Miris! Kena Jerat Pemburu Liar, Bayi Gajah Ini Kehilangan Separuh Belalai

Bangun Santoso

Selasa, 16 November 2021 | 13:56 WIB
Miris! Kena Jerat Pemburu Liar, Bayi Gajah Ini Kehilangan Separuh Belalai
Tim Dokter hewan BKSDA Aceh melakukan proses perawatan dan pengobatan gajah liar yang terjerat di klinik pengobatan Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree, Aceh Besar, Aceh, Senin (15/11/2021). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Suara.com - Nasib pilu menumpa seekor bayi gajah di Alue Meuraksa, Aceh Jaya, terpaksa diamputasi separuh belalainya setelah terjebak dalam perangkap yang menurut aparat berwenang dipasang oleh sekelompok pemburu liar yang memburu spesies yang terancam punah itu.

Gajah betina berusia satu tahun itu adalah salah satu dari 700 gajah liar di Pulau Sumatera. Ketika ditemukan pada hari Minggu (14/11/2021) kondisi gajah kecil ini sangat lemah, dengan jerat yang masih menancap di belalai yang hampir putus.

Melansir laman VOA Indonesia, Selasa (16/11/2021), Kepala Badan Konservasi Propinsi Aceh, Agus Arianto mengatakan gajah naas itu ditemukan di desa yang diselimuti hutan di Alue Meuraksa, di kabupaten Aceh Jaya.

“Jerat ini jelas untuk memburu hewan langka itu dengan tujuan untuk mendapatkan uang,” ujar Arianto dalam sebuah pernyataan. “Kami akan bekerjasama dengan lembaga penegak hukum dalam penyelidikan kasus ini,” tambahnya.

Petugas memperlihatkan belalai anak gajah liar yang terkena jerat di klinik Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree, Aceh Besar, Aceh, Senin (15/11/2021). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Petugas memperlihatkan belalai anak gajah liar yang terkena jerat di klinik Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree, Aceh Besar, Aceh, Senin (15/11/2021). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Lebih jauh Arianto mengatakan anak gajah itu tampaknya tertinggal dari kawanannya setelah terjebak perangkap – diduga oleh para pemburu liar – dan kondisinya semakin memburuk. Para petugas satwa liar, tambahnya, terpaksa mengamputasi separuh belalai gajah malang itu pada hari Senin (15/11) guna menyelamatnya nyawanya.

Mereka yang memperjuangkan kelestarian alam mengatakan pandemi virus corona telah memicu peningkatan perburuan liar di Sumatera, ketika warga desa beralih pekerjaan menjadi pemburu karena alasan ekonomi.

Juli lalu seekor gajah ditemukan tanpa kepala di sebuah perkebunan kelapa sawit di Aceh Timur. Polisi telah menangkap tersangka pemburu liar bersama empat orang lainnya yang dituduh membeli gading gajah yang sudah mati itu. Sidang pengadilan mereka masih berlangsung. Jika terbukti bersalah mereka akan dijatuhi hukuman lima tahun penjara dan denda 100 juta rupiah.

Menurut Arianto, sembilan tahun terakhir ini jumlah gajah Sumatra yang mati akibat dijerat dan diracun di kabupaten Aceh Timur saja mencapai 25 ekor.

Anak gajah liar betina yang terkena jerat berada di klinik pengobatan sebelum proses pengobatan di Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree, Aceh Besar, Aceh, Senin (15/11/2021). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Anak gajah liar betina yang terkena jerat berada di klinik pengobatan sebelum proses pengobatan di Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree, Aceh Besar, Aceh, Senin (15/11/2021). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Persatuan Internasional Untuk Konservasi Alam IUCN telah menaikkan status gajah Sumatra dari “terancam punah” menjadi “sangat terancam punah” dalam Daftar Merah 2012, sebagian besar karena penurunan populasi yang signifikan, yaitu hilangnya lebih dari 69% gajah dari populasinya dalam 25 tahun terakhir ini – atau berarti setara dengan satu generasi.

baca juga

Data Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup Indonesia menunjukkan populasi gajah Sumatra telah turun drastis dari 1.300 ekor pada tahun 2014, menjadi 693 ekor pada tahun 2021 ini – atau turun hampir 50% dalam tujuh tahun terakhir ini.

Gajah Sumatra adalah subspesies gajah Asia, salah satu dari dua spesies mamalia yang besar di dunia. (Sumber: VOA Indonesia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BKPH Bersama Warga Jaga-jaga Usai Anak Gajah Terjerat di Aceh Jaya

BKPH Bersama Warga Jaga-jaga Usai Anak Gajah Terjerat di Aceh Jaya

Sumut | Senin, 15 November 2021 | 04:35 WIB

5 Wisata Klaten, dari Destinasi Alam hingga Ziarah Makam Ulama

5 Wisata Klaten, dari Destinasi Alam hingga Ziarah Makam Ulama

Bali | Senin, 08 November 2021 | 09:54 WIB

Gajah Mati di Aceh Timur Capai 25 Ekor

Gajah Mati di Aceh Timur Capai 25 Ekor

Sumut | Kamis, 04 November 2021 | 16:33 WIB

Sosok Dan Profil Prof I Gede Suparta Dekan Fapet UGM Yang Kecelakaan di Tol Cipali

Sosok Dan Profil Prof I Gede Suparta Dekan Fapet UGM Yang Kecelakaan di Tol Cipali

Bali | Kamis, 04 November 2021 | 13:35 WIB

Anak Punk yang Keroyok Riki di Taman Gajah Bandar Lampung Ditangkap di Serang

Anak Punk yang Keroyok Riki di Taman Gajah Bandar Lampung Ditangkap di Serang

Lampung | Kamis, 04 November 2021 | 12:30 WIB

Innalillahi, Dekan Peternakan UGM Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Innalillahi, Dekan Peternakan UGM Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Jabar | Kamis, 04 November 2021 | 11:11 WIB

Hujan Deras, Akses Jalan Warga Jagalan Ambrol dan Makin Miring

Hujan Deras, Akses Jalan Warga Jagalan Ambrol dan Makin Miring

Jogja | Rabu, 03 November 2021 | 15:32 WIB

Terkini

Indonesia dan Singapura Bentuk Gugus Tugas Lacak Aliran Dana Pembakar Hutan

Indonesia dan Singapura Bentuk Gugus Tugas Lacak Aliran Dana Pembakar Hutan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:39 WIB

BRI Berikan Promo Khusus Hari Sumpah Pemuda, Belanja Pakai QRIS BRImo & Kartu BRI Debit Dapat Diskon

BRI Berikan Promo Khusus Hari Sumpah Pemuda, Belanja Pakai QRIS BRImo & Kartu BRI Debit Dapat Diskon

Sumbar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Advokat Amin Fahrudin Usul LHKPN Dipakai untuk Telusuri Kekayaan Tak Wajar Pejabat

Advokat Amin Fahrudin Usul LHKPN Dipakai untuk Telusuri Kekayaan Tak Wajar Pejabat

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Tidak Bisa Hapus Obrolan AI di HP Android? Jangan Panik, Ini Solusinya!

Tidak Bisa Hapus Obrolan AI di HP Android? Jangan Panik, Ini Solusinya!

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Hari Sumpah Pemuda, BRI Berikan Promo Khusus Belanja Hemat Pakai QRIS BRImo dan BRI Kartu Kredit

Hari Sumpah Pemuda, BRI Berikan Promo Khusus Belanja Hemat Pakai QRIS BRImo dan BRI Kartu Kredit

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:33 WIB

Dalih INKA KRL Buatannya Selalu Bermasalah

Dalih INKA KRL Buatannya Selalu Bermasalah

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Harga Kebutuhan Pokok di Aceh Timur Stabil

Harga Kebutuhan Pokok di Aceh Timur Stabil

Sumbar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Novel Yang Menari dalam Bayangan Inang Mati: Menyingkap Jati Diri dan Kekayaan Budaya Bali

Novel Yang Menari dalam Bayangan Inang Mati: Menyingkap Jati Diri dan Kekayaan Budaya Bali

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Survei Voxpol Center: Mayoritas Responden Dukung UU Perampasan Aset dan Hukuman Mati Koruptor

Survei Voxpol Center: Mayoritas Responden Dukung UU Perampasan Aset dan Hukuman Mati Koruptor

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Perkuat Layanan Purnajual Kia Sales Indonesia Tambah Jaringan Dealer Resmi

Perkuat Layanan Purnajual Kia Sales Indonesia Tambah Jaringan Dealer Resmi

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:28 WIB

×