Suku Mori Minta Demonstran Anti Vaksin di Australia Tak Pakai Gerakan Haka

Siswanto, ABC

Selasa, 16 November 2021 | 11:15 WIB
Suku Mori Minta Demonstran Anti Vaksin di Australia Tak Pakai Gerakan Haka
Ilustrasi Covid-19.(Pixabay/fernandozhiminaicela)

Suara.com - Suku Mori meminta pengunjuk rasa anti vaksin di Australia untuk berhenti menggunakan haka, gerakan tubuh warisan budaya mereka.

Para pengunjuk rasa vaksin telah melakukan Ka Mate, sebuah gerakan tubuh haka Mori yang dibuat sekitar tahun 1820 oleh Te Rauparaha, pemimpin perang suku Ngti Toa.

Tapi gerakan tubuh ini juga dilakukan oleh pengunjuk rasa di Australia dalam beberapa pekan terakhir saat menyampaikan pesan melawan kebijakan kewajiban vaksin dan pembatasan aktivitas selama pandemi.

"Kami tidak mendukung mereka dan kami tidak ingin tupuna [leluhur] kami atau iwi [suku] kami dikaitkan dengan pesan yang ingin mereka sampaikan," kata suku Ngti Toa dalam sebuah pernyataan.

"Pesan kami kepada pengunjuk rasa yang ingin menggunakan Ka Mate adalah gunakan haka yang beda. Kami tidak mendukung penggunaan Ka Mate untuk tujuan ini."

Ada banyak bentuk haka yang dibuat oleh suku yang berbeda-beda dan digunakan untuk berbagai keperluan.

Tapi Ka Mate adalah yang paling dikenal karena telah ditampilkan oleh 'All Blacks', sebutan untuk tim nasional rugby Selandia Baru, pada pertandingan rugby internasional selama beberapa dekade.

Tarian ini menampilkan hentakan kaki berirama dan nyanyian, sambil memutar mata dan menjulurkan lidah.

Sementara itu di Selandia Baru, yang memiliki tingkat COVID-19 terendah di dunia, pemerintahnya telah beralih dari strategi pengurangan kasus dengan memberlakukan 'lockdown', menjadi ke hidup dengan virus dengan angka vaksinasi yang tinggi.

baca juga

PM Jacinda Ardern telah menetapkan target untuk memvaksinasi 90 persen dari mereka yang memenuhi syarat sebelum mengakhiri 'lockdown'.

Sekitar 81 persen dari populasi yang memenuhi syarat telah menerima dua dosis vaksin.

Tapi PMArdernmengatakan otoritas kesehatan terus berjuang untuk menjangkau beberapa anak muda Mori, akibat beredarnya informasi yang salah tentang vaksin.

"Jadi ini bukan hanya masalah akses," katanya.

Pada 13 November, 76 persen orang Mori telah menerima satu dosis vaksin,60 persen di antaranya telah divaksinasi penuh.

Hari Senin ini (15/11), tercatat ada173 kasus baru COVID-19, menjadikan jumlah total penularan di Selandia Baru menjadi lebih dari 8.500 kasus.

Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari ABC News.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

Batam | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:49 WIB

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

Kalbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

Bali | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Jakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Health | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Malang | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:34 WIB

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Bekaci | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×