Pertama Kali, Pengadilan Jerman Jebloskan Mantan Anggota ISIS ke Penjara Seumur Hidup

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 01 Desember 2021 | 14:16 WIB
Pertama Kali, Pengadilan Jerman Jebloskan Mantan Anggota ISIS ke Penjara Seumur Hidup
Ilustrasi hukum. (Pixabay)

Suara.com - Seorang mantan anggota Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dijatuhi hukuman penjara seumur hidup setelah dinyatakan terlibat dalam genosida minoritas Yazidi.

Menyadur Sky News Rabu (1/12/2021), Taha al Jumailly dinyatakan bersalah oleh pengadilan Franfrurt karena terlibat dalam kasus genozida, termasuk pembunuhan seorang gadis Yazidi berusia lima tahun.

Pria Irak tersebut ditangkap di Yunani dan diekstradisi ke Jerman dua tahun lalu. Ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan di Frankfurt.

Putusan tersebut diyakini pertama kalinya seseorang dinyatakan bersalah melakukan genosida atas penganiayaan minoritas Yazidi oleh ISIS.

Dalam putusan itu, Taha dihukum karena terlibat dalam pembunuhan lebih dari 3.000 orang Yazidi dan perbudakan 7.000 wanita dan anak perempuan oleh ISIS pada tahun 2014-2015.

Taha juga didakwa melakukan pembunuhan seorang gadis lima tahun yang ia ikat menggunakan rantai di jendela dan di bawah terik matahari pada tahun 2015 di Irak.

Menurut jaksa, pria 29 tahun tersebut, membeli seorang wanita Yazidi dan putrinya yang berusia lima tahun Reda sebagai budak di pangkalan ISIS di Suriah pada 2015.

Jaksa juga menyebutkan jika ibu dan anak tersebut menjadi tahanan militan ISIS dari kota Kocho, Irak utara, pada awal Agustus 2014 dan sempat dijual beberapa kali sebagai budak.

Taha kemudian membawa perempuan dan putrinya tersebut ke rumahnya di kota Fallujah untuk bekerja menjaga rumah dan hidup sesuai dengan aturan Islam yang ketat.

baca juga

Jaksa menyebutkan jika Taha memberi mereka sedikit makanan dan sering memukuli keduanya sebagai hukuman jika melakukan kesalahan.

Menjelang akhir tahun 2015, Taha merantai bocah itu di sebuah jendela dan dijemur di bawah sinar matahari yang suhunya mencapai 50 derajat Celcius hingga ia tewas. Taha diduga tega menghukum gadis kecil itu, lantaran ia dia mengompol.

Melalui pengacaranya, Taha telah membantah tuduhan yang dilayangkan oleh jaksa, namun ia tetap dihukum dan harus membayar ibu gadis itu 50.000 euro (Rp 812,5 juta).

Bulan lalu, istrinya yang berkebangsaan Jerman, yang diidentifikasi hanya sebagai Jennifer W, dijatuhi hukuman 10 tahun penjara atas kematian gadis itu.

Ibu anak itu, yang selamat dari penawanan, bersaksi di persidangan dan merupakan penggugat bersama.

"Inilah saat yang ditunggu-tunggu oleh Yazidi," jelas Amal Clooney, selaku pengacara dari ibu gadis tersebut pada Selasa (30/11/2021).

"Setelah tujuh tahun, akhirnya mendengar hakim menyatakan bahwa apa yang mereka derita adalah genosida. Menyaksikan seorang pria menghadapi keadilan karena membunuh seorang gadis Yazidi," sambungnya.

Yazidi adalah minoritas agama kuno di Suriah timur dan Irak barat laut yang dianggap oleh ISIS sebagai penyembah setan.

Yazidi dianggap sesat oleh ISIS karena keyakinan mereka yang menggabungkan keyakinan Zoroaster, Kristen, Manichean, Yahudi, dan Muslim.

PBB menyebut serangan ISIS di Yazidi pada tahun 2014 sebagai genosida. Sedikitnya 400.000 orang mengungsi, ditangkap atau dibunuh akibat serangan tersebut.

Pihak berwenang Jerman menangani kasus ini berdasarkan prinsip yurisdiksi universal, di mana negara tersebut dapat mengadili kejahatan yang sangat serius bahkan jika itu terjadi di tempat lain dan tidak ada hubungan langsung dengan Jerman.

Pemenang hadiah Nobel perdamaian Nadia Murad, yang selamat dari kekejaman ISIS, menyebut putusan itu sebagai kemenangan bagi para penyintas genosida, penyintas kekerasan seksual, dan seluruh komunitas Yazidi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Niatnya Ngetes di Jalan, Mobil Prototipe Ferrari Ini Malah Remuk karena Kecelakaan

Niatnya Ngetes di Jalan, Mobil Prototipe Ferrari Ini Malah Remuk karena Kecelakaan

Otomotif | Rabu, 01 Desember 2021 | 12:21 WIB

Piala Davis: Tekuk Inggris, Jerman Amankan Tempat di Semifinal

Piala Davis: Tekuk Inggris, Jerman Amankan Tempat di Semifinal

Sport | Rabu, 01 Desember 2021 | 11:26 WIB

Patah Hati Ditinggal Nikah, Youtuber Irak Tewas Bunuh Diri

Patah Hati Ditinggal Nikah, Youtuber Irak Tewas Bunuh Diri

News | Senin, 29 November 2021 | 13:53 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×