Disentil Denny Siregar Soal Bandara Kualanamu, Jansen Sitindaon: Nyerang Kehormatanku

Reza Gunadha | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 26 November 2021 | 16:33 WIB
Disentil Denny Siregar Soal Bandara Kualanamu, Jansen Sitindaon: Nyerang Kehormatanku
Denny Siregar dan Jensen Sitindaon

Suara.com - Politisi Partai Demokrat, Jansen Sitindaon terlibat cekcok online dengan Denny Siregar. Cekcok keduanya terjadi di Twitter pada Jumat (26/11/2021).

Saling balas di Twitter itu bermula saat Denny menyentil Jansen melaluisebuah artikel berita yang ia kutip. 

"Katanya elit partai, tapi bego. Enggak ada aset yang dijual, yang ada adalah pengelolaan bandara dengan sistem BOT selama 25 tahun. Itu model yang sama dengan pembangunan jalan tol," tulis Denny.

"Pantes @PDemokrat enggak maju-maju elitnya bego-bego," imbuhnya. 

Cuitan Denny tersebut terkait dengan komentar Jensen dalam artikel mengenai pengelolaan Bandara Kualanamu

Artikel tersebut berjudul: Bandara Kualanamu Dijual ke Pihak Asing, Jensen Sitindaon Minta BUMN Beri Penjelasan. 

Cuitan Denny Siregar (twitter.com/Dennysiregar7)
Cuitan Denny Siregar (twitter.com/Dennysiregar7)

Dalam hal ini Jensen mengelak di mana dia menyatakan tidak pernah menggunakan kata 'Jual'. Dalam artikel dijelaskan bahwa yang dimaksud adalah pejualan sahamnya. 

"Saya tidak pernah pakai kata “JUAL”. Di badan berita juga itu bisa dibaca. Malah saya bertanya baik-baik ke @KemenBUMN," balas Jensen pada cuitan Denny. 

"Twitmu ini sudah cemarkan dan nyerang kehormatanku. Jika misal terus lanjut, nanti kita buktikan," imbuhnya. 

"Soal medianya mekanisme di UU Pers akan aku tempuh," tambahnya lagi. 

Cuitan Jensen Sitindaon (twitter.com/jansen_jsp)
Cuitan Jensen Sitindaon (twitter.com/jansen_jsp)


Dalam perkembangannya, Jensen menyatakan bahwa pihak media terkait telah mengubah judulnya menjadi: "Soal Bandara Kualanamu, Jansen Sitindaon Minta BUMN Beri Penjelasan".

Meskipun begitu, Denny kembali menyentil akun Partai Demokrat dengan persoalan bandara. 

"Tambah bego lagi. Yang dijual itu saham pengelolaan bandara, bukan bandaranya. Bandara dan asetnya tetap milik pemerintah. Nanti sesudah 25 tahun, pengelolaannya kembali ke AP2. Itu strategi pintar, bangun pake uang orang. Belajar yg banyak biar enggak bego kayak elit @PDemokrat," tulis Denny. 

Bandara Kualanamu sendiri adalah bandara yang diresmikan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Asal India Kelola Bandara Kualanamu: Tidak Ada Penjualan Aset

Perusahaan Asal India Kelola Bandara Kualanamu: Tidak Ada Penjualan Aset

Sumut | Jum'at, 26 November 2021 | 15:16 WIB

Sebagian Kepemilikan Bandara Kualanamu Dicaplok Asing, Stafsus Arya: Negara Tetap Untung

Sebagian Kepemilikan Bandara Kualanamu Dicaplok Asing, Stafsus Arya: Negara Tetap Untung

Bisnis | Jum'at, 26 November 2021 | 14:13 WIB

AP 2 Bantah Jual Aset Bandara Kualanamu, Hanya Disewakan ke Swasta Selama 25 Tahun

AP 2 Bantah Jual Aset Bandara Kualanamu, Hanya Disewakan ke Swasta Selama 25 Tahun

Bisnis | Jum'at, 26 November 2021 | 13:14 WIB

Terkini

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:01 WIB

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:57 WIB

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:49 WIB

Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo

Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:37 WIB

Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS

Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:29 WIB

DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru

DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:59 WIB

Berhasil Bongkar Identitas Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus, Polda Metro: Ini Hasil Scientific

Berhasil Bongkar Identitas Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus, Polda Metro: Ini Hasil Scientific

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:54 WIB

Percepat Pencaplokan Tepi Barat Palestina, Cara Licik Israel Manfaatkan Perang di Teluk?

Percepat Pencaplokan Tepi Barat Palestina, Cara Licik Israel Manfaatkan Perang di Teluk?

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:36 WIB