Kemenkes Sebut Kasus Positif Covid-19 Indonesia Bisa Empat Kali Lipat dari Data Resmi

Chandra Iswinarno | Stephanus Aranditio | Suara.com

Rabu, 24 November 2021 | 15:37 WIB
Kemenkes Sebut Kasus Positif Covid-19 Indonesia Bisa Empat Kali Lipat dari Data Resmi
Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (21/1/2021). [Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden]

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkirakan angka kasus positif Covid-19 di Indonesia jumlahnya empat kali lebih besar dari 4,2 juta lebih orang terinfeksi yang diumumkan saat ini.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, banyak kasus yang tidak terdeteksi sehingga yang terlaporkan hingga 23 November 2021, hanya 4.253.992 orang positif Covid-19.

"Jadi kalau kita lihat jumlah penderita Covid-19 kalau sekarang ini dilaporkan sekitar 4 juta, itu kemungkinan bisa sekitar 15-16 juta sebenarnya," kata Nadia dalam diskusi virtual, Selasa (23/11/2021).

Dia mencontohkan, dari salah satu penelitian di DKI Jakarta saja disebutkan, sudah separuh warga Ibu Kota DKI Jakarta yang sudah terinfeksi Covid-19.

"Misalnya di DKI Jakarta itu dikatakan hampir 50 persen dari penduduk di DKI Jakarta itu sudah terinfeksi Covid-19, jumlah orang yang terinfeksi itu sebenarnya bisa tiga atau empat kali lipat dari yang dilaporkan," jelasnya.

Meski begitu, Indonesia belum bisa dikatakan sudah mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity, sebab vaksinasi Covid-19 belum mencapai 70 persen dari total populasi.

"Nah apakah kita sudah mendapatkan kekebalan kelompok atau herd immunity tentunya secara teorinya ya belum, karena kekebalan kelompok itu dari upaya vaksinasi, vaksinasi kita belum sampai 70 persen," tutur Nadia.

Saat ini, Kemenkes juga tengah melakukan survei prevalensi antibodi masyarakat atau seroprevalence survey masih terus dilakukan dan diprediksi akan selesai pada pekan ketiga atau keempat Desember 2021.

Hasil dari survei ini nanti akan terlihat antibodi yang dimiliki masyarakat terbentuk secara alamiah karena banyak orang terinfeksi atau berkat vaksinasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bersyukur Kasus Covid-19 Dapat Ditekan, Jokowi: Juli Lalu 56 Ribu Kasus, Sangat Ngeri

Bersyukur Kasus Covid-19 Dapat Ditekan, Jokowi: Juli Lalu 56 Ribu Kasus, Sangat Ngeri

News | Rabu, 24 November 2021 | 14:02 WIB

Ruang ICU Penuh, Jerman Laporkan 45.000 Kasus Covid-19 Dalam Sehari

Ruang ICU Penuh, Jerman Laporkan 45.000 Kasus Covid-19 Dalam Sehari

Health | Rabu, 24 November 2021 | 11:29 WIB

Update: Kasus Kematian Covid-19 di Batam Bertambah, 1 Pasien Meninggal Dunia

Update: Kasus Kematian Covid-19 di Batam Bertambah, 1 Pasien Meninggal Dunia

Batam | Rabu, 24 November 2021 | 09:42 WIB

Terkini

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

News | Sabtu, 11 April 2026 | 09:49 WIB

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB