Tiga Kunci Moderasi Beragama

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Kamis, 25 November 2021 | 15:00 WIB
Tiga Kunci Moderasi Beragama
Menag, Yaqut Cholil Qoumas. (Dok: Kemenag)

Suara.com - Selasa (2/11/2021) lalu, Menteri Agama memimpin rapat koordinasi dari kantor Kementerian Agama tentang implementasi penguatan moderasi beragama (MB). Rapat berlangsung secara hybrid, diikuti para pejabat eselon I, serta ratusan pejabat eselon II dan III Kemenag, pusat dan daerah. Hadir juga, tim ahli dalam Pokja Moderasi Beragama, Lukman Hakim Saifuddin dan Alissa Wahid.

Menag Yaqut Cholil Qoumas berpesan tentang tiga hal penting yang harus diperhatikan ASN Kemenag dalam implementasi MB. Pertama, ASN Kemenag harus bersungguh-sungguh mengikuti Master Training MB yang telah dirancang Pokja. Master Training MB akan digelar secara bergilir, mulai dari pejabat eselon I hingga ke bawah.

Tujuannya, memberikan kecakapan MB dengan menggunakan berbagai pendekatan, system thinking, transformative leadership, hingga theory of changes.

Kedua, seluruh satker tidak membuat terjemahan sendiri-sendiri dalam implementasi MB. Tim Pokja MB yang dipimpin Sekjen Kemenag sudah bekerja keras menyiapkan konsepnya untuk dilatih dan diimplementasikan. Jadi tidak perlu membuat tafsir sendiri-sendiri.

Ketiga, sebagai leading sector dari seluruh kementerian, Moderasi Beragama harus menjadi cerminan ASN Kemenag dalam bersikap dan bertindak melayani masyarakat. Jangan bikin malu. Leading sector tapi perilakunya masih tidak moderat.

3 Kunci Moderasi Beragama

Kita mengetahui, sikap dan tindakan ekstrimitas bisa terjadi di mana saja, termasuk di perguruan tinggi, dan institusi pemerintahan. Untuk itu, diperlukan upaya untuk terus menumbuhkan toleransi dan sikap menerima perbedaan. Sebab, Indonesia adalah negara yang sangat majemuk. Keragaman menjadi sumber kekuatan bangsa.

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, telah menawarkan tiga cara untuk menumbuhkan rasa toleransi dan memperkuat penerimaan atas kebhinekaan. Pertama, open your mind! Bacalah banyak buku, diskusikan beragam pandangan, perluas wawasan, dan jangan lupa piknik.

Gus Menag meyakini, orang berilmu akan terbuka pikirannya, open minded, dan akan memiliki toleransi yang kuat. Dia akan menyadari bahwa di sekitar dirinya ada banyak orang lain yang berbeda, bhineka dalam banyak hal. Dan dia akan semakin sadar tidak bisa hidup sendiri dengan pikirannya atau keyakinannya saja.

baca juga

Kedua,  perbanyak ruang perjumpaan! Keluarlah dari tempurung untuk bersosialisasi dengan sebanyak mungkin orang yang berbeda dengan dirimu. Rasakan pengalaman menjadi minoritas dan mayoritas sekaligus.

“Tentu, kita perlu cukup teguh dalam memegang prinsip kebenaran yang kita yakini, namun terbuka untuk berdialog dengan wong lian (orang lain),” kata Yaqut.

“Kekokohan karang kian teruji dengan deburan ombak yang terus-menerus menerpanya. Karena toleransi akan kian menguat seiring banyaknya perjumpaan dengan berbagai keragaman,” lanjutnya.

Ketiga, merenung dan berefleksi, untuk memikirkan, menyadari, dan mensyukuri betapa besar kekayaan keanekaragaman bangsa Indonesia yang telah Allah anugerahkan. Keragaman yang terikat harmonis dalam balutan NKRI.

“Bandingkan dengan banyak negara lain yang gagal mengikat kebinnekaannya, dan didera konflik saudara terus menerus. Kita harus sangat bersyukur dengan cara merawat Indonesia, rumah kita bersama ini," tandas Yaqut.

Yaqut mengingatkan, bahwa toleransi adalah hal yang penting perlu dijaga. Ketentraman yang sudah dirasakan selama ini harus diwarisi ke anak cucu jangan sampai kebhinekaan yang dimiliki negara kita nantinya hanya menjadi cerita.

Dr Thobib Al-Asyhar
Sekretaris Menteri Agama, dosen Sekolah Kajian Stratejik dan Global, Universitas Indonesia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Milad ke-109, Menag Yaqut Puji Kepedulian dan Keteladanan Muhammadiyah

Milad ke-109, Menag Yaqut Puji Kepedulian dan Keteladanan Muhammadiyah

Sumbar | Kamis, 18 November 2021 | 17:08 WIB

Malaysia Brantas 10 Konten Penghina Agama Sampai Diajukan ke Mahkamah

Malaysia Brantas 10 Konten Penghina Agama Sampai Diajukan ke Mahkamah

Batam | Kamis, 18 November 2021 | 16:50 WIB

Selamat Milad ke-109, Menag Yaqut: Muhammadiyah Beri Teladan Pentingnya Kepedulian

Selamat Milad ke-109, Menag Yaqut: Muhammadiyah Beri Teladan Pentingnya Kepedulian

News | Kamis, 18 November 2021 | 15:47 WIB

Ditanya Anak Mengenai Agama, Shah Rukh Khan: Kami Tidak Memiliki Agama

Ditanya Anak Mengenai Agama, Shah Rukh Khan: Kami Tidak Memiliki Agama

Lampung | Kamis, 18 November 2021 | 08:34 WIB

Kemenag Mulai Cairkan Rp 66 Miliar untuk 44 Ribu Guru PAI Non PNS

Kemenag Mulai Cairkan Rp 66 Miliar untuk 44 Ribu Guru PAI Non PNS

Bekaci | Rabu, 17 November 2021 | 21:39 WIB

Anggota Komisi Fatwa MUI Jadi Tersangka Dugaan Terorisme, Begini Kata Menag Yaqut

Anggota Komisi Fatwa MUI Jadi Tersangka Dugaan Terorisme, Begini Kata Menag Yaqut

News | Rabu, 17 November 2021 | 21:10 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×