facebook

Kemensos Dampingi Korban Kekerasan Seksual saat Bersaksi kepada Polisi

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Kemensos Dampingi Korban Kekerasan Seksual saat Bersaksi kepada Polisi
Kemensos Dampingi Korban Kekerasan Seksual saat Bersaksi kepada Polisi. (Dok: Kemensos)

Kondisi psikologis korban mulai membaik.

Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini menginstruksikan kepada jajarannya agar terus mengawal kasus kekerasan seksual terhadap anak di Malang. Mensos meminta agar hukum dan keadilan ditegakkan, dengan tetap memperhatikan pemenuhan terhadap hak anak.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Kemensos terus melakukan pendampingan dan asesmen kepada HN, bocah korban kekerasan dan pelecehan seksual. Upaya Sakti Peksos melakukan pemulihan trauma, membawa hasil.

Kondisi psikologis HN dilaporkan semakin baik. Malam ini, HN memberikan keterangan kepada penyidik Polresta Malang, dengan didampingi Sakti Peksos.

"Alhamdulillah, kondisi psikologis HN lebih tenang sudah lebih bergembira. Kedekatan yang kami bangun tampaknya membawa hasil. Kami bersiap mendampingi korban untuk memberikan keterangan kepada penyidik," kata Sakti Peksos Ajeng Rahayu Prastiwi di Mapolresta Malang (25/11/2021).

Baca Juga: Beredar Spanduk Penolakan Reuni PA 212 di Malang

Kemensos melalui Sakti Peksos telah mengambil peran sejak awal kasus ini berkembang. Kini HN berada di bawah pengawasan penuh dan pendampingan di Unit Perlindungan dan Pelayanan Sosial Petirahan Anak (PPSPA) Bima Sakti di Kota Batu.

Tim pendamping terus membangun kedekatan dengan HN dan memberikan penguatan sosial emosional kepada korban.

“Kami juga melakukan pendekatan persuasi dengan ibu korban dengan tujuan agar komunikasi dan hubungan emosional ibu-anak makin baik dan memperkuat motivasi anak menghadapi pemeriksaan,” kata Diamira, Pekerja Sosial dari Balai Antasena Magelang.

Dengan berbagai terapi, kini korban sudah bisa berkomunikasi dengan baik walau masih menyisakan trauma terhadap para pelaku.

“Korban juga telah mulai terbiasa dengan kedatangan orang yang ikut membantu korban dalam kasus ini,” kata Diamira.

Baca Juga: Tingkatkan Kesadaran Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Lewat 4 Cara Ini!

Namun demikian, korban masih mengeluhkan rasa sakit di kepala dan perut.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar