Warga Korea Utara Tak Boleh Pakai Mantel Kulit Seperti Kim Jong Un, Ini Alasannya

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 25 November 2021 | 20:47 WIB
Warga Korea Utara Tak Boleh Pakai Mantel Kulit Seperti Kim Jong Un, Ini Alasannya
Kim Jong Un dengan mantel kulit kontroversialnya. [AFP]

Suara.com - Korea Utara kini memiliki aturan baru yang mengatur tentang cara berpakain warganya, termasuk tak boleh menggunakan mantel kulit seperti yang dipakai Kim Jong Un.

Menyadur RFA Kamis (25/11/2021), pemerintah menganggap warganya tak berhak meniru selera fesyen pemimpin mereka, meskipun tentu saja jaket atau mantel kulit itu dibeli dengan uang mereka sendiri.

Mantel kulit populer tahun 2019 setelah Kim Jong Un mengenakannya dan muncul di TV. Awalnya, hanya warga kaya yang bisa membeli mantel kulit asli yang diimpor dari China tapi belakangan, kulit sintetis juga dibuat.

Seorang warga kota Pyongsong mengatakan selama parade militer di Kongres Partai ke-8, Kim Jong Un dan semua pejabat tinggi mengenakan mantel kulit, termasuk Kim Jong Un, Kim Yo Jong.

“Jadi sekarang mantel kulit juga menjadi simbol wanita yang kuat,” kata sumber tersebut.

Adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, dalam sebuah acara. [Luong Thai Linh/Pool/AFP]
Adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, dalam sebuah acara. [Luong Thai Linh/Pool/AFP]

“Saat jaket kulit mulai dikenal sebagai simbol kekuasaan, pedagang pakaian swasta meminta pejabat perusahaan dagang untuk mengimpor kulit sintetis sejak September tahun ini” kata sumber itu.

"Mereka meniru desain mantel Kim Jong Un juga para pejabat dan sekarang dijual di pasar." Tapi polisi di Pyongsong baru-baru ini mulai menyita mantel dari penjual dan orang-orang yang memakainya di depan umum.

Menurut polisi, memakai pakaian yang dirancang agar terlihat seperti Yang Mulia adalah 'tren tidak murni untuk menantang otoritas Yang Mulia.'

"Mereka menginstruksikan masyarakat untuk tidak memakai jas kulit, karena itu bagian dari arahan partai untuk menentukan siapa yang boleh memakainya".

baca juga

Dokumen bea cukai China diperoleh RFA mengonfirmasi Korea Utara mengimpor berbagai kain dari China, termasuk puluhan meter kulit sintetis bulan ini.

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. [AFP]
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. [AFP]

“Ketika mantel kulit ini populer, otoritas penegak hukum mengejar perusahaan yang membuat mantel yang terlalu mirip dengan Yang Mulia. Mereka juga mengejar orang-orang yang memakainya di depan umum,” kata sumber kedua.

“Warga memprotes tindakan keras tersebut dan menanyakan bagaimana mungkin ada sesuatu yang tidak murni tentang pilihan untuk mengenakan mantel kulit.”

Mantel kulit di Korea Utara sangat mahal. Yang terbuat dari kulit asli berharga sekitar 170.000 won (US$34), dan sekitar 80.000 won ($16) untuk kulit palsu.

Gaji rata-rata bulanan Korea Utara pada tahun 2018 adalah sekitar 4.000 won (US$0,66), menurut Korea Joongang Daily, sebuah surat kabar Korea Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Dicontek, Padu Padan Jaket Kulit Ala Dilraba Dilmurat

Bisa Dicontek, Padu Padan Jaket Kulit Ala Dilraba Dilmurat

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2020 | 15:04 WIB

Fashionista Wajib Tahu, Ini 4 Cara Hilangkan Bau Tak Sedap Pada Jaket Kulit

Fashionista Wajib Tahu, Ini 4 Cara Hilangkan Bau Tak Sedap Pada Jaket Kulit

Lifestyle | Rabu, 17 Juli 2019 | 19:01 WIB

Terkendala Modal, Jaket Kulit Asal Garut Ini Batal Dipasarkan di Amazon

Terkendala Modal, Jaket Kulit Asal Garut Ini Batal Dipasarkan di Amazon

Bisnis | Sabtu, 06 Juli 2019 | 05:58 WIB

Terkini

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×