Eks Prajurit TNI Lucky Y Matuan Yang Disebut Gabung TPNPB-OPM Beri Pernyataan Resmi

Bangun Santoso | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Selasa, 23 November 2021 | 09:56 WIB
Eks Prajurit TNI Lucky Y Matuan Yang Disebut Gabung TPNPB-OPM Beri Pernyataan Resmi
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) membenarkan perihal adanya eks anggota TNI bernama Lucky Y Matuan yang bergabung ke kelompoknya. (Foto dok. Jubir TPNPB Sabby)

Suara.com - Lucky Y Matuan, eks prajurit TNI yang bergabung dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka atau TPNPB-OPM mengungkapkan alasannya. Dia menyatakan hendak ikut berjuang agar Bumi Cenderawasih merdeka.

Pernyataan itu disampaikan oleh Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom kepada Suara.com, Selasa (23/11/2021) pagi ini. Kata Sebby, sikap itu disampaikan Lucky kepada TPNPB-OPM melalui pesan singkat.

"Bahwa dia bergabung ke TPNPB bukan sebagai Spionase TNI, namun Lucky Matuan mengundurkan diri dari TNI dan bergabung ke TPNPB merupakan panggilan hati nurani untuk ikut berjuang Papua Merdeka," kata Sebby.

Kekinian, Lucky telah tercatat sebagai anggota TPNPB-OPM KODAP VIII Intan Jaya. Dalam pesannya, keluarnya Lucky dari TNI bukan karena dia hendak menjadi mata-mata, melainkan berjuang untuk tanah kelahirannya.

"Bahwa saya keluar dari anggota TNI, itu bukan mata-mata yang dipasang oleh pihak TNI- Polri, tapi saya keluar berjuang demi tanah air saya," tulis Lucky dalam pesannya kepada TPNPB-OPM.

Lucky membebekan, ayahnya merupakan rekan dari Simon Kogoya, ayah Undinus Kogoya -- pimpinan TPNPB-OPM KODAP VIII Intan Jaya. Tidak hanya itu, rentan waktu lima tahun mengabdi di TNI akan dijadikan modal bagi Lucky untuk diterapkan bersama TPNPB-OPM KODAP VIII Intan Jaya.

"Jadi perang ini saya yang pimpin karena saya sudah belajar selama 5 tahun dengan Indonesia. Dan ilmu militer yang saya belajar itu yang saya terapkan di TPNPB KODAP VIII intan Jaya,"

Kepada TNI-Polri, Lucky mempersilahkan mereka untuk datang ke medan tempur. Dia mengaku akan menyambutnya bersama pasukan TPNPB-OPM.

"Saya mau sampaikan bahwa pihak TNI-POLRI yang mau datang, silahkan datang ke Intan Jaya. Saya bersama Pasukan TPNPB akan jemput mereka."

Lebih lanjut, kata Lucky, dia akan tetap berjuang di medan perang selama tanah Papua belum merdeka. Jika Indonesia telah mengakui kemerdekaan Papua, maka dia akan berhenti melakukan kontak tembak.

"Saya perang demi tanah air Papua untuk merdeka dari Indonesia, baru saya berhenti tembakan. Tapi jika belum ada pengakuan berarti saya perang terus sampai dunia kiamat, itu prinsip saya."

Kekinian Lucky bersama pasukan TPNPB-OPM tengah mengatur strategi perang di Intan Jaya, Papua.

Sebelumnya, Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa membenarkan adanya prajurit yang bergabung ke Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB. Ia mengklaim prajurit itu kabur tanpa membawa senjata.

Prajurit yang dimaksud ialah Lucky Y Matuan. Lucky disebut kabur pada Februari 2021.

"Kemarin media pendukung OPM memuat berita tentang kaburnya oknum prajurit TNI dari Yonif 410. Walaupun hal itu benar, tetapi kejadiannya tanggal 12 Februari 2021 yang lalu, bukan kejadian baru dan sudah diberitakan di media," kata Suriastawa saat dikonfirmasi, Jumat (16/4/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buru Kelompok KNPB, Polisi Geledah Asrama Mahasiswa Di Manokwari

Buru Kelompok KNPB, Polisi Geledah Asrama Mahasiswa Di Manokwari

News | Selasa, 23 November 2021 | 05:32 WIB

HNW Pertanyakan Peran Densus 88 Terkait KKB Papua, Publik: Hanya untuk Kadrun Radikal

HNW Pertanyakan Peran Densus 88 Terkait KKB Papua, Publik: Hanya untuk Kadrun Radikal

News | Senin, 22 November 2021 | 15:17 WIB

Lakukan Penambangan Emas Ilegal di Papua, 6 WN China Tanpa Dokumen Resmi Diamankan TNI

Lakukan Penambangan Emas Ilegal di Papua, 6 WN China Tanpa Dokumen Resmi Diamankan TNI

News | Senin, 22 November 2021 | 04:50 WIB

Serbu Koramil dan Tewaskan 1 Prajurit, TNI Sebut OPM Dapat Pasokan Senpi dari Papua Nugini

Serbu Koramil dan Tewaskan 1 Prajurit, TNI Sebut OPM Dapat Pasokan Senpi dari Papua Nugini

News | Minggu, 21 November 2021 | 18:41 WIB

1 Prajurit Tewas, TNI Duga Penyerangan Markas Koramil Terkait HUT Papua Merdeka 1 Desember

1 Prajurit Tewas, TNI Duga Penyerangan Markas Koramil Terkait HUT Papua Merdeka 1 Desember

News | Minggu, 21 November 2021 | 11:00 WIB

TNI Ditembak Mati OPM, Jenazah Sertu Ari Akan Diterbangkan ke Kampung Halaman di Kendal

TNI Ditembak Mati OPM, Jenazah Sertu Ari Akan Diterbangkan ke Kampung Halaman di Kendal

News | Minggu, 21 November 2021 | 10:34 WIB

Siswi SMA Dibunuh di Papua, Polisi Ungkap Pelaku Adalah Pacar Korban

Siswi SMA Dibunuh di Papua, Polisi Ungkap Pelaku Adalah Pacar Korban

Sulsel | Minggu, 21 November 2021 | 08:26 WIB

Terkini

Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel

Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:55 WIB

Eks Pimpinan KPK: RUU Perampasan Aset Jangan Sasar 'Pedagang Pecel Lele', Fokus ke Pejabat Korupsi

Eks Pimpinan KPK: RUU Perampasan Aset Jangan Sasar 'Pedagang Pecel Lele', Fokus ke Pejabat Korupsi

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:51 WIB

Soroti RUU Perampasan Aset, Eks Pimpinan KPK: Harus Ada Pidana Asal, Jangan Main Rampas

Soroti RUU Perampasan Aset, Eks Pimpinan KPK: Harus Ada Pidana Asal, Jangan Main Rampas

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:45 WIB

Pemberontakan Para Jenderal di Pentagon, Gagalnya Serangan Darat Trump ke Iran

Pemberontakan Para Jenderal di Pentagon, Gagalnya Serangan Darat Trump ke Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:44 WIB

Di Tengah Wacana Pelarangan oleh BNN, Pengguna Sebut Vape Pangkas Pengeluaran

Di Tengah Wacana Pelarangan oleh BNN, Pengguna Sebut Vape Pangkas Pengeluaran

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:41 WIB

Prabowo: Jangan Anggap Presiden Pekerjaan yang Enak

Prabowo: Jangan Anggap Presiden Pekerjaan yang Enak

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:40 WIB

Negara Teluk Sambut Gencatan Senjata Iran-AS, Dorong Diplomasi Menuju Perdamaian Permanen

Negara Teluk Sambut Gencatan Senjata Iran-AS, Dorong Diplomasi Menuju Perdamaian Permanen

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:34 WIB

PAN Sebut Kritik Saiful Mujani Hanya 'Buih' di Lautan, Bukan Gelombang

PAN Sebut Kritik Saiful Mujani Hanya 'Buih' di Lautan, Bukan Gelombang

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:32 WIB

Jusuf Kalla Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri: Bagi Saya Ini Penghinaan!

Jusuf Kalla Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri: Bagi Saya Ini Penghinaan!

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:28 WIB

Prabowo Cerita Temukan Video AI Diri Sendiri: Pandai Nyanyi, Pidato Bahasa Mandarin dan Arab

Prabowo Cerita Temukan Video AI Diri Sendiri: Pandai Nyanyi, Pidato Bahasa Mandarin dan Arab

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:27 WIB