Apa Peran Putin di Balik Tuduhan Lukashenko Bawa Migran ke Perbatasan UE?

Siswanto, Deutsche Welle

Rabu, 17 November 2021 | 12:20 WIB
Apa Peran Putin di Balik Tuduhan Lukashenko Bawa Migran ke Perbatasan UE?
DW

Suara.com - Tuduhan beredar bahwa Presiden Belarus Lukashenko mengirim pengungsi ke Uni Eropa. Apakah dia bertindak sendiri atau ada instruksi dari Kremlin? Seberapa intens koordinasi Moskow dan Minsk?

Ribuan orang terjebak di perbatasan Belarus-Polandia selama berminggu-minggu. Uni Eropa (UE) menuduh Presiden Belarus Alexander Lukashenko menerbangkan orang-orang dari Timur Tengah ke Belarus dan kemudian ke perbatasan Polandia, kemungkinan sebagai tanggapan atas sanksi yang dijatuhkan UE terhadap negara ini.

Politisi dari Polandia dan negara-negara Baltik telah lama menyatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin berada di balik langkah Lukashenko dalam operasi di perbatasan timur Uni Eropa dan NATO.

Politisi Eropa Barat juga menganut pandangan ini. Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer tidak hanya menuduh Lukashenko, tetapi juga Putin.

Semua negara Uni Eropa harus berdiri bersama karena Lukashenko, dengan dukungan Presiden Rusia Vladimir Putin, menggunakan nasib orang untuk mengacaukan Barat.

Itulah mengapa kita harus berdiri bersama sekarang. Polandia atau Jerman tidak dapat mengatasinya sendirian," kata Seehofer minggu lalu wawancara dengan surat kabar Jerman, Bild.

Apakah Lukashenko dapat bantuan dari Putin?

Pavel Havlicek dari Association for International Affairs yang berkantor di Praha, Ceko, percaya bahwa Lukashenko bisa saja menjadi dalang dalam memperalat orang-orang untuk tujuan politik.

"Sebelum sanksi Eropa diberlakukan, Minsk telah merundingkan fasilitasi kemudahan visa dengan UE," kata pakar tersebut.

baca juga

Pengetahuannya sangat luas dalam urusan kemigrasian dan pemberian visa. Arkady Moshes, direktur program penelitian Kemitraan Uni Eropa-Timur dan Rusia dari Finnish Institute of International Affairs (FIIA), juga percaya bahwa dinas rahasia Belarus dapat memindahkan pengungsi dan migran dari Timur Tengah ke perbatasan Lituania, Polandiadan Latvia tanpa bantuan sekutu mereka.

"Jaringan dinas rahasia di Belarus sangat bercabang dan kompleks. Sepuluh tahun yang lalu puluhan orang dari mereka diizinkan untuk melakukan pencarian dan penyelidikan. Saya tidak tahu berapa banyak yang masih diizinkan untuk melakukannya hari ini. Tetapi mereka mampu melakukan operasi semacam itu," kata Moshes.

Sementara Andrei Soldatov, jurnalis dan pakar intelijen Rusia, juga percaya bahwa Minsk tidak membutuhkan bantuan Moskow dalam operasi ini.

"Dinas rahasia Lukashenko memiliki kontak yang baik di Turki dan Timur Tengah, tetapi Moskow telah diinformasikan sebelumnya," kata Soldatov.

Semua pengamat juga setuju bahwa Minsk tidak akan pernah melancarkan perang hibrida melawan Uni Eropa dan NATO tanpa persetujuan Moskow.

Menurut Pavel Havlicek, sejak operasi dimulai, dinas rahasia Belarus tidak punya pilihan selain bekerja sama dengan Rusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bakal Jadi Presiden Rusia Sampai 2036, Vladimir Putin: Hanya Tuhan yang Tahu

Bakal Jadi Presiden Rusia Sampai 2036, Vladimir Putin: Hanya Tuhan yang Tahu

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:41 WIB

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:52 WIB

Eropa Tegang! Vladimir Putin Ancam Bombardir Dua Negara NATO

Eropa Tegang! Vladimir Putin Ancam Bombardir Dua Negara NATO

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:00 WIB

Usai Bertemu Xi Jinping, AS akan Berunding Damai dengan Iran usai Idul Adha

Usai Bertemu Xi Jinping, AS akan Berunding Damai dengan Iran usai Idul Adha

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:13 WIB

Usai Ditemui Putin, Xi Jinping akan Melawat ke Korut: Barisan Anti Amrik Rapatkan Barisan

Usai Ditemui Putin, Xi Jinping akan Melawat ke Korut: Barisan Anti Amrik Rapatkan Barisan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:41 WIB

China dan Rusia Buka Rute Dagang Baru Lewat Kutub Utara, Apa Efeknya di Selat Malaka dan Indonesia?

China dan Rusia Buka Rute Dagang Baru Lewat Kutub Utara, Apa Efeknya di Selat Malaka dan Indonesia?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:15 WIB

Vladimir Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah

Vladimir Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:44 WIB

AS Keluar, Rusia Masuk: Intip Pertemuan Xi Jinping dan Putin di Beijing, Terusan Suez Bisa Tak Laku

AS Keluar, Rusia Masuk: Intip Pertemuan Xi Jinping dan Putin di Beijing, Terusan Suez Bisa Tak Laku

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:44 WIB

Usai Bertemu Trump, Xi Jinping Langsung Gelar Pertemuan Strategis dengan Putin

Usai Bertemu Trump, Xi Jinping Langsung Gelar Pertemuan Strategis dengan Putin

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:18 WIB

Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'

Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:00 WIB

Terkini

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:28 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:42 WIB

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:32 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:25 WIB

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:40 WIB

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

×