Pendekar Silat Sejati dari Jepang: Saya Lanjutkan Amanah Ilmu Guru Cimande

Siswanto, BBC

Kamis, 25 November 2021 | 10:35 WIB
Pendekar Silat Sejati dari Jepang: Saya Lanjutkan Amanah Ilmu Guru Cimande
BBC

Suara.com - Seorang perempuan Jepang bernama Kyoko Soda mulai belajar silat lebih dari 20 tahun lalu. Kini dia disebut teman seperguruan ilmu silat Cimande, sebagai 'pendekar sejati' yang tanpa lelah menyebar 'amanah ini' di negara asal berbagai bela diri.

"Setiap dia pergi ke mana mana dia promosi, dia mengajar, uang dia sendiri. Tidak ada yang bayar, tidak ada yang menggaji. Itu membawa budaya bangsa kita. Jadi buat saya Kyoko Soda ini adalah seorang pendekar sejati," kata Sariat Arifia, yang mengatakan melihat sendiri kesungguhan Kyoko berlatih silat bersama sang guru, Mohammad Rifai Sahib.

Sang guru, kata Sariat, "menangis" kalau bercerita tentang Kyoko, "karena membayangkan kesulitan seorang perempuan harus mengembangkan pencak silat di Jepang. Harus ngajarin jurus tunggal, harus tampil sendiri, itu luar biasa. Di tengah gudang master-master bela diri."

Kyoko sendiri bertemu dengan Rifai pada 2002 dalam kejuaraan di Korea Selatan, empat tahun setelah ia mulai belajar silat di Kedutaan Besar Indonesia di Tokyo. Perkenalan yang ia sebut menjadi momen penting untuk terus menggeluti silat.

Ia mengaku ingin belajar silat untuk sekedar berolahraga.

Baca juga:

"Sudah 20 tahun (lebih) kenapa ya saya nggak lepas-lepas (dari silat)? Saya juga heran… Awalnya cari tempat olahraga. Tapi sudah 20 tahun lebih masih silat, nggak tahu kenapa," cerita Kyoko tergelak ketika ditanya apa yang ia sukai dari silat.

Namun ia langsung terdiam dan tersedu, ketika ditanya apa yang dia ingat dari mendiang gurunya.

"Pak Rifai itu macam kayak papa sendiri… Saya ingat bapak sudah tua dan kondisinya nggak sehat lagi. Dia kan udah nggak bisa silat lagi, nggak bisa bergerak lagi. Tapi begitu cerita atau hadir di latihan, dia tenaganya muncul lagi," cerita Kyoko kepada BBC News Indonesia.

baca juga

"Itu saya lihat orang silat yang silatnya sampai ke dalam, kalau mereka nggak bisa bergerak tapi lihat atau hadir ke tempat ada silat, itu saja memberi energi kepada mereka. Jadi saya kepingin menjadi kayak mereka, silat masuk ke dalam saya. Kalau level saya silatnya masih di level permukaan saja belum masuk ke dalam," tambahnya.

Momen yang dia ingat, kata Kyoko lagi, termasuk ketika "tamat belajar dan beliau mengatakan baru pertama dapat murid perempuan yang belajar sampai sini".

"Pak Rifai tidak akan lepas prinsip Cimande, yaitu tidak akan ajar ilmu Cimande kepada yang belum mengikuti tatacara "kecer". Kata Pak Rifai, mengajar ilmu Cimande kepada yang belum Kecer itu menjadi dosa dan akan ditanya hari Kiamat. Beliau sangat patuh dan menghargai Cimande. Dari sinilah saya mulai memahami belajar ilmu Cimande itu tidak boleh asal-asalan, harus serius," tambahnya.

Kyoko mengaku "sering diajak ke Cimande oleh pak Rifai", namun lebih banyak "belajar ilmu Cimande di Jakarta."

Rifai Sahib, salah seorang tokoh senior dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia, termasuk dalam anggota komite yang mengembangkan Jurus Tunggal dan Jurus Regu, dua patokan yang menjadi titik penilaian dalam lomba silat internasional.

Federasi pencak silat Eropa, EPSF, menyebut Rifai dalam obituari pada 2014 lalu sebagai tokoh yang memiliki "energi luar biasa tinggi, koreografer, guru dan duta bagi silat". Semasa hidupnya ia banyak berkeliling ke banyak negara di Eropa dan Timur Tengah untuk mempromosikan silat.

Meneruskan amanah

Silat Cimande adalah salah satu aliran pencak silat tertua yang telah melahirkan berbagai perguruan silat di Indonesia dan juga di luar negeri.

Kyoko mengatakan ia masih terus menjalin kontak dengan teman-teman seperguruan termasuk Sariat Arifia.

Sariat sendiri mengatakan "ilmu Cimande" yang didapat Kyoko dia promosikan atas inisiatif sendiri.

"Dia ini pendekar sejati, menurut saya bangsa Indonesia termasuk ikatan pencak silat, semua berhutang sama dia. Sebagai bangsa Indonesia, kita wajib membantu dia semaksimal mungkin."

"Bisa dibayangkan, gudangnya ilmu bela diri itu di Jepang, ada karate, aikido, kendo, jiu jitsu, itu kelas dunia semua. Dan yang mempromosikan pencak silat di Jepang, nomor satu, itu Kyoko Soda seorang perempuan," cerita Sariat lagi.

"Jadi pak Rifai ini boleh saya katakan mengakui bahwa Kyoko itu sebagai seorang murid yang sudah senior, membanggakan, berprestasi, dan memiliki keilmuan yang memadai."

"Pak Rifai suka sedih. Ini bahasanya pak Rifai. Ini Kyoko tidak tahu...Pak Rifai suka memikirkan apa yang bisa kita bantu ke Kyoko? Karena keberadaan Kyoko itu di sana itu kan buat budaya bangsa Indonesia. Ada budaya bangsa Indonesia yang dititipkan kepada Kyoko itu."

Bagi Kyoko, ilmu yang ia dapat, akan ia teruskan sebagai amanah sang guru.

"Sebagai pribadi saya rasa wajib ilmu yang saya terima dari almarhum harus dibagi kepada orang lain. Kurang tahu apakah itu satu orang, 10 orang atau lebih, tapi bagi pribadi sendiri, ilmu itu amanah, akan saya lanjutkan. Oleh karena itu ilmu silat yang saya terima dari almarhum harus dibagi kepada yang lain. Utamanya itu."

Rasa kekeluargaan dalam silat

Kyoko mengakui mengajar silat di Jepang merupakan tantangan tersendiri karena mencampurkan tradisi dan olahraga.

"Saingannya (berbagai jenis bela diri) macam-macam dan banyak. Semua berdiri, tonjok, dan tendang. Apa bedanya kan?"

"Namun silat seperti tari, ada musik, dan bajunya ada kain, ada songkok, keren kan?"

Satu hal yang membedakan, kata Kyoko, ada rasa kekeluargaan yang ditanamkan dalam silat.

"Perasaan kekeluargaan dengan teman-teman silat itu bagi saya paling penting. Jadi saya rekomendasi kepada calon murid kalau Anda sudah tahu perasaan kekeluargaan atau persaudaraan dengan orang silat, Anda tidak bisa melepas itu."

Ketua Japsa, Japan Pencak Silat Assocciation, ini mengatakan bela diri Indonesia ini lebih populer dibandingkan 20 tahun lalu.

Ia menyebut sejumlah film Hollywood, termasuk John Wick 3, dengan pesilat Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman, yang mendorong kepopuleran silat.

"Walaupun namanya jadi populer, tidak berarti kita dapat orang Jepang yang berminat belajar silat. Itu salah satu poin susahnya."

Tetapi di tengah tantangan ini, Kyoko mengatakan ia akan tetap berbagi ilmu yang ia dapatkan.

"Almarhum (Rifai) benar-benar mencintai silat. Saya nggak mau ilmu beliau hilang…Beliau ingin membagikan ilmu dan diteruskan di Jepang ke generasi muda, agar tak hilang," katanya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen

Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:10 WIB

LDA Keraton Solo Ancam Buka Paksa Akses yang Dikunci, Penghalang Revitalisasi Bakal Dipidanakan

LDA Keraton Solo Ancam Buka Paksa Akses yang Dikunci, Penghalang Revitalisasi Bakal Dipidanakan

Surakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:10 WIB

Iran Terancam Balasan Fatal karena Bunuh Tentara Donald Trump

Iran Terancam Balasan Fatal karena Bunuh Tentara Donald Trump

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:08 WIB

Argentina Kalah di Final, Kata-kata Messi di Ruang Ganti Munculkan Spekulasi Liar

Argentina Kalah di Final, Kata-kata Messi di Ruang Ganti Munculkan Spekulasi Liar

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:06 WIB

Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart

Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:04 WIB

Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan

Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:00 WIB

Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300

Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:59 WIB

Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi,  Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita

Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi, Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB

Jadi Tokoh Antagonis Argentina di Final Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara

Jadi Tokoh Antagonis Argentina di Final Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB

KPK Bongkar Modus 'Pinjam Bendera' yang Jerat Bupati Lombok Barat

KPK Bongkar Modus 'Pinjam Bendera' yang Jerat Bupati Lombok Barat

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB

×