Kisah Anjing di Turki Bernama Boji, Hobi Naik Angkutan Umum dan Jadi Idola

Siswanto | BBC | Suara.com

Sabtu, 06 November 2021 | 18:35 WIB
Kisah Anjing di Turki Bernama Boji, Hobi Naik Angkutan Umum dan Jadi Idola
BBC

Suara.com - Dalam beberapa hari terakhir para pengguna transportasi umum di Kota Istanbul sering mencari seekor anjing yang belakangan menjadi selebriti.

Binatang itu adalah anjing jalanan bernama Boji. Dia gemar bepergian menggunakan jaringan transportasi umum di kota terbesar di Turki itu.

Boji disebut sebagai anjing berjenis Anatolian Shepherd. Dia naik bus, kereta bawah tanah, trem, dan feri.

Tidak ada yang tahu bagaimana dia belajar menavigasi sistem transportasi umum itu sendirian.

Namun seorang masinis trem yang akrab dengan Boji berkata, sopan santun anjing ini saat naik-turun kendaraan harus menjadi contoh bagi semua penumpang manusia.

Baca juga:

Dia menyukai trem

Boji terus -menerus memenangkan hati penduduk Istanbul. Tapi dia juga membuat banyak orang bertanya-tanya bagaimana dia terbiasa bepergian dengan cara ini.

Aylin Erol, seorang pegawai Metro Istanbul, menyebut bahwa setelah melihat foto-foto Boji tersebar di media sosial, perusahaannya memasang microchip agar dengan tepat dapat melacak pergerakan anjing ini.

Yang mengejutkan, mereka menemukan bahwa Boji melewati setidaknya 29 stasiun metro setiap hari. Jarak yang dia tempuh mencapai hingga 30 kilometer dalam satu hari.

Berada di antara pantai Eropa dan Asia, Istanbul memiliki sistem feri yang kompleks. Jaringan kapal penyeberangan ini merupakan bagian dari perjalanan Boji.

Dia gemar naik feri

Boji bahkan terlihat melakukan perjalanan ke Kepulauan Pangeran di Laut Marmara, di lepas pantai Istanbul.

Popularitas Boji semakin meningkat belakangan ini. Sebuah akun Twitter pun yang dibuat atas namanya.

Akun @boji_ist telah mengumpulkan lebih dari 90 ribu pengikut sejak dibuat September lalu.

"Dia tahu ke mana harus pergi. Dia tahu ke mana harus keluar," kata Aylin Erol.

"Sepertinya dia punya tujuan."

Dia sekarang memiliki microchip

Boji telah divaksin untuk menjaga kesehatannya sekaligus orang di sekitarnya. Microchip yang terhubung ke aplikasi seluler memungkinkan pihak berwenang untuk menindaklanjuti keberadaannya.

Staf transportasi publik memastikan dia makan dan minum secara teratur. Dia juga rutin diperiksa dokter hewan yang bekerja untuk instansi pemerintah.

Sebuah unggahan tanggal 11 Oktober di akun Twitter itu menunjukkan Boji memiliki bobot 42 kilogram. Berat badannya bertambah dalam beberapa waktu terakhir.

Staf transportasi memberinya nama

Menurut data pelacakan, moda transportasi favorit Boji adalah trem. Layaknya makhluk yang namanya berasal dari teknologi kereta api.

Boji adalah kata dalam bahasa Turki untuk "bogie", sebuah struktur dengan roda di bawah gerbong kereta untuk memberikan stabilitas kendaraan lebih selama perjalanan.

Rupanya, begitulah dia mendapatkan namanya. Staf transportasi mulai memanggilnya Boji setelah dia sering terlihat di atas segmen gerbong bogie.

Boji sangat populer

Semenjak menjadi wajah yang familiar di masyarakat, Boji kini disambut banyak penumpang dengan tepukan lembut atau swafoto bersama.

Menurut layanan dokter hewan Kota Metropolitan Istanbul, kota ini adalah rumah bagi lebih dari 300 ribu kucing dan anjing. Meski begitu, beberapa kelompok yakin angka itu tidak menunjukkan fakta yang sesungguhnya.

Binatang jalanan adalah masalah emosional bagi penduduk Istanbul.

Pada tahun 1990-an, otoritas Istanbul memerintahkan sebuah tim untuk memusnahkan kucing dan anjing yang terus bertambah. Namun menyusul kecaman publik, kebijakan itu dibatalkan.

Sekarang petugas dari kotamadya hanya menangkap hewan untuk dikebiri dan divaksinasi. Mereka juga mengobati komplikasi medis yang dialami kucing dan anjing liar.

Telinga mereka ditandai sebagai identifikasi. Mereka lantas dilepaskan kembali ke tempat mereka ditemukan.

Boji adalah penumpang yang berperilaku baik

Boji memiliki reputasi yang baik di Istanbul.

"Anda naik kereta dan, tiba-tiba, Anda melihat Boji," kata Aylin Erol.

"Kamu hanya tersenyum dan menangkap momen itu, sungguh.

"Inilah yang dibangkitkan Boji untuk warga Istanbul. Dia mengingatkan kita bahwa kita masih bisa menikmati Istanbul saat kita sedang terburu-buru," kata Aylin Erol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol

Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:27 WIB

Dubes Arab Saudi Temui Megawati, Minta Peran Aktif untuk Perdamaian Timur Tengah

Dubes Arab Saudi Temui Megawati, Minta Peran Aktif untuk Perdamaian Timur Tengah

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:27 WIB

Usulan BNN Soal Larangan Vape, DPR: Kalau Memang Ada Risetnya, Itu Bagus

Usulan BNN Soal Larangan Vape, DPR: Kalau Memang Ada Risetnya, Itu Bagus

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:25 WIB

Pimpin Revitalisasi Kawasan, Rano Karno Bakal Berkantor di Kota Tua

Pimpin Revitalisasi Kawasan, Rano Karno Bakal Berkantor di Kota Tua

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

TAUD Ungkap Ada 16 Terduga Pelaku Sipil di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

TAUD Ungkap Ada 16 Terduga Pelaku Sipil di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:15 WIB

Sekutu AS Kecam Israel, Desak Gencatan Senjata dengan Iran juga Berlaku di Lebanon

Sekutu AS Kecam Israel, Desak Gencatan Senjata dengan Iran juga Berlaku di Lebanon

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:11 WIB

Pramono Anung Sebut Aduan Warga ke JAKI Tidak Turun Usai Skandal Foto AI, Tapi Tak Boleh Terulang

Pramono Anung Sebut Aduan Warga ke JAKI Tidak Turun Usai Skandal Foto AI, Tapi Tak Boleh Terulang

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:09 WIB

Aktivis: Dasco Sering Hadiri Diskusi Informal Lintas Spektrum Politik Demi Serap Kritik

Aktivis: Dasco Sering Hadiri Diskusi Informal Lintas Spektrum Politik Demi Serap Kritik

News | Kamis, 09 April 2026 | 18:55 WIB

Siswi SMP Kalideres Diduga Jadi Korban Pelecehan saat Pulang Sekolah, Ini Hasil Temuan Polisi

Siswi SMP Kalideres Diduga Jadi Korban Pelecehan saat Pulang Sekolah, Ini Hasil Temuan Polisi

News | Kamis, 09 April 2026 | 18:31 WIB

Hasil Dialog Pandji Pragiwaksono Soal Kasus Mens Rea, Diminta Tobat dan Berakhir Sejuk

Hasil Dialog Pandji Pragiwaksono Soal Kasus Mens Rea, Diminta Tobat dan Berakhir Sejuk

News | Kamis, 09 April 2026 | 18:26 WIB