alexametrics

Stafsus Jokowi Tekankan Pentingnya Pendataan Penyandang Disabilitas

Iwan Supriyatna | Ummi Hadyah Saleh
Stafsus Jokowi Tekankan Pentingnya Pendataan Penyandang Disabilitas
Staf khusus Presiden Angkie Yudistia saat bertemu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Kamis (3/6/2021). [Suara.com/Ari Welianto]

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Sosial Angkie Yudistia menekankan pentingnya pendataan bagi pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas.

Suara.com - Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Sosial Angkie Yudistia menekankan pentingnya pendataan bagi pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas.

"Salah satu aspek paling penting adalah pendataan, mengapa hal ini menjadi penting, hal ini untuk mendapatkan profil penyandang disabilitas dalam berbagai sektor salah satunya adalah ekonomi," ujar Angkie saat Membuka Akses Ekonomi bagi Disabilitas melalui Big Data dalam keterangannya, ditulis Sabtu (27/11/2022).

Angkie menyebut adanya profil penyandang disabilitas, program pemberdayaan ekonomi dapat semakin bervariasi dan dapat disesuaikan dengan bakat dan minat penyandang disabilitas.

"Maka program pemberdayaan ekonomi akan semakin bervariasi dan disesuaikan dengan problem penyandang disabilitas juga bakat, minat dan potensinya," ucap Angkie.

Baca Juga: Mengharukan, Penyandang Disabilitas Ini Beri Pesan Menyentuh Aksinya Langsung Viral

Sementara itu Athika Batangtaris, salah satu board member Yayasan Menembus Batas mengatakan pihaknya terus melakukan pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas di Indonesia.

Diketahui Yayasan Menembus Batas berpengalaman dalam aktivitas pemberdayaan disabilitas sejak tahun 2011, yang menjangkau lebih dari 40.000 penyandang disabilitas di 123 kota di Indonesia.

Selain melakukan pemberdayaan dan pelatihan, Yayasan Menembus Batas kata Athika terus melakukan pendataan penyandang disabilitas di seluruh wilayah di Indonesia yang saat ini jumlahnya mencapai 28 juta jiwa.

Pihaknya pun menjalin kemitraan dengan pemerintah, BUMN, sektor swasta dan juga komunitas lainnya, untuk memudahkan pertukaran informasi untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi bagi disabilitas.

"Dengan adanya Yayasan Menembus Batas ini dapat terjalin kemitraan antara perusahaan pemerintah, swasta dan komunitas dalam memberdayakan penyandang disabilitas," tutur Athika Batangtaris.

Baca Juga: Pemuda Penyandang Disabilitas Pamer Pasang Tangan Palsu, Pesannya Mengharukan

Sehingga kata Athika memudahkan pertukaran informasi, pelatihan maupun training dan Pendidikan juga bagi mereka yang ingin berbisnis maupun melakukan kegiatan umkm di rumah maupun di luar rumah.

Komentar