Deretan Kontroversi Arteria Dahlan: Minta Dipanggil Yang Terhormat

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 23 November 2021 | 16:31 WIB
Deretan Kontroversi Arteria Dahlan: Minta Dipanggil Yang Terhormat
Deretan Kontroversi Arteria Dahlan: Minta Dipanggil Yang Terhormat - Arteria Dahlan. (Mata Najwa)

Suara.com - Beberapa waktu terakhir ini, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Arteria Dahlan menjadi perbincangan publik. Suara.com merangkum beberapa kontroversi Arteria Dahlan yang telah dilakukan sebelumnya.

Setelah menyatakan aparat penegak hukum tidak boleh ditangkap tangan karena termasuk simbol negara, Arteria Dahlan kembali menjadi pusat perhatian lantaran ibundanya dimaki-maki oleh seorang perempuan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, pada Minggu (21/11/2021).

Anggota Komisi III DPR itu belakangan ini memang sering menuai kontroversi. Berikut ini deretan kontroversi Arteria Dahlan yang menarik untuk diketahui.

1. Meminta Dipanggil 'Yang Terhormat'

Dalam rapat kerja Komisi III DPR dengan pimpinan KPK pada 11 September 2017 lalu, Arteria Dahlan yang merupakan anggota Komisi VIII hadir karena ditugaskan fraksinya. Saat diberikan kesempatan bicara, Arteria Dahlan memprotes pimpinan KPK yang tidak memanggil anggota DPR dengan sebutan 'Yang Terhormat'.

2. Menghina Kementerian Agama (Kemenag)

Saat membahas kasus penipuan ibadah umroh dalam rapat Komisi III DPR bersama Jaksa Agung Muhammad Prasetyo, pada 28 Maret 2018, Arteria Dahlan menyebut Kemenag 'b*ngsat'. Dirinya mengaku kecewa atas kinerja Kemenag dalam menangani perjalanan umroh jamaah Indonesia. Namun satu hari kemudian Arteria Dahlan meminta maaf atas ucapannya.

3. Menuding Profesor Emil Salim Sesat

Arteria Dahlan dan Emil Salim di Mata Najwa - (YouTube/Najwa Shihab)
Arteria Dahlan dan Emil Salim di Mata Najwa - (YouTube/Najwa Shihab)

Arteria Dahlan sering berapi-api saat terlibat dalam perdebatan. Seperti dalam acara televisi Mata Najwa yang membahas Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) KPK. Dirinya berdebat sengit dengan Profesor Emil Salim.

Dalam acara berjudul 'Ragu-ragu Perpu' tersebut, politikus PDIP itu berbicara operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Publik seakan terhipnotis atas tindakan hukum, padahal menurut Arteria, banyak janji KPK yang tidak tercapai.

Emil yang mendengar pernyataan tersebut lantas menyinggung keberhasilan KPK yang menangkap ketua umum partai politik dan mengirimnya ke penjara. Emil Salim juga mengatakan bahwa ada kewajiban dalam UU KPK untuk menyampaikan laporan, namun Arteria menepis hal tersebut. 

4. Penegak Hukum Tak Boleh Ditangkap Tangan

Dalam sebuah webinar yang digelar oleh Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto dengan Kejaksaan Agung pada 18 November 2021 lalu, Arteria Dahlan mengatakan bahwa kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) tidak perlu dilakukan, terutama kepada para penegak hukum seperti polisi, hakim, hingga jaksa. Karena semuanya adalah simbol negara di bidang penegakan hukum.

Itulah sederet kontroversi Arteria Dahlan yang semuanya berasal dari ucapan dan perbuatannya.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Arteria PDIP Vs Anak Jenderal, Panglima TNI Sebut Polisi Panggil Pelapor Besok

Kasus Arteria PDIP Vs Anak Jenderal, Panglima TNI Sebut Polisi Panggil Pelapor Besok

News | Selasa, 23 November 2021 | 15:46 WIB

Kasus Ribut Arteria Dahlan dengan Anak Jenderal, Puspom TNI Sudah Koordinasi dengan Polisi

Kasus Ribut Arteria Dahlan dengan Anak Jenderal, Puspom TNI Sudah Koordinasi dengan Polisi

News | Selasa, 23 November 2021 | 15:44 WIB

Ini Langkah Panglima TNI Sikapi Video Keributan Arteria Dahlan vs Anak Jenderal

Ini Langkah Panglima TNI Sikapi Video Keributan Arteria Dahlan vs Anak Jenderal

Lampung | Selasa, 23 November 2021 | 15:24 WIB

Bikin Penasaran, Ini Dia Mobil Wanita yang Memaki Ibunda dari Arteria Dahlan

Bikin Penasaran, Ini Dia Mobil Wanita yang Memaki Ibunda dari Arteria Dahlan

Otomotif | Selasa, 23 November 2021 | 13:48 WIB

Terkini

Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!

Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!

News | Senin, 25 Mei 2026 | 14:59 WIB

Mencetak 3 Presiden dan 3 Wapres, Rahasia di Balik Museum Seskoad yang Diresmikan Prabowo

Mencetak 3 Presiden dan 3 Wapres, Rahasia di Balik Museum Seskoad yang Diresmikan Prabowo

News | Senin, 25 Mei 2026 | 14:45 WIB

Kasus Penipuan Dapur MBG Makin Banyak! Modus Catut Pejabat hingga Jual Titik SPPG

Kasus Penipuan Dapur MBG Makin Banyak! Modus Catut Pejabat hingga Jual Titik SPPG

News | Senin, 25 Mei 2026 | 14:38 WIB

Jemaat Dibubarkan Saat Ibadah, Bantul Telusuri Legalitas Gedung Sewa Gereja Misi Sejahtera

Jemaat Dibubarkan Saat Ibadah, Bantul Telusuri Legalitas Gedung Sewa Gereja Misi Sejahtera

News | Senin, 25 Mei 2026 | 14:09 WIB

Cuma Jeda 24 Menit! Dua KRL Rangkasbitung Diteror Pelemparan Batu, Pelaku Masih Misterius

Cuma Jeda 24 Menit! Dua KRL Rangkasbitung Diteror Pelemparan Batu, Pelaku Masih Misterius

News | Senin, 25 Mei 2026 | 14:06 WIB

Guru dan Kaposyandu Kini Jadi 'Mata-mata' BGN, Pantau Langsung Kualitas MBG

Guru dan Kaposyandu Kini Jadi 'Mata-mata' BGN, Pantau Langsung Kualitas MBG

News | Senin, 25 Mei 2026 | 13:59 WIB

Daftar Tersangka Kasus Bea Cukai: Dari Pejabat Elite hingga Bos Korporasi

Daftar Tersangka Kasus Bea Cukai: Dari Pejabat Elite hingga Bos Korporasi

News | Senin, 25 Mei 2026 | 13:50 WIB

Respons Janji Prabowo, DPR Minta Hapus Klasterisasi Guru dan Jadikan Semua PNS!

Respons Janji Prabowo, DPR Minta Hapus Klasterisasi Guru dan Jadikan Semua PNS!

News | Senin, 25 Mei 2026 | 13:44 WIB

Pleidoi Menohok Noel: Bela Buruh Diperas, Malah Dituduh Memeras

Pleidoi Menohok Noel: Bela Buruh Diperas, Malah Dituduh Memeras

News | Senin, 25 Mei 2026 | 13:39 WIB

Riset: 80 Persen Warga Pesisir Alami Penurunan Pendapatan Akibat Krisis Iklim

Riset: 80 Persen Warga Pesisir Alami Penurunan Pendapatan Akibat Krisis Iklim

News | Senin, 25 Mei 2026 | 13:30 WIB