Memburu Pria yang Dituduh Dalangi Perampokan Terbesar di Inggris

Siswanto, BBC

Sabtu, 13 November 2021 | 10:24 WIB
Memburu Pria yang Dituduh Dalangi Perampokan Terbesar di Inggris
BBC

Suara.com - Aksi perburuan terhadap seorang pria yang dituduh mendalangi salah satu perampokan terbesar dalam sejarah hukum di Inggris tengah berlangsung, demikian terungkap dalam investigasi BBC.

Alfredo Lindley disebut-sebut mendalangi serangkaian perampokan di tiga rumah selebritas pada Desember 2019. Salah satunya rumah anak mantan bos Formula 1, Tamara Ecclestone.

Dari rumah Tamara, Lindley dituding telah menggondol sejumlah benda yang jika ditotal mencapai Rp490 miliar.

Aparat Italia juga menuduh Lindley merampok rumah mantan pesepakbola Arsenal, Patrick Vieira, pada 2008 lalu.

Lindley diyakini tengah berada di Beograd, Serbia.

Baca juga:

Pria warga Peru berusia 40 tahun itu punya riwayat kejahatan di Italia, mulai dari penipuan hingga perampokan menggunakan identitas berbeda-beda sejak 1995menurut dokumen pengadilan yang diperoleh BBC.

Dokumen itu menunjukkan bahwa selama 10 tahun terakhir Lindley telah menggunakan sedikitnya 19 nama alias, termasuk Daniel Vukovic, Ljubomir Romanov, dan Ljubomir Radosavlejic.

Nama-nama alias ini punya kaitan dengan sejumlah kota di Eropa, seperti Beograd, Sarajevo, Milan, dan Zagreb.

baca juga

Lindley memakai nama alias

Laporan terbaru menyebutkan aparat Serbia yang khusus menangani kejahatan terorganisir berhasil menangkap Lindley dengan nama alias Ljubomir Romanov.

Menggunakan nama tersebut, Lindley telah menghadap pengadilan di Beograd pada 27 Agustus lalu. Hal ini membuka peluang tindakan ektradisi ke Inggris.

Akan tetapi, aparat Serbia menolak mengekstradisi Lindley dan dia diyakini masih berada di Beograd.

Di kota tersebut, Lindley tercatat sebagai salah satu pemilik usaha konstruksi. Adapun berdasarkan KTP-nya yang dirilis pemerintah Serbia, dia diketahui beralamat di Obrenovacsalah satu kawasan di Beograd.

Sejumlah anggota reskrim Kepolisian London mengatakan Lindley "dicari untuk diinterogasi terkait serangkaian pencurian dengan nilai rampokan besar pada Desember 2019 di kawasan Kensington dan Chelsea".

Selama 13 hari pada awal Desember 2019, diperkirakan benda-benda senilai 26 juta pound atau sekitar Rp510 miliar diambil dari rumah anak mantan bos Formula 1, Tamara Ecclestone; eks pesepakbola Chelsea, Frank Lampard; dan mendiang pemilik Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha.

Perampokan di kediaman Tamara Ecclestone saja diyakini sebagai perampokan rumah dengan nilai terbesar dalam sejarah hukum Inggris.

Sebagian besar perhiasan dan arloji yang dicuri tidak pernah ditemukan.

Tiga warga Italia: Jugoslav Jovanovic, 24, Alessandro Donati, 44, and Alessandro Maltese, 45, telah diekstradisi dari Italia ke Inggris. Mereka mengaku ikut andil dalam rangkaian perampokan tersebut.

Pengadilan Isleworth Crown di Inggris akan menggelar sidang vonis pada 15 November mendatang.

Baca juga:

Rangkaian aksi perampokan

Pada 30 November 2019, dengan menggunakan nama alias Daniel Vukovic, Lindley bersama Jovanovic terbang ke Bandara London Stansted dari Stockholm, menurut dokumen pengadilan.

Keduanya lantas menginap di sebuah hotel di Orpington, kawasan London tenggara.

Keesokan harinya Jovanovic merampok rumah mantan pesepakbola Chelsea, Frank Lampard, ketika pemain Inggris itu sedang keluar rumah bersama istrinya, Christine.

Benda-benda senilai lebih dari 50.000 (Rp980 juta) dicuri, termasuk manset kancing emas putih merek Patek Philippe, arloji merek Cartier, dua jam tangan emas, dan kalung emas merek Mia Lia.

Lindley dituduh terlibat dalam perampokan itu.

Kemudian pada 10 Desember, rumah mendiang pemilik klub bola Leicester, taipan asal Thailand, Vichai Srivaddhanaprabha turut dirampok.

Srivaddhanaprabha meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter saat akan bertolak dari Stadion King Power pada Oktober 2018. Keluarganya mengatakan rumah tersebut tidak pernah disentuh sejak sang miliuner tutup usia.

Lindley dituduh merampok rumah itu bersama Jovanovic, Maltese, dan Donati.

Pada November 2020 lalu, para juri di pengadilan dipaparkan informasi bahwa barang-barang yang diambil antara lain tujuh jam tangan merek Patek Philippe, sebuah jam tangan Tag Heuer, serta uang tunai 400.000 (Rp6,6 miliar).

Baca juga:

Keesokan harinya, keempat orang itu bersantap di sebuah restoran sushi di kawasan elite London dengan membeli sebotol minuman champagne seharga 760 (Rp14,8 juta) dan sajian sashimi.

Terakhir, pada 13 Desember, Lindley disebut mendalangi aksi perampokan di rumah Tamara Ecclestone bersama Maltese dan Donati. Adapun Jovanovic berjaga-jaga.

Dokumen Pengadilan Isleworth Crown di Inggris mengungkap bahwa para pria itu mengincar kediaman Tamara Ecclestone dan suaminya, Jay Rutland, yang berseberangan dengan Istana Kensington.

Kensington Palace Gardens adalah kawasan termahal di dunia lantaran dipenuhi rumah-rumah mewah milik kaum miliuner, seperti pemilik Chelsea FC Roman Abramovic serta Sultan Brunei.

Dilengkapi obeng, gerombolan ini menggasak rumah tersebut saat pasutri itu baru bertolak beberapa jam sebelumnya untuk liburan Natal.

Banyak kamar di kediaman Tamara Ecclestone dikuras isinya. Hanya dalam waktu satu jam lebih, para perampok mengumpulkan 400 perhiasan dan uang tunai dalam jumlah besar.

Setelah sempat menginap di suatu AirBnB di kawasan Chelsea, London, Lindley meninggalkan Inggris menuju Belgrade menggunakan pesawat AirSerbia pada 18 Desember.

Para anggota reskrim Kepolisian London meyakini Lindley tidak pernah kembali ke Inggris sejak saat itu.

Rangkaian perampokan di Italia

Selain dituduh melakukan perampokan di Inggris, Lindley juga dituduh melakoni aksi serupa di Italia.

Aparat Italia mengatakan Lindley dan komplotannya merampok rumah pesepakbola Patrick Vieira dan Sulley Muntari pada September 2009.

Kedua gelandang itu sedang memperkuat Inter Milan dalam pertandingan menghadapi AC Milan ketika rumah mereka dirampok.

Sejumlah dokumen pengadilan Italia menuding komplotan itu mengambil brankas berisi uang tunai 15,000 (Rp250 juta), perhiasan, dan 28 "jam tangan mahal" bernilai sekitar 200,000 (Rp3,3 miliar).

Total estimasi nilai barang yang dicuri dari dua perampokan itu berada di atas 1 juta (Rp16,6 miliar).

Berdasarkan beberapa dokumen, proses hukum terhadap Lindley belum berlangsung meskipun sudah dijadwalkan dimulai pada Juni 2017.

Berkas-berkas itu juga menyebutkan bahwa pada malam Tahun Baru 2010 di Milan, Lindley terpantau kamera sedang memasuki apartemen Maria Luisa Gavazzeni, janda desainer Nicola Trussardi.

Setelah memaksa membuka sebuah jendela, Lindley dan komplotannya mengambil brankas berisi perhiasan senilai 2 juta (Rp33,2 miliar).

Dia dipenjara selama dua tahun dan empat bulan atas keterlibatannya dalam perampokan ini.

Lindley dan tim pengacaranya tidak merespons ketika dihubungi BBC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Strategi Mal Bantu Brand Lokal Jangkau Konsumen Lewat Festival Kreatif

Strategi Mal Bantu Brand Lokal Jangkau Konsumen Lewat Festival Kreatif

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:52 WIB

Pasokan Gas Singapura Berkurang, Begini Dampak Nyatanya Versi Pemerintah Singapura

Pasokan Gas Singapura Berkurang, Begini Dampak Nyatanya Versi Pemerintah Singapura

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Intan Jaya Siapkan Lahan 7 Hektare, Gus Ipul: Kita Perluas Sekolah Rakyat di Daerah 3 T

Intan Jaya Siapkan Lahan 7 Hektare, Gus Ipul: Kita Perluas Sekolah Rakyat di Daerah 3 T

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Tak Hanya Pusat, Pemda Juga Diminta Jalankan Program Bansos

Tak Hanya Pusat, Pemda Juga Diminta Jalankan Program Bansos

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Hadir Jadi Saksi, Perancang UU Kesehatan Sebut Kasus Richard Lee Cukup Sanksi Administrasi

Hadir Jadi Saksi, Perancang UU Kesehatan Sebut Kasus Richard Lee Cukup Sanksi Administrasi

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Michael Carrick Deg-degan Tunggu Keputusan: Dipecat atau Dipertahankan

Michael Carrick Deg-degan Tunggu Keputusan: Dipecat atau Dipertahankan

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Yusril: Presiden Bukan Berarti Setuju Kajian Luhut Soal Definisi Korupsi

Yusril: Presiden Bukan Berarti Setuju Kajian Luhut Soal Definisi Korupsi

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Bobotoh Tewas Dibacok, Pengamat Desak Super League Evaluasi Total: Stop Sementara

Bobotoh Tewas Dibacok, Pengamat Desak Super League Evaluasi Total: Stop Sementara

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Gubernur Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih bagi Masyarakat Pacitan Senilai Rp 11,499 M

Gubernur Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih bagi Masyarakat Pacitan Senilai Rp 11,499 M

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:35 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung Sepanjang Pekan Ini, Hidup Terasa Jauh Lebih Mudah

5 Zodiak Paling Beruntung Sepanjang Pekan Ini, Hidup Terasa Jauh Lebih Mudah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:35 WIB

×