Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut akan melakukan perombakan kabinet atau reshuffle. Menanggapi isu Reshuffle, Jokowi mengaku belum memikirkan hal tersebut.
"Reshuffle belum terpikir," ujar Jokowi usai menghadiri HUT ke 10 Partai Nasdem di Kampus Bela Negara, Jakarta Selatan, Kamis (11/2021).
Ketika ditanya soal PAN yang akan bergabung di jajarannya, Jokowi kembali menegaskan dirinya belum memikirkan terkait Reshuffle.
"Reshuffle belum terpikir ke arah sana," katanya.
Sebelumnya dikabarkan Jokowi akan melakukan perombakan kabinet.
Bahkan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto disebut masuk dalam jajaran kabinet usai tak lagi menjabat sebagai Panglima TNI.
Untuk diketahui, Ketua Ketua Umum relawan Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer pada September 2021 lalu menyampaikan Presiden Joko Widodo akan melakukan perombakan kabinet atau reshuffle dalam akhir September ini.
Menurutnya, informasi tersebut sudah pihaknya dengar.
"Ya ini kan nggak lama lagi reshuffle nih. Ini kalau nggak akhir bulan ini (September), Oktober," kata Immanuel saat dihubungi Suara.com, Selasa (7/9/2021).
"Iya ada info kita ini A1 lah kita nggak mungkin sebutin," sambungnya.
Menurutnya, perombakan kabinet memang diperlukan Jokowi kekinian. Jika tidak, kata dia, Jokowi sebagai kepala negara akan tersandera oleh para menteri-menterinya
"Karena ini kalau tidak reshuffle presiden akan disandera oleh para brutus-brutus di lingkaran nya karena kita lihat beberapa menteri-menterinya lagi asyik berpesta menikmati kekuasaan. Dan kita sudah ingatkan pesta itu selalu ada akhirnya. Jangan sering berpesta pak menteri," ungkapnya.