi Pernyataannya

Bali | Kamis, 04 November 2021 | 12:00 WIB

Terkini

Penjelasan NASA Bumi Tidak Mengelilingi Matahari

Penjelasan NASA Bumi Tidak Mengelilingi Matahari

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:55 WIB

Mendagri Tegaskan Daerah Fiskal Rendah dan Terdampak Bencana Jadi Prioritas TKD

Mendagri Tegaskan Daerah Fiskal Rendah dan Terdampak Bencana Jadi Prioritas TKD

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:42 WIB

2 Tanker BUMN UEA Diserang di Selat Hormuz

2 Tanker BUMN UEA Diserang di Selat Hormuz

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Perbedaan Shio Tikus Elemen Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Begini Karakternya

Perbedaan Shio Tikus Elemen Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Begini Karakternya

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Bangkit Berkat Huntara, Warga Agam Kini Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Lokal

Bangkit Berkat Huntara, Warga Agam Kini Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Lokal

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:36 WIB

SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik

SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:30 WIB

4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel

Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:05 WIB

BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0

BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

×