Relawan GPP Klaim Megawati Pilih Ganjar Ketimbang Puan Sebagai Capres

Erick Tanjung | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Rabu, 10 November 2021 | 17:27 WIB
Relawan GPP Klaim Megawati Pilih Ganjar Ketimbang Puan Sebagai Capres
Relawan Ganjar Pranowo Presiden deklarasi dukungan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 yang digelar di kolong Flyover Rawajati, Kalibata, Jakarta Selatan. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Kelompok relawan Ganjar Pranowo Presiden atau GPP mengkaim Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri bakal mengusung Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024. Sebab, Ganjar merupakan kader PDIP yang ramai diperbincangkan sebagai capres.

Klaim itu disampaikan Ketua Umum GPP Achmad Syaiful saat acara deklarasi di bantaran kali Ciliwung, Rawajati, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2021). Tidak hanya itu, keyakinan GPP disampaikan di tengah wacana PDIP akan mengusung Ketua DPR RI Puan Maharani sebagai calon presiden.

"Kami yakin pada saatnya Ibu Megawati akan memilih Ganjar Pranowo sebagai capres dari PDI Perjuangan. Kami yakin 1.000 persen," kata Syaiful.

Dalam pandangan GPP, lanjut Syaiful, sosok Puan yang merupakan anak kandung Megawati, elektabilitasnya masih jauh di bawah Ganjar Pranowo. Wacana Puan untuk maju sebagai capres pun tidak lepas dari kesempatan yang diberikan langsung oleh ibunya.

"Mungkin saja mbak Puan diberikan kesempatan sama Ibu Mega untuk coba apakah bisa menaikkan elektabilitas. Kalau pun tidak, berarti kan pilihannya hanya Pak Ganjar Pranowo, tapi kan lihat, sekarang mbak Puan masih belum naik naik (elektabilitasnya)," jelasnya.

Deklarasi

Pantauan Suara.com, acara deklarasi dihelat di bantaran Sungai Ciliwung. Tampak pula sebuah spanduk dengan wajah Ganjar serta jargon "Dari bantaran sungai menghantar Ganjar Pranowo ke Istana."

Syaiful mengatakan, jika GPP merupakan organisasi relawan yang terbentuk secara sukarela. Dia mengklaim, orang-orang di dalamnya secara sukarela bergabung atas dasar kegelisahan dalam melihat kondisi hiruk pikuk politik kekinian.

Syaiful mengklaim, saat ini begitu banyak figur yang bermunculan di tengah situasi politik Tanah Air. Tidak sampai situ, dia menyebut bahwa di kota-kota besar, juga sudah penuh sesak dengan baliho-baliho wajah politisi dengan berbagai macam slogan.

Syaiful menyebut, GPP menjadi sebuah wadah bagi orang-orang yang merasa terpanggil untuk ikut kontribusi dalam rangka meramaikan pesta demokrasi. Salah satunya dengan menjagokan Ganjar yang diklaim mewakili masyarakat.

"Sosok yang tepat dan siap untuk memimpin lebih baik lagi tentunya di kemudian hari sesuai harapan rakyat," tutur Syaiful.

Syaiful membeberkan, deklarasi relawan GPP juga sengaja dipilih bertepatan dengan Hari Pahlawan yang jatuh pada hari ini. Deklarasi ini diikuti oleh 200 orang dengan rincian peserta, panitia, dan pengurus DPP GPP.

Lebih lanjut, Syaiful menambahkan jika GPP siap untuk mendorong dan mengawal proses sosok Ganjar Pranowo untuk maju sebagai Calon Presiden pada pilpres 2024 mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deklarasi di Kolong Flyover, Banyak Simpatisan Parpol Ikut Gabung Relawan Ganjar Presiden

Deklarasi di Kolong Flyover, Banyak Simpatisan Parpol Ikut Gabung Relawan Ganjar Presiden

News | Rabu, 10 November 2021 | 16:05 WIB

Puan Disindir Anggota Fraksi PKS, PDIP: Hak Pimpinan Sidang Terima Interupsi atau Tidak

Puan Disindir Anggota Fraksi PKS, PDIP: Hak Pimpinan Sidang Terima Interupsi atau Tidak

News | Senin, 08 November 2021 | 12:02 WIB

PDIP Targetkan Raih Separuh Kursi DPRD Jateng di 2024, Ini Perhitungannya

PDIP Targetkan Raih Separuh Kursi DPRD Jateng di 2024, Ini Perhitungannya

Jawa Tengah | Minggu, 07 November 2021 | 17:19 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB