Ketahuan dari India, Koki Ini Langsung Ditolak Mentah-mentah saat Lamar Kerja

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 12 November 2021 | 17:34 WIB
Ketahuan dari India, Koki Ini Langsung Ditolak Mentah-mentah saat Lamar Kerja
Ilustrasi koki masak sup ular kobra. (Pexels)

Suara.com - Seorang koki berusia 27 tahun mengungkapkan jika dirinya ditolak kerja di sebuah restoran Jepang karena dirinya berasal dari India.

Menyadur World Of Buzz Jumat (12/11/2021), pria tersebut membagikan kisahnya di Facebook ketika ia mengalami tindakan rasis saat wawancara kerja.

Leo (nama samaran) mengungkapkan kepada World Of Buzz bahwa dia mengetahui ada lowongan kerja di sebuah restoran Jepang terkemuka di Malaysia.

"Sehari sebelumnya (10 November), saya bertemu dengan salah satu koki Jepang dan mengatakan kepadanya bahwa saya sedang mencari pekerjaan dan dia meminta saya untuk datang pukul 10.00 pagi," jelasnya.

"Setelah dia selesai melihat resume saya, dia mengatakan kepada saya bahwa mereka tidak ingin mempekerjakan orang India," ungkap Leo kepada World Of Buzz.

Leo mengungkapkan jika pihak restoran bahkan tidak menyakan keterampilan atau pengalaman kerja yang dimilikinya.

"Satu-satunya hal yang dia katakan adalah: Kami tidak mempekerjakan orang India karena mereka sangat kotor dan sangat berisiko untuk dipekerjakan," jelasnya.

Leo mengatakan kepada koki tersebut bahwa pernyataannya sangat rasis dan kemudian dijawab: "Ya, tetapi tidak setiap orang India."

"Saya bertanya kepadanya, jika tidak setiap orang India seperti itu, mengapa Anda tidak memberi saya kesempatan meskipun memiliki semua keterampilan dan pengalaman ini?" ungkap Leo.

baca juga

"Dia hanya menjawab dengan mengatakan, tidak, tidak, tidak… tidak ada orang India. Sangat kotor. Sangat berisiko, dan kemudian dia mengusirku." sambungnya.

Leo sangat menyayangkan pernyataan yang dikeluarkan oleh koki tersebut yang dinilai sangat rasis dan melukai hati.

"Meskipun memiliki pengalaman bekerja di restoran fine dining, dia [pewawancara] cukup banyak menilai saya karena individu tertentu," kata Leo.

"Perusahaan harus memberi tanggapan pada iklan lowongan pekerjaan mereka bahwa mereka tidak mempekerjakan orang India," katanya.

Leo menambahkan bahwa niatnya bukan untuk mencemarkan nama baik restoran tetapi untuk menjelaskan bahwa rasisme masih ada.

Belum ada tanggapan resmi dari pihak restoran mengenai masalah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga India Rayakan Hari Keagamaan dengan Mandi di Sungai yang Tercemar

Warga India Rayakan Hari Keagamaan dengan Mandi di Sungai yang Tercemar

News | Jum'at, 12 November 2021 | 13:47 WIB

Model Asal India Ini Dilamar Pakai Mahar 200 Unta, Langsung Ditolak

Model Asal India Ini Dilamar Pakai Mahar 200 Unta, Langsung Ditolak

News | Jum'at, 12 November 2021 | 11:44 WIB

Didampingi Prabowo Kunjungi Pindad, PM Malaysia Bakal Kerja Sama Pertahanan

Didampingi Prabowo Kunjungi Pindad, PM Malaysia Bakal Kerja Sama Pertahanan

News | Kamis, 11 November 2021 | 22:57 WIB

Terkini

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:59 WIB

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:30 WIB

×