Rocky Gerung Sindir Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis: Tanda Pemerintah Sedang Cemas?

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 03 Februari 2026 | 11:21 WIB
Rocky Gerung Sindir Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis: Tanda Pemerintah Sedang Cemas?
Pengamat politik sekaligus akademisi, Rocky Gerung. (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Rocky Gerung menyindir pertemuan Prabowo dengan tokoh bangsa di Kertanegara, menyoroti kegelisahan pemerintah terhadap politik arus bawah.
  • Rocky menilai ada kontradiksi antara pertemuan rekonsiliatif Presiden dengan tudingan adanya kekuatan asing di balik demonstrasi.
  • Kegelisahan politik saat ini disebabkan beban warisan kebijakan buruk terakumulasi selama sepuluh tahun pemerintahan sebelumnya.

Suara.com - Pengamat politik sekaligus akademisi, Rocky Gerung menyindir pertemuan tertutup Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh bangsa di kediaman Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026) lalu.

Meski pertemuan yang dihadiri figur kritis seperti Abraham Samad, Siti Zuhro, hingga Said Didu tersebut berlangsung cair, Rocky menilai hal itu tidak serta-merta menutupi kegelisahan pemerintah. Khususnya terhadap dinamika politik arus bawah yang kian memanas.

"Sejumlah oposisi pertemuan dengan Presiden Prabowo, keluar dari Kertanegara, senyum. Setelah oposisi pasti dapat posisi," kata Rocky dalam Konferensi Akademik Republik 'Masa Depan Demokrasi: Polisi, Militer dan Gerakan Sosial' dan Launching Akademik Republikan, di Fisipol UGM, Selasa (3/2/2026).

Dalam paparannya, Rocky turut menyoroti adanya kontradiksi antara pertemuan rekonsiliatif tersebut dengan pidato Presiden di Sentul beberapa hari setelahnya.

Kala itu, Presiden Prabowo sempat menuding ada kekuatan asing di balik berbagai aksi demonstrasi. 

Kepala Negara turut menyinggung aksi unjuk rasa yang disertai aksi bakar membakar hingga pelemparan bom molotov. Pasalnya aksi itu selain membahayakan tapi juga tindak pidana.

Menurut Rocky, di balik narasi normatif pemerintah tentang upaya mencapai kemakmuran dan keadilan, terdapat pesan tersirat yang melarang adanya gangguan stabilitas.

Hal itu justru menjadi indikator ketidakamanan penguasa dalam menghadapi potensi gejolak publik.

"Tapi prinsipnya, di belakang uraian Presiden Prabowo, ada kecemasan tentang kemungkinan demonstrasi. Coba kita lihat, seolah-olah stabil tapi undercurrent politics-nya penuh dengan kegelisahan," ungkapnya.

baca juga

Warisan Jokowi

Lebih lanjut, Rocky menganalisis bahwa kegelisahan politik saat ini berakar pada realitas bahwa pemerintahan Prabowo terpaksa menanggung beban berat akibat kebijakan satu dekade terakhir.

Ia bilang kemarahan publik yang muncul saat ini adalah residu dari investasi buruk dan ketidakjujuran yang terakumulasi selama 10 tahun pemerintahan Joko Widodo, yang kini harus dihadapi oleh kepemimpinan baru.

"Ketika kita paham bahwa pada akhirnya seluruh investasi buruk selama 10 tahun Jokowi harus ditelan oleh Prabowo. Maka Presiden akhirnya tenggelam, ditenggelamkan oleh past event," tandasnya.

Rocky mengambil contoh konkret dari gejolak ekonomi, seperti jatuhnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) beberapa waktu terakhir. Termasuk dengan kerusakan lingkungan yang masif di sejumlah daerah.

"Apakah IHSG drop kemarin gara-gara kebijakan Prabowo? Ya, sinyalnya di situ. Tapi ini akumulasi dari pemalsuan dokumen, dari goreng-goreng saham tuh selama 10 tahun," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah

Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 09:46 WIB

Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri

Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 09:37 WIB

Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!

Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 08:13 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×