Erick Thohir Sebut Tarif Dirut BUMN Rp 25 M, Said Didu Cecar Begini: Agar Tak Jadi Fitnah

Aprilo Ade Wismoyo

Minggu, 28 November 2021 | 16:03 WIB
Erick Thohir Sebut Tarif Dirut BUMN Rp 25 M, Said Didu Cecar Begini: Agar Tak Jadi Fitnah
Muhammad Said Didu - (Twitter/@msaid_didu)

Suara.com - Mantan Sekretaris Menteri BUMN Said Didu baru-baru turut angkat bicara soal ucapan Erick Thorir. Ia menyorotiucapan Erick Tohir yang menyebut adanya tarif jabatan Dirut BUMN senilai Rp 25 miliar.

Lewat sebuah video yang diunggah di kanal Youtube MSD, Said Didu dan Hersubeno Arief membahas soal pernyataan Menteri BUMN Erick Tohir yang secara blak-blakan ungkap tarif jadi dirut BUMN senilai Rp 25 miliar.

"Statement dari menteri negara BUMN Pak Erick Tohir bahwa di masa lalu ada tarif kalau mau jadi direktur BUMN itu tarifnya 25 miliar," ujar Hersubeno dalam video tersebut, dikutip Suara.com, Minggu (28/11/2021).

Menanggapi hal itu, Said Didu lantas menuliskan beberapa cuitan yang isinya meminta Erick Tohir untuk menjelaskan secara lebih detail tentang ucapannya itu.

Said Didu tak ingin ada kesalahpahaman terhadap para menteri BUMN sebelumnya sehingga menimbulkan fitnah di kemudian hari.

"Menteri BUMN nyatakan bahwa dulu "tarif" jadi Dirut BUMN sebesar Rp 25 m. Bagaimana, kapan, dan siapa kira-kira lakukan hal tersebut perlu dibuka secara tuntas. Jika tidak dibuka secara tuntas ini jadi sumber fitnah bagi 9 Menteri BUMN dan ratusan mantan Direksi sebelumnya," ujar Said Didu dalam video tersebut.

Menteri BUMN Erick Thohir meninjau Apotek Kimia Farma, Menteng, Jakarta, Rabu (4/3).  [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Menteri BUMN Erick Thohir  [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Said Didu menilai Erick Tohir sudah memiliki data terkait ucapannya itu. Oleh sebab itu untuk menghindari Fitnah, Erick didesak untuk segera melapor ke KPK.

"Pak Menteri @erickthohir yth, terima kasih sudah membuka bahwa untuk jadi Dirut BUMN di masa lalu harus bayar Rp. 25 m. Artinya Bapak sudah punya data lengkap. Ini serius karena ada 9 Menteri BUMN dan ratusan mantan Direksi sebelum Bapak bisa kena fitnah. Agar tidak fitnah mohon data bapak segera dilaporkan ke @KPK_RI," ujar said Didu.

Lebih lanjut, Said Didu menilai Erick Tohir harus segera melaporkan hal itu secara detail. Jika tidak maka ucapannya bisa dianggap hoax.

baca juga

"Karena pernyataa Bapak bahwa dulu untuk jadi Dirut harus bayar Rp 25 m, ini menyangkut nama-nama orang besar minimal 13 mantan Menteri dan 1 orang Menteri yang dulu terkait dengan pernyataan Bapak tersebut, saran saya segera data Bapak dibuka demi nama baik mereka. Jika tidak melaporkan maka Bapak bisa dituduh menyebar hoax," tulisnya lagi.

Said Didu juga menyebutkan para Menteri BUMN terdahulu yang dinilai terkena stigma negatif dari pernyataan Erick Tohir.

"9 mantan Menteri BUMN yang terkena stigma negatif dari pernyataa pak Menteri @/erickthohir
bahwa dulu jadi Dirut harus bayar Rp 25 m : Tanri Abeng, Laksamana Sukardi, Rozy Munir (alm), Andung Nitimiharja (alm), Soegiharto (alm), Sofyan Djalil, Dahlan Iskan, Rini Soemarno," tulisnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hijaukan Indonesia, Erick Thohir Wajibkan Perusahaan BUMN Tanam Pohon

Hijaukan Indonesia, Erick Thohir Wajibkan Perusahaan BUMN Tanam Pohon

Bisnis | Minggu, 28 November 2021 | 14:05 WIB

Bicara Kemungkinan Kena Reshuffle, Erick Thohir: Siap Diangkat, Siap Dicopot

Bicara Kemungkinan Kena Reshuffle, Erick Thohir: Siap Diangkat, Siap Dicopot

News | Minggu, 28 November 2021 | 11:31 WIB

Erick Thohir Ingin BUMN Gandeng Perusahaan Rintisan Lokal Agar Nasionalis

Erick Thohir Ingin BUMN Gandeng Perusahaan Rintisan Lokal Agar Nasionalis

Tekno | Sabtu, 27 November 2021 | 19:15 WIB

Saham Bandara Kualanamu Dilepas ke Perusahaan India, Stafsus Menteri BUMN: Negara Untung

Saham Bandara Kualanamu Dilepas ke Perusahaan India, Stafsus Menteri BUMN: Negara Untung

Jogja | Jum'at, 26 November 2021 | 10:42 WIB

Menteri BUMN Erick Thohir Sering Diserang Hoaks, Kenapa?

Menteri BUMN Erick Thohir Sering Diserang Hoaks, Kenapa?

Bisnis | Kamis, 25 November 2021 | 19:09 WIB

Yakin Dirinya Pasti Kalah Jika Ikut Pilpres 2024, Erick Thohir Beberkan Alasannya

Yakin Dirinya Pasti Kalah Jika Ikut Pilpres 2024, Erick Thohir Beberkan Alasannya

News | Kamis, 25 November 2021 | 18:01 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×